Dari Vivo hingga Saige, Kopmen BMI Mantapkan Brand Pilihan lewat Service Excellence Berbasis Kebutuhan Anggota

BMI Corner


Tangerang, klikbmi.com – Koperasi Konsumen Benteng Muamalah Indonesia (Kopmen BMI) kembali mencatat perkembangan positif sejumlah brand pilihan anggota, yang tersalurkan lewat skim Pembiayaan Mikro Multiguna (MMG)  Kopsyah BMI. Skim ini menjadi akses favorit anggota Kopsyah BMI untuk memenuhi kebutuhan elektronik rumah tangga, sarana pendidikan, hingga transportasi keluarga.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Berdasarkan data Kopmen BMI per 21 November 2025, sejumlah merek menonjol sebagai produk paling dicari. Untuk kategori smartphone, Vivo menguasai pasar anggota dengan penjualan mencapai 32.423 unit. Di segmen kendaraan ramah lingkungan, sepeda listrik Saige mencatat 3.594 unit telah tersalurkan kepada anggota BMI.

Semarak Gebyar Rembug Pusat Ceria Koperasi BMI.

Di kategori elektronik rumah tangga, Merek Sharp tampil mendominasi. Produk Smart TV (874 unit), kulkas (725 unit), mesin cuci (642 unit), dan AC (148 unit) menjadi pilihan utama anggota yang ingin meningkatkan kenyamanan rumah tangga. Untuk kebutuhan pendidikan anak, Laptop Asus memimpin dengan 261 unit pembiayaan.

Sementara itu, pembiayaan kendaraan bermotor menunjukkan bahwa Honda masih menjadi merek paling diminati anggota Koperasi BMI (310 unit penjualan), terutama untuk mobilitas kerja dan usaha. Model yang irit dan tahan lama menjadi alasan utama pemilihan merek tersebut.

Skim pembiayaan MMG terus berkembang sebagai jembatan antara kebutuhan anggota dan ekosistem koperasi. Anggota tidak lagi harus mencari barang sendiri; cukup mengajukan pembiayaan di Kopsyah BMI, dan Kopmen BMI menyediakan barang berkualitas dengan harga koperasi.

Anggota Kopsyah BMI cabang Ciawi Bogor bersama Hape Vivo dari Kopmen BMI

Direktur Utama Kopmen BMI, Radius Usman, menegaskan bahwa keberhasilan penyaluran brand pilihan Anggota adalah bukti kuat sinergi antara Kopmen BMI dan Kopsyah BMI dalam melayani kebutuhan riil anggota.

“Kopsyah BMI melalui pembiayaannya memastikan kemampuan anggota, sementara Kopmen menghadirkan barang bersertifikasi dan bergaransi resmi. Inilah bentuk sinergitas ideal antara dua lembaga dalam satu ekosistem koperasiBMI group ,” ujarRadius yang juga akil Direktur Utama Kopsyah BMI itu..

Radius menjelaskan bahwa MMG tidak hanya memudahkan anggota mendapatkan barangkebutuhan, tetapi juga menjaga nilai transaksi tetap berada dalam lingkungan koperasi.

“Setiap pembiayaan MMG yang diajukan anggota ke Kopsyah BMI kami jawab dengan penyediaan barang terbaik. Jadi, uangnya berputar di koperasi, manfaat dan perputarannya kembali ke anggota lagi,” katanya.

Anggota Kopsyah BMI bersama sepeda listrik Saige yangdiakses lewat pembiayaan MMG

Ia menambahkan bahwa Kopmen BMI memainkan peran strategis sebagai pusat distribusi kebutuhan anggota, dari elektronik, gawai pendidikan, hingga kendaraan.

“Kami bukan sekadar toko. Kami ini support system. Tugas kami memastikan anggota mendapatkan barang yang memang layak, bukan hanya murah, tapi berkualitas dan aman digunakan keluarga,” jelas Radius.

Radius juga menyoroti pentingnya agenda Gebyar Rembug Pusat Ceria (GRPC).

“GRPC nmenjadi upaya bersama untuk menguatkan sinergi Kopmen dan Kopsyah. Di sana kami hadirkan banyak promo anggota, edukasi produk terbaik untuk anggota (product knowledge) , pameran produk, hingga penegasan komitmen pelayanan atau “service excellence,” ujar alumnus IPB University itu.

Ia menutup dengan optimisme bahwa ke depan, sinergi dua lembaga BMI Group tersebut akan semakin kokoh dan memberi dampak ekonomi yang lebih luas. (Togar/humas)

Share on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *