Koperasi tidak menghendaki orang-orang luar biasa untuk mengemudikannya. Di mana-mana koperasi diusahakan oleh orang biasa saja yang mau kerja sama di atas dasar beberapa sifat tertentu: jujur dan setia kawan.” – Mohammad Hatta (1956) – Serasi (Selasa Sharing Koperasi) klikbmi.com.
Tumbuh Bersama dengan Kejujuran dan Setia Kawan.
Tangerang, Klikbmi.com: Enam puluh sembilan tahun silam, Bung Hatta menulis kalimat yang sederhana, namun maknanya terasa sangat dalam hingga hari ini. Ia mengingatkan bahwa kekuatan sejati koperasi bukan terletak pada kecemerlangan segelintir orang, melainkan pada kejujuran dan semangat setia kawan yang hidup di hati setiap anggotanya.
Pesan itu kini kembali menggema di tengah perjalanan panjang Koperasi BMI Group, sebuah rumah besar yang dibangun bukan oleh orang-orang luar biasa, melainkan oleh orang-orang biasa yang memiliki tekad luar biasa untuk bekerja sama dan saling menolong lebih dari dua dekade.
Bung Hatta menegaskan, kejujuran adalah pondasi utama dalam kehidupan berkoperasi. Tanpa kejujuran, semegah apa pun sistem dan sehebat apa pun manajemen, koperasi akan rapuh.
Dalam konteks Koperasi BMI Group, nilai ini tercermin dalam setiap proses kerja.
Karyawan koperasi bukan sekadar pekerja, mereka adalah penjaga amanah. Setiap angka dalam neraca keuangan, setiap transaksi yang dicatat, setiap keputusan yang diambil, semuanya harus berlandaskan niat yang bersih. Karena kejujuran bukan hanya nilai moral, melainkan jantung yang menjaga kehidupan koperasi tetap berdenyut sehat.
Selain kejujuran, Bung Hatta menekankan setia Kawan menjadi semangat kebersamaan yang membuat koperasi berbeda dari badan usaha lainnya. Di Koperasi BMI Group, semangat setia kawan hadir dalam banyak bentuk: saling membantu antaranggota, berbagi rezeki melalui ZISWAF, hingga bekerja sama lintas bidang untuk melayani anggota dengan tulus.
Setia kawan berarti menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi. Ia tumbuh ketika setiap karyawan memahami bahwa keberhasilan satu orang adalah keberhasilan semua, dan kesulitan satu orang adalah panggilan bagi seluruh keluarga besar koperasi untuk hadir membantu.
Konsep koperasi yang digaungkan bung hatta bahwa Bukan Orang Hebat, Tapi Orang yang Dapat Dipercaya diartikan Ia ingin menegaskan bahwa koperasi tidak memerlukan orang yang luar biasa pintar, tetapi orang yang bisa dipercaya. Karena di koperasi, yang dibutuhkan bukan kompetisi, melainkan kolaborasi; bukan ambisi pribadi, tetapi tanggung jawab bersama.
Setiap karyawan BMI Group, dari staf lapangan hingga manajer cabang, dari Manajer Area hingga Pengurus dan Pengawas adalah bagian dari sistem kerja yang saling bergantung. Tidak ada peran yang terlalu kecil, karena setiap tindakan jujur dan setiap sikap setia kawan adalah batu bata yang menyusun bangunan besar bernama kemandirian anggota.
Dalam refleksi Serasi (Selasa Sharing Koperasi) kali ini, marilah kita merenungkan pesan Bung Hatta bukan sekadar sebagai kutipan sejarah, melainkan sebagai pedoman moral yang hidup di tempat kerja kita hari ini. Koperasi BMI Group harus terus menjadi wadah bagi orang-orang yang mungkin sederhana, tapi berhati besar, orang-orang yang tidak haus pujian, namun teguh menjaga amanah.
Kita tidak harus menjadi orang luar biasa untuk membawa koperasi BMI maju. Cukup dengan menjadi pribadi yang jujur, amanah, dan setia kawan, kita telah melanjutkan cita-cita Bung Hatta: menjadikan koperasi sebagai alat perjuangan ekonomi yang berakar pada nilai kemanusiaan dan kebersamaan. (Nur/Humas)
*dikutip dari berbagai sumber
