Ramadhan Penuh Cinta, Kopsyah BMI Serahkan Rumah Gratis ke 358 Untuk Warga Pagelaran Pandeglang

BMI Corner

وَفِىٓ أَمْوَٰلِهِمْ حَقٌّ لِّلسَّآئِلِ وَٱلْمَحْرُومِ

Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian. (QS Az-Zariyat : 19)

Klikbmi, Pandeglang – Koperasi BMI terus melakukan aneka terobosan dalam pengembangan usahanya. Kendati demikian, BMI tetap memegang teguh karakter serta jati dirinya yang bukan saja sebagai koperasi yang besar dan professional, namun juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi

Hal itu diungkapkan Wakil Presiden Direktur Koperasi BMI Radius Usman dalam penyerahan rumah gratis melalui Program Hibah Rumah Siap Huni (HRSH) Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) ke 358 di Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Banten, Rabu 20 April 2022.

BACA JUGA : Pemerintah Kota Serang Apresiasi Aksi Bagi Rumah Gratis Kopsyah BMI

”Kopsyah BMI tidak hanya melakukan kegiatan bisnis di Pagelaran, melainkan juga membangun solidaritas sosial dan pemberdayaan masyarakat,” terang Radius dalam acara yang dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Pandeglang Suaedi Kurdiatna dan Camat Pagelaran Subro Mulisi serta Kades Margasana Adi Syaefulloh.

Wapresdir Koperasi BMI Radius Usman memberikan sambutan dalam penyerahan HRSH ke 358 di Margasana, Pandeglang.

Penerima HRSH Kopsyah BMI bernama Juneti, warga Kampung Talun, RT 008, RW 003, Desa Margasana, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Tangerang. Juneti merupakan anggota Rembug Pusat Kemuning Kopsyah BMI. Sudah puluhan tahun, Junaeti dan suaminya Pudin tinggal di rumah yang sudah hampir miring ke tanah. Untuk menghidupi kehidupan sehari-hari, keluarga ini mengandalkan penghasilan Pudin yang bekerja sebagai penarik becak.

”Koperasi BMI tetap dan akan terus melaksanakan kewajibannya sebagai koperasi untuk memberikan kesejahteraan kepada anggota maupun non anggota. Seperti yang diperintahkan Allah SWT dalam QS Al Maidah Ayat 2 untuk saling tolong dalam kebaikan,” tegas Radius.

BACA JUGA : Kisah Tuna Netra Asal Bogor Memperoleh Rumah Gratis dari Kopsyah BMI

”Koperasi BMI akan terus melaksanakan ekonomi ta’awun, ini adalah tugas besar kita untuk membangun ekonomi gotong-royong. Saya mengajak kepada Ibu-Ibu semua untuk terus meningkatkan optimisme sekalipun sedang sulit. Tidak ada yang tidak bisa kita lakukan jika kita lakukan bersama-sama,” sambungnya.

Sampai dengan April 2022, rumah gratis yang telah dibangun Kopsyah BMI mencapai 358 unit, dan masih ada tiga unit lagi yang belum diserahkan di Bulan Ramadhan tahun ini. Rumah gratis Kopsyah BMI tersebar wilayah pelayananya di Kabupaten Tangerang, Kota Serang, Kabupaten Serang, Lebak, Pandeglang, Kota Bogor dan Kabupaten Bogor. Baik untuk anggota dan non anggota.

Pemotongan pita HRSH Kopsyah BMI ke 358.

Selain kepedulian yang tinggi, lanjut Radius, Koperasi BMI terus mendorong model sirkuit ekonomi melalui captive market-nya dan masyarakt. Dimana segala kebutuhan anggota dan masyarakat lainnya bisa dipenuhi koperasi. Salah satunya BMI Point yang menjual barang kebutuhan pedagang di pasar atau para pelaku UMKM di pasar dan juga suplier dan display produk anggot.

BACA JUGA : Bagaimana Syarat Menjadi Anggota Kopsyah BMI, Klik Tulisan Ini

“Kebutuhan beras, rumah dan properti, bahan material bangunan, barang elektronik hingga kendaraan bermotor dan kebutuhan anggota lain kini telah disediakan koperasi. Kami juga memiliki BMI Point menerima produk anggota koperasi untuk dipamerkan atau dipasarkan di sana,” kata Radius.

Saat ini, Koperasi Sekunder Benteng Madani Indonesia sebagai koperasi sekunder mensinergikan tiga koperasi primer yang bergabung menjadi anggota koperasi sekunder. Kopsyah BMI dalam sektor finansial, Koperasi Konsumen Benteng Muamalah Indonesia (Kopmen BMI) di sektor ritel dan Koperasi Jasa Benteng Mandiri Indonesia (Kopjas BMI) yang  hadir memenuhi kebutuhan anggotanya namun agar lebih optimal, maka perlu disinergikan oleh Koperasi Sekunder Benteng Madani Indonesia

Peletakan prasasti HRSH Kopsyah BMI ke 358.

”Jadi jika koperasi hanya menjalankan usaha simpan pinjam saja, tidak ada kebanggaan sama sekali. Harus ada pemberdayaan,” ujar Direktur Utama Kopmen BMI itu.

Radius mengatakan, banyak sektor usaha dijalankan Koperasi BMI bermuara untuk kesejahteraan anggota, atau dari anggota untuk anggota. “Perputaran uang tidak akan keluar, tapi berkutat diantara kita sendiri,” tukasnya.

Penyerahan dihadiri langsung oleh Manajer Pemberdayaan Anggota Kopsyah BMI M Suproni, Manajer Legal dan Personalia Kopsyah BMI Abdul Hadi Saputra, Manajer Area 06 Hendrawan dan Manajer Cabang Pagelaran Ahmad Bustomi.

Sementara Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian Perdagangan Pandeglang Suaedi Kurdiatna mengucapkan banyak terima kasih sekaligus memberikan apresiasi pada BMI yang terus memberikan hibah rumah. “Saya atas nama Pemkab Pandeglang memberikan ucapan terima kasih pada BMI, BMI ini tak henti-hentinya memberikan rumah pada masyarakat kita. Karena HRSH ke 358 merupakan rumah yang ke 33 dibangun BMI untuk Warga Pandeglang,” ujar Suaedi membuka sambutannya.

Suaedi pun mengapresiasi kerapihan pakaian para pengelola Kopsyah BMI yang kesemuanya memakai batik. Pakaian ini menjadi cerminan penghargaan koperasi terhadap anggotanya. ”Pakaian ini cerminan BMI kalau mereka benar-benar ingin mensejahterakan anggota bapak-ibu. Rapi dan cakep-cakep. Beda sama bank keliling, sudah seram, pakai motor hitam masuk gang-gang ngebut setengah mati,” terangnya.

Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian Perdagangan Pandeglang Suaedi Kurdiatna dalam peresmian HRSH Kopsyah BMI ke 358.

“Kopsyah BMI ini merupakan koperasi nasional, karena aktifitas operasionalnya di dua provinsi. Bapak Ibu tidak perlu khawatir dengan BMI. Bapak Ibu bisa melihat dan merasakan, BMI mampu memberikan kesejahteraan anggotanya. Kopsyah BMI memudahkan siapapun menjadi anggota. Kalau di koperasi lain simpanan pokoknya bisa ratusan ribu hingga jutaan rupiah, tapi kalau di Koperasi BMI terjangkau, hanya Rp10 ribu dan semua masyarakat sangat mudah menjadi anggota,” papar Suaedi melanjutkan.

“Mudah-mudahan BMI mampu menjadi pemicu bagi 682 koperasi di Pandeglang untuk terus memberikan manfaat pada anggotanya dan masyarakat luas ” tandasnya.

(Togar Harahap/KLIKBMI)

Share on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.