Kalau Bersatu Kita Mampu! Pesan Ekonomi Kerakyatan dari Kambara di Penyerahan HRSH ke 565

Info ZISWAF

Bogor, Klikbmi.com: Penyerahan Hibah Rumah Siap Huni (HRSH) ke-565 kepada Anih (66) di Kampung Bojong Sari, Desa Gunung Sari, Kecamatan Pamijahan, Selasa (24/2/2026), bukan sekadar seremoni serah terima kunci. Momen itu menjadi pengingat kuat tentang makna gotong royong, amanah, dan kekuatan ekonomi berbasis kebersamaan.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Baca juga: https://klikbmi.com/bertahun-tahun-buang-air-ke-sungai-anih-lansia-di-pamijahan-akhirnya-hidup-nyaman-di-rumah-baru/

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Presiden Direktur Koperasi BMI Group, Kamaruddin Batubara. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa membantu sesama bukan hanya gerakan sosial, tetapi bagian dari kewajiban sebagai umat beriman.

“Dalam Surat Al-Baqarah, Allah mengajarkan kita untuk saling tolong-menolong dalam kebaikan. Membantu sesama itu kewajiban kita semua,” ujar pria yang karib disapa Kambara tersebut di hadapan warga dan jajaran pengurus.

Ia menjelaskan bahwa kekuatan koperasi terletak pada asas gotong royong. Wakaf dan sedekah yang dikumpulkan melalui gerakan sedekah seminggu tiga ribu rupiah (gassiteru) dari para anggota menjadi fondasi nyata lahirnya rumah layak huni bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sambutan Kamaruddin Batubara Presiden Direktur Koperasi BMI Group

“Kita ingin membantu ekonomi dengan gotong royong. Asas koperasi itu gotong royong. Kalau ada anggota yang tidak membayar kewajibannya, berarti dia mencurangi temannya sendiri,” tegasnya.

Menurutnya, Koperasi BMI yang berdiri sejak 2003 hadir dengan semangat membangun ekonomi umat dari kekuatan bersama. Rumah yang kini berdiri untuk Anih menjadi simbol bahwa koperasi dibangun dari kekuatan kolektif, bukan kekuatan individu.

“Kalau hanya mengandalkan anggota Bojongsari saja, mungkin tidak sanggup membangun rumah Bu Anih. Tapi karena kita bersatu, kita bisa. Kalau ingin menguasai ekonomi, kita harus bersatu, harus gotong royong,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan bahwa berkoperasi bukan perkara mudah. Tantangan terbesar bukan pada sistem, melainkan pada amanah anggotanya.

“Persoalan yang sering terjadi adalah banyaknya anggota yang tidak amanah. Anggota yang lancar harus saling mengingatkan. Karena ada banyak manfaat yang diterima dengan berkoperasi. Ini terus kita lakukan, banyak usaha produktif yang kita lakukan dan kita bantu,” katanya.

Foto bersama dan penyerahan-penyerahan bantuan seperti filter air nazava, sajadah dan Al-Qur’an, simbolis kunci dan sertifikat penerima HRSH.

Dalam refleksi spiritualnya, ia mengingatkan bahwa seluruh rezeki sejatinya berasal dari Allah, lillāhi mā fissamāwāti wa mā fil ardh, milik Allah segala yang ada di langit dan di bumi. Manusia hanya perantara dalam distribusi kebaikan.

Di akhir sambutannya, ia kembali menekankan pentingnya rasa syukur sebagaimana termaktub dalam Surat Ibrahim ayat 7, bahwa siapa yang bersyukur, niscaya Allah akan menambah nikmatnya.

وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ وَلَىِٕنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ ۝٧

Artinya: (Ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), sesungguhnya azab-Ku benar-benar sangat keras.”

“Ayo sama-sama menjadi anggota BMI untuk memperbaiki ekonomi rumah tangga kita. Belajar menabung, belajar amanah untuk meminjam. Kita harus berlomba-lomba menjadi yang bermanfaat bagi yang lainnya. Makin banyak harta kita, makin banyak yang bisa kita bantu. Semangat kita bersama, ayo jadi anggota Koperasi BMI,” serunya penuh semangat.

Dukungan juga datang dari unsur pemerintah setempat. Gumilar yang mewakili Camat Pamijahan menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata Koperasi BMI di wilayahnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BMI yang telah berbuat banyak untuk masyarakat Pamijahan. Semoga BMI terus jaya dan terus sukses ke depannya, serta semakin luas manfaatnya bagi warga,” ujarnya.

Sambutan Abdul Rahman perwakilan Dinaskop Kab. Bogor (kiri) dan Sambutan Gumilar perwakilan Kecamatan Pamijahan.

Sambutan turut disampaikan oleh Abdul Rahman yang mewakili Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Bogor. Ia memberikan penghargaan atas konsistensi Koperasi BMI dalam menjalankan fungsi sosial sekaligus ekonomi secara seimbang, serta berharap gerakan koperasi seperti ini dapat menjadi contoh bagi koperasi lainnya dalam membangun kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.

Penyerahan HRSH ke-565 yang dihadiri Achmad Safikri Koordinator Manajer Regional, Hendrawan Manajer Regional, Nadia Ulfa Manajer Cabang Pamijahan, Kapolsek dan tokoh masyarakat lainnya bukan hanya tentang berdirinya sebuah bangunan baru. Ia adalah simbol bahwa ketika gotong royong dijaga, amanah ditegakkan, dan syukur terus dipanjatkan, maka kesejahteraan bukan sekadar cita-cita, melainkan kenyataan yang dapat diwujudkan bersama. (Nur/Humas)

Share on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *