Tangerang, Klikbmi.com – Kepedulian terhadap anggota terdampak bencana kembali ditunjukkan Koperasi BMI Group melalui Program Peduli Bencana. Setelah bergerak di Serang dan Karawang, kali ini bantuan sembako disalurkan kepada anggota Rembug Pusat (RP) di Regional Tangerang yang terdampak banjir. Bantuan tersebut bersumber dari dana ZISWAF Kopsyah BMI sebagai wujud solidaritas sosial antar anggota.
Penyaluran bantuan di Tangerang dikoordinasikan oleh Koordinator Manajer Regional Tangerang, Suta Atmaja Hidayat dan Manajer Zakat Infak Sadaqah Wakaf (ZISWAF) Andi bersama para manajer regional dan cabang . Anggota penerima bantuan berasal dari kawasan pesisir Pantai Utara Tangerang yang beberapa waktu terakhir terdampak banjir akibat cuaca ekstrem
Program bantuan dibagi dalam dua tahap agar distribusi berjalan tertata dan tepat sasaran.
Pada Batch 1, bantuan telah disalurkan Jumat, 6 Februari 2026. Penyaluran mencakup dua cabang dengan total 340 anggota penerima manfaat. Cabang Gunung Kaler menjangkau 7 desa dengan 18 RP dan 235 anggota. Sementara di Cabang Kemiri mencakup 4 desa dengan 7 RP dan 105 anggota. dalam penyaluran bantuan dihadiri perwakilan pemerintah seperti di Kemiri yaknikasi pemberdayaan kecamatan Kemiri Acep Munandar.

Sementara itu, Batch 2 dilaksanakan Jumat, 13 Februari 2026. Penyaluran tahap ini menyasar empat cabang dengan total 524anggota. Cabang Teluk Naga mencakup 5 desa, 9 RP, dan 139 anggota. Cabang Sukamulya menjangkau 3 desa, 6 RP, dan 112 anggota. Sedangkan Cabang Pakuhaji mencakup 4 desa, 14 RP, dan 216 anggota. lalu Cabang Kosambi mencakup 4 Desa 15 RP dan 57 anggota
Secara keseluruhan, bantuan banjir Kopsyah BMI Regional 1 Tangerang menjangkau 6 cabang, 27 desa, dan 864 anggota.



Koordinator Manajer Regional Tangerang, Suta Atmaja Hidayat, menegaskan bantuan ini merupakan bentuk kehadiran koperasi di saat anggota menghadapi musibah.
“Bantuan Koperasi BMI Group melalui ZISWAF ini adalah amanah dari anggota untuk anggota. Kami memastikan penyaluran tepat sasaran, terutama bagi anggota RP di wilayah Regional Tangerang yang terdampak banjir cukup berat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pola distribusi bertahap dipilih agar pendataan penerima lebih akurat dan penyaluran berjalan efektif di lapangan. Selain itu, koordinasi dengan ketua RP dan cabang dilakukan secara intensif untuk memastikan bantuan diterima anggota yang benar-benar membutuhkan.

Terpisah Direktur Utama Kopsyah BMI, Kamaruddin Batubara, menegaskan bahwa ZISWAF menjadi instrumen penting dalam membangun ekosistem koperasi yang tidak hanya kuat secara ekonomi, tetapi juga sosial.“ZISWAF Kopsyah BMI adalah bukti bahwa koperasi bukan sekadar lembaga simpanan dan pembiayaan semata , tetapi juga rumah besar solidaritas anggota. Saat anggota terkena musibah, koperasi harus hadir paling depan membantu,” tegasnya.
pria yang karib disapa Kambara itu juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh karyawan Kopsyah BMI di cabang yang telah bekerja keras melakukan pendataan dan membantu proses penyaluran bantuan kepada anggota terdampak.
“Saya mengapresiasi dedikasi seluruh karyawan yang turun langsung melakukan pendataan dan memastikan bantuan sampai ke tangan anggota. Kerja cepat, kerja ikhlas, dan kerja tuntas inilah yang menjadi kekuatan Kopsyah BMI dalam melayani anggota dengan hati nurani,” tambahnya.
Penyaluran bantuan ini diharapkan mampu membantu meringankan beban anggota pascabanjir sekaligus mempercepat pemulihan aktivitas ekonomi keluarga anggota di wilayah terdampak.(Togar/Humas)

