Tahu gak guys..? Koperasi BMI adalah Koperasi Pemberdayaan dengan Reputasi Internasional

BMI Corner

Klikbmi.com, Tangerang – Koperasi BMI bukan sembarang koperasi, tetapi lebih dari sekedar koperasi. Koperasi yang dikenal lekat dengan program sosialnya yang nyata ini, benar benar pantas disebut sebagai koperasi sosiopreneur karena seluruh program kerjanya berbasis pemberdayaan anggota.

Prestasi mentereng itu menyebabkan Koperasi BMI masuk dalam jajaran elite koperasi besar di Indonesia. Dengan jumlah anggota lebih dari 260.000 orang, tentu saja dampak ekonomi yang diciptakan dari pergerakan usaha koperasi BMI tidak bisa dipandang sebelah mata. Ini juga yang membuat beberapa founder pembiayaan internasional kebelet ingin kerjasama dengan Koperasi BMI dalam pemberdayaan kaum marginal dan usaha mikro.

Salah satunya KIVA. Organisasi nirlaba non profit yang bermarkas di San Francisco ini sejak 2015 bermitra dengan Koperasi BMI dalam pembiayaan pembangunan sarana air dan sanitasi bagi kaum miskin dan tidak memiliki akses ke perbankan. Pembiayaan tersebut bernama Mikro Tata Air (MTA) dan Mikro Tata Sanitasi (MTS). Hingga Juni 2020, total anggota Koperasi BMI yang mengakses pembiayaan MTA dan MTS sebanyak 12.363 orang dengan total unit terpasang sebanyak 13.219 unit MTA dan MTS, dan total penyaluran senilai Rp. 75.984.514.000 rupiah dengan angka Repayment Rate sebesar 95,75 %.

Saat ini KIVA kembali menaruh kepercayaan besar kepada Koperasi BMI untuk menggulirkan dana fundraising kepada anggota Koperasi BMI untuk mengakses kembali program MTA dan MTS. KIVA menyiapkan limit pendanaan fundraising hingga US 800.000 dollar yang dilakukan secara peer to peer lending (By online system). Jumlah tersebut dimungkinkan terus bertambah karena anggota Koperasi BMI yang mengakses pembiayaan tersebut terus melonjak. Khusus untuk tahun ini, KIVA memberikan akses kepada anggota Koperasi BMI untuk mengakses satu program pembiayaan lain dari Kopsyah BMI yakni Mikro Mitra Usaha (MMU), untuk membantu anggota pelaku usaha mikro dalam mengembangkan usahanya dengan mendapatkan permodalan yang mencukupi. Pembiayaan secara fundraising tersebut besarannya mulai dari 1 juta sampai 20 juta rupiah.

The Invesment Manager Asia Pasifik of KIVA USA, Mr. Mark McDonagh, saat kunjungannya ke Kopsyah BMI pada Maret 2019 lalu mengatakan bahwa kerjasama antara KIVA dan BMI adalah bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggota Kopsyah BMI terutama dalam bidang sarana air dan sanitasi. Selain berdiskusi dengan Pengurus Kopsyah BMI, Mark McDonagh juga menyempatkan diri langsung berkunjung ke anggota Kopsyah BMI dan meninjau toko bangunan milik Kopmen BMI di Cisauk, Kabupaten Tangerang. Saat itu, Mc Donagh menegaskan bahwa BMI merupakan mitra kunci dalam bidang pembiayaan sarana air dan sanitasi di Indonesia.

Wakil Presiden Direktur Koperasi BMI, Radius Usman mengatakan bahwa kurang lebih 39 persen penduduk Indonesia tidak memiliki akses air bersih dan sanitasi. ” Ini jelas masalah besar bagi kita semua. Karena berdampak signifikan dan memiliki impilkasi negatif terhadap kesehatan sehingga berdampak luas terhadap pertumbuhan ekonomi juga. Kita telah sepakat dengan KIVA untuk memerangi sanitasi yang buruk ini dan mencapai tujuan akses universal terhadap air bersih , untuk itulah kami dipilih oleh KIVA menjadi mitra kerja nya di lapangan. Sejak 2015, kita bekerjasama dengan KIVA melalui sistem pendanaan fundraising, dan Alhamdulillah semua berjalan baik, kepercayaan mereka terhadap kita dengan penyaluran pembiayaan Mikro Tata Air dan Mikro Tata Sanitasi berhasil dengan baik, pengembalian pinjaman pun tergolong sangat baik, karena itulah maka Kopsyah BMI dipercaya kembali saat ini untuk menambah limit program pembaiyaan fundraising untuk program Mikro Mitra Usaha (MMU). Pembiayaan ini dimaksud untuk pengembangan usaha mikro anggota Kopsyah BMI, terutama di tengah pandemi saat ini. Bahkan kita sangat berbangga hati sebab Anggota kita yang menerima dana fundraising dari KIVA juga semua tergolong baik dan dicantumkan dalam halaman utama Mitra Website KIVA. Ini artinya kinerja kita sebagai partner KIVA dalam pembiayaan sarana air dan sanitasi sangat diperhitungkan dan dinilai berhasil dalam pengelolaannya., ” Ujar Radius Usman.

Radius juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia mengambil bagian dalam penggalangan dana lewat sistem fundraising yang dikelola oleh KIVA. ” Sudah saatnya masyarakat Indonesia juga mengambil peranan, menjadi bagian dari pemilik modal lewat sistem fundraising seperti ini, untuk membantu anggota kita yang memerlukan pembiayaan dalam pengembangan usaha mikro, dan pembangunan sarana air dan sanitasi, ” Ujar Radius Usman.

Sementara itu Presiden Direktur Koperasi BMI, Kamaruddin Batubara saat dihubungi, menjelaskan bahwa Kopsyah BMI adalah pelopor pembiayaan sarana air dan sanitasi di Indonesia . ” Kami ini adalah pelopor pembiayaan sarana air dan sanitasi di Indonesia. Saat itu tidak satupun lembaga keuangan yang berani masuk dalam bisnis pembiayaan sarana air dan sanitasi untuk kaum marginal. Karena mereka menganggap tidak profitable dan high risk. tapi kami yakin mereka punya modal kuat yaitu solidaritas dan gotong royong. Maka dengan perbaikan dan peningkatan kesehatan mendasar mereka seperti penyediaan sarana air dan sanitasi ini, diharapkan nantinya pertumbuhan ekonomi pun akan terjaga dengan baik, hingga tingkat kesejahteraan mereka pun akan meningkat, dan akhirnya mereka akan berdaya guna, ” ujar Kamaruddin Batubara.

Kamaruddin Batubara juga menegaskan bahwa Kopsyah BMI hingga saat ini tetap berkomitmen tetap membantu kaum marginal dan masyarakat miskin untuk mendapatkan akses sarana air dan sanitasi yang sehat serta mengembangkan usaha mikro melalui sistem fundraising yang dikembangkan bersama KIVA. ” Alhamdulillah KIVA saat ini kembali mempercayakan kepada kami untuk melanjutkan pembiayaan sarana air dan sanitasi lewat sistem fundraising. Bahkan Modal untuk pengembangan usaha mikro anggota pun sudah bisa diakses sekarang lewat pembiayaan fundraising bersama KIVA. Selama ini kami memiliki reputasi baik di mata mereka, karena penyaluran pembiayaan sifatnya terbuka, riil, lalu kita terus dampingi mulai dari pengajuan, pembangunan, pengelolaan dan pengembalian pinjamannya. Alhamdulillah kualitas pembiayaan selama ini sangat baik, hingga KIVA pun merasa puas atas kinerja Kopsyah BMI, ” ujar Kamaruddin Batubara menutup pembicaraan. (AH/klikbmi)

Share on:

1 thought on “Tahu gak guys..? Koperasi BMI adalah Koperasi Pemberdayaan dengan Reputasi Internasional

  1. Kalau bisa sesekali diadakan pelatihan/pengembangan ide kepada ibu _ibu yg ad disuatu rembuk(RP),jng di kantor.krn terkadang ibu ibu malu/ad jg yg sedikit tertutup.jika di tempatny/lingkunganny agak terbuka.terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *