RAT Kopsek BMI 2025 Tetapkan Arah Baru, Perkuat Tata Kelola dan Kepercayaan Anggota

Ekonomi

Bogor, Klikbmi.com: Koperasi Sekunder Benteng Madani Indonesia (Kopsek BMI) menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 pada Jumat, 24 April 2026, di Aula Kawasan Wisata Bukit Manik Indonesia, Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Rapat yang dihadiri seluruh anggota ini menghasilkan sejumlah keputusan strategis, dengan salah satu fokus utama pada perubahan struktur pengawas.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
Kambara menyampaikan kutipan Bung Hatta “Kurang cerdas dapat diperbaiki dengan belajar, kurang cakap dapat dihilangkan dengan pengalaman. Namun tidak jujur itu sulit diperbaiki”.

Dalam forum tersebut, anggota menyetujui pengunduran diri Ketua Pengawas sebelumnya, serta penyesuaian jumlah pengawas menjadi tiga orang. Susunan pengawas baru Kopsek BMI untuk Tahun Buku 2026 ditetapkan dengan Dr. Isbandriyati Mutmainnah sebagai Ketua Pengawas, didampingi Dr. Harisman dan Ir. Bagus W.D. Wicaksono, M.Si sebagai anggota pengawas.

Perubahan ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola dan peningkatan fungsi pengawasan koperasi agar semakin adaptif dan profesional dalam menghadapi tantangan ke depan.

Selain itu, RAT juga mencatat capaian kinerja positif sepanjang Tahun Buku 2025. Kopsek BMI berhasil mencatatkan pertumbuhan aset sebesar 9,63 persen, serta peningkatan modal mencapai 23,37 persen. Dari sisi hasil usaha, koperasi membukukan Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp1,2 miliar.

Pembukaan oleh Kamaruddin Batubara selaku Ketua Pengurus, Laporan kinerja tahun buku 2025 dan sisa hasil usaha oleh Makhrus selaku Bendahara, Laporan Pengawas oleh Isbandriyati dan RK-RAPB oleh Radius Usman selaku Wakil Ketua 1

Capaian tersebut mencerminkan kinerja yang solid sekaligus menunjukkan kepercayaan anggota yang terus meningkat terhadap koperasi. Pertumbuhan ini diharapkan dapat menjadi landasan kuat bagi Kopsek BMI untuk terus memperluas kontribusi dan memperkuat perannya dalam mendukung kesejahteraan anggota.

Dalam sambutannya, Ketua Pengurus Kopsek BMI, Kamaruddin Batubara, menegaskan bahwa koperasi tidak hanya berbicara soal kinerja bisnis, tetapi juga menyangkut amanah dan tanggung jawab moral. Ia mengutip hadits Nabi Muhammad SAW yang menekankan bahwa setiap individu adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas perannya.

“Sekecil apa pun peran kita, tetap harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujar pria yang karib disapa Kambara tersebut.

Ia juga mengingatkan pentingnya kejujuran sebagai fondasi utama dalam membangun koperasi, mengutip pemikiran Mohammad Hatta bahwa kecerdasan dan kemampuan dapat diasah, namun kejujuran adalah karakter yang sulit diperbaiki jika telah rusak.

“Kejujuran adalah fondasi utama karakter. Tanpa itu, koperasi akan kehilangan kekuatannya,” tegasnya.

Foto bersama seluruh pengurus dan pengawas Koperasi BMI Group (atas) dan foto bersama pengelola Koperasi Sekunder BMI (bawah)

Lebih lanjut, Kambara menekankan bahwa kekuatan utama koperasi terletak pada kepercayaan anggota. Menurutnya, koperasi harus mampu membangun kesadaran anggota terhadap hak dan kewajiban, serta mengoptimalkan potensi captive market yang dimiliki di tengah berbagai tantangan dan disrupsi bisnis.

“Modal utama koperasi adalah kepercayaan. Ketika kepercayaan itu terbangun, maka koperasi akan tumbuh dengan sendirinya,” katanya.

Rapat Anggota Tahunan ditutup setelah seluruh agenda diselesaikan, dengan komitmen bersama untuk menjaga kinerja positif dan memperkuat tata kelola koperasi ke depan. (Nur/Humas)

Share on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *