Cikampek, klikbmi.com: Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) kembali menebar manfaat melalui program sosialnya. Kali ini, rumah siap huni ke-541 diserahkan kepada Noksih (61 tahun), seorang lansia warga Dusun Purbasari RT 002 RW 012, Desa Dawuan Tengah, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang (14/8).
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Di usia senjanya, Noksih hidup dalam keterbatasan. Langkahnya tak lagi tegap, digerogoti waktu dan keadaan, ia harus bergantung pada alat bantu untuk sekadar berpindah tempat. Bersama suaminya, Taryat yang akrab disapa Domo (55 tahun) mereka menjalani hari-hari dalam rumah reyot yang nyaris tak layak huni. Ketika hujan turun, air mengalir dari atap bocor, membasahi lantai dan membungkam kenyamanan. Tak ada tempat tidur yang layak. Noksih kerap merebahkan tubuh rentanya di atas bale kayu, sementara sang suami tidur di luar rumah di atas bangku sederhana.

Taryat bekerja serabutan sebagai pengumpul barang bekas dan sesekali menjadi juru parkir, dengan penghasilan tak menentu, rata-rata hanya Rp30 ribu per hari. Bahkan untuk memenuhi kebutuhan pokok pun, mereka sering kali mengandalkan uluran tangan tetangga yang dermawan.
Melalui program Hibah Rumah Siap Huni (HSRS), Kopsyah BMI memberikan harapan baru bagi Noksih dan suaminya. Penyerahan rumah dilakukan langsung oleh Akhmad Jauhari, Direktur SDM Kopsyah BMI, mewakili Presiden Direktur Koperasi BMI Group, Kamaruddin Batubara (Kambara).
“Rumah ini adalah amanah. Pesan dari Ketua kami, Pak Kambara, gunakan rumah ini untuk kegiatan positif, untuk ibadah, untuk menciptakan suasana yang meneduhkan,” ujar Jauhari dalam sambutannya.
Jauhari juga mengajak masyarakat yang belum menjadi anggota untuk bergabung bersama Koperasi Syariah BMI. Ia menekankan bahwa menjadi anggota koperasi tidak harus meminjam uang, melainkan bisa juga untuk menabung dan berkontribusi dalam kegiatan sosial.

Dalam kesempatan tersebut, Jauhari turut memperkenalkan program Ziswaf Koperasi BMI yang dapat diakses melalui www.ziswafbmi.com https://ziswafbmi.com/, serta mempromosikan film “The Sun Gazer: Cinta dari Langit” yang akan tayang serentak di bioskop pada 21 Agustus 2025. Film tersebut merupakan karya kolaboratif yang diproduksi oleh Kambara atas nama Koperasi BMI Group. Tak ketinggalan, Jauhari juga mengenalkan kawasan wisata Bukit Manik Indonesia di Pamijahan, Bogor, sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi umat.
Camat Cikampek, Usep Supriyatna, turut hadir dan menyampaikan apresiasinya atas kontribusi nyata Koperasi BMI terhadap masyarakat.
“Ini adalah bentuk gotong royong yang mulai terkikis. Koperasi seperti BMI telah membuktikan bahwa dengan kekuatan anggota dan semangat kekeluargaan, kita bisa menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Kalau yang punya modal besar bisa mendirikan PT, maka UMKM harus bersatu dalam wadah koperasi,” ungkap Usep.
Senada dengan itu, Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Karawang, Budiman Ahmad, menegaskan bahwa Koperasi BMI menjadi barometer koperasi modern yang memberi dampak nyata bagi masyarakat.
“Program ini harus menjadi virus kebaikan bagi koperasi lain. Mari kita berdikari, berdiri di kaki sendiri, mengembangkan usaha dan membangun ekonomi syariah yang inklusif lewat Koperasi” pungkasnya.

Kopsyah BMI memberikan bantuan rumah gratis dan bantuan tongkat jalan senilai total Rp 60 juta. dilain itu, Cv. Tridjaya Elektronik Cabang Cikampek juga turut memberikan bantuan berupa kasur kepada Noksihserta Nazava yang konsisten menyerahkan filter air minum Nazava kepada penerima HRSH. Acara tersebut turut dihadiri oleh Senoaji Purwanto Manajer Area yang saat ini sebagai PLT Manajer Cabang CIkampek, Sunarianto Asisten Manajer CIkampek, Perwakilan Kepala Desa Dawuan Tengah, Asep Cahyono (Kasi Kesejahteraan), Danramil Kapten Infanteri Beni Amihulu, Perwakilan Polsek Cikampek Iptu Cepi Ismail, perangkat RT/RW, tokoh masyarakat, dan warga sekitar yang ikut bersuka cita menyaksikan berkah yang diterima Noksih dan keluarganya. (Nur/Humas)
