BMI Akan Launching Logo Baru di RAT Tahun Buku 2020

BMI Corner

“Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (QS. Ath Tholaq: 2-3)”

TANGERANG– Koperasi Benteng Mikro Indonesia (BMI) akan merilis logo barunya. Launching logo baru tersebut bersamaan pada pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) dan Koperasi Konsumen Benteng Muamalah Indonesia (Kopmen BMI) di Spring Club, Summarecon Serpong, Kamis (21/1) mendatang.

Rangkaian acara RAT BMI Tahun Buku 2020, selengkapnya baca di: BMI Bawa Tema Koperasi Milik Bersama Di RAT Tahun Buku 2020

Ketua Pengurus Koperasi BMI Kamaruddin Batubara menjelaskan, logo baru BMI dibuat lebih simpel namun  tetap mengandung semangat berkoperasi syariah. Launching logo baru ini akan dilakukan oleh Ketua Pengurus BMI, Menteri Koperasi dan UKM RI Teten Masduki dan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar tepat saat berlangsungnya acara RAT, Kamis mendatang.

Pada logo baru ini,logo berbentuk persegi empat dan  terdapat lambang benteng dengan lima undakan berwarna kuning emas. Benteng juga lekat dengan historis BMI yang pertama kalinya tumbuh dan berkembang di Bumi Cisadane, Tangerang.

”Lima undakan berbentuk benteng dimaknai sebagai lima instrumen pemberdayaan melalui sedekah, pinjaman, pembiayaan, simpanan dan investasi. Sistem instrument ini dibangun untuk menciptakan kemaslahatan dibidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial dan spiritual,” terangnya.

Budaya tolong menolong dalam Islam, selengkapnya baca di: Nasehat Dhuha : Peduli Dan Tolong Menolong Merupakan Budaya Islam

Penerima Satyalancana Wirakarya dari Presiden RI Juli 2018 silam itu menuturkan,dalam Model BMI Syariah, lima undakan merupakan skema pelayanan dengan lima instrument seperti yang disebutkan di atas melalui pengembangan budaya menabung dan pemberdayaan zakat, infaq, sedekah dan wakaf (Ziswaf).

DAKWAH MUAMALAH: Ketua Pengurus Koperasi BMI Kamaruddin Batubara saat memaparkan Model BMI Syariah di tengah puluhan anggota Koperasi Kelurahan di Kota Tangerang, November 2020 silam.

”Model BMI Syariah bertujuan untuk menarik minat sebanyak-banyaknya dari masyarakat untuk menjadi anggota koperasi dengan layanan prima dan tetap menjaga keseimbangan kinerja koperasinya. Kopsyah BMI meyakini bahwa kombinasi kegiatan bisnis dan optimalisasi pemanfaatan Ziswaf dalam bentuk aktivitas sosial merupakan strategi dalam membumikan ekonomi syariah,” jelas penulis buku Best Seller  ”Model BMI Syariah” terbitan Kompas Gramedia itu.

Perpaduan Greemen Bank dan Koperasi Syariah Melahirkan Model BMI Syariah, Selengkapnya baca di : Perpaduan Koperasi Dengan Model Grameen Bank Melahirkan Model BMI Syariah Dalam Wujud Koperasi Syariah Untuk Pemerataan Ekonomi  

Sementara, logo berbentuk persegi empat dimaknai sebagai budaya koperasi BMI yakni Shidiq (jujur), Amanah (dapat dipercaya), Tabligh (transparan dan akuntabel)  dan Fathanah (cerdas, inisiatif dan kreatif).

”Pada prakteknya, untuk menjaga model BMI Syariah agar tetap berjalan sesuai koridornya maka harus didukung oleh budaya kerja. Empat hal tersebut adalah budaya kerja BMI yang merupakan sifat Rasulullah SAW yang bisa disebut juga sebagai etika kerja Islam,” jelasnya.

Pada logo baru ini, tulisan BMI dengan latar hijau juga disematkan di tengah logo. Sementara teks Koperasi Syariah berada di bawahnya. Teks BMI merupakan akronim dari Benteng Mikro Indonesia. Jika digabungkan, maka Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia merupakan Koperasi Syariah yang lahir dan berkantor pusat di Tangerang sebagai benteng atau pertahanan bagi usaha mikro yang pelayanannya mencakup seluruh wilayah Indonesia dengan jenis usaha simpan pinjam dan pembiayaan menggunakan sistem pelayanan pola syariah.

”Semangat Logo baru BMI akan menjadi cerminan BMI sebagai koperasi syariah yang mandiri, berkarakter  dan bermartabat untuk kemaslahatan anggota dan masyarakat,” tandas Kamaruddin Batubara. (gar/KLIKBMI)

Share on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.