Tangerang, Klikbmi.com: Camat Mauk Angga Yuliantono menyampaikan apresiasi atas kepedulian Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) dalam membantu masyarakat prasejahtera melalui program Hibah Rumah Siap Huni (HRSH). Hal itu disampaikan saat penyerahan rumah gratis ke-567 kepada Mastuah, warga Kampung Mauk Utara, Desa Mauk Barat, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Kamis (21/5/2026).
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kecamatan Mauk turut memberikan bantuan sebesar Rp6,5 juta untuk mendukung pembangunan rumah layak huni bagi Mastuah dan keluarganya.
Angga Yuliantono menyebut kolaborasi antara pemerintah dan Kopsyah BMI menjadi bentuk nyata kepedulian sosial yang membawa keberkahan bagi masyarakat.

“Ini adalah sebuah keberkahan bagi kita semua. Hari ini kita bisa bersama-sama bersyukur atas nikmat kolaborasi antara pemerintah dengan Koperasi BMI Group untuk membantu masyarakat,” ujar Angga.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Direktur Koperasi BMI Group, Kambara atau Kamaruddin Batubara, yang dinilai konsisten menjalankan berbagai program sosial tanpa membedakan latar belakang penerima manfaat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kamaruddin Batubara yang tetap konsisten dan berkomitmen membantu masyarakat tanpa melihat suku, agama, anggota maupun non anggota. Semua dibantu oleh keluarga besar Koperasi BMI Group,” katanya.
Menurutnya, program sosial seperti HRSH tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan tempat tinggal layak, tetapi juga menjadi bentuk gotong royong dan amal sosial yang memberikan manfaat luas bagi lingkungan sekitar.
“Semoga apa yang dilakukan menjadi ladang amal dan keberkahan bagi seluruh keluarga besar BMI,” tambahnya.

Dalam sambutannya, Angga juga mengajak masyarakat dan anggota koperasi untuk terus menjaga sinergi dan menjalankan kewajiban bersama demi keberlangsungan program pemberdayaan masyarakat.
“Makin maju Koperasi BMI. Anggota yang belum melaksanakan kewajibannya segera dilaksanakan. Kita harus terus sinergis dan selaras. Siapapun kita dan dari manapun kita, selama masih bisa berguna bagi masyarakat, maka akan kita lakukan dengan sekuat ikhtiar,” ujarnya.
Ia berharap ke depan semakin banyak program sosial dan pemberdayaan masyarakat yang dapat diwujudkan melalui kerja sama antara pemerintah daerah dan Kopsyah BMI.
“Mudah-mudahan program-program lainnya untuk kepentingan masyarakat bisa terus kita ikhtiarkan semaksimal mungkin,” katanya.

Sementara itu, penerima bantuan rumah, Mastuah (60), sebelumnya hidup dalam kondisi memprihatinkan bersama suaminya, Saleh. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Mastuah bekerja sebagai badut keliling dengan penghasilan sekitar Rp20 ribu per hari, sedangkan suaminya bekerja sebagai penarik becak dengan penghasilan serupa.
Pasangan tersebut sempat tinggal bertahun tahun di rumah dengan kondisi atap yang sudah rapuh dan tidak layak huni. Pada Januari 2026, atap rumah mereka roboh sehingga keduanya harus tinggal sementara di rumah kontrakan setelah mendapat bantuan dari pihak Kecamatan Mauk.
Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Kecamatan Mauk kemudian berkoordinasi dengan Kopsyah BMI untuk mengajukan bantuan program Hibah Rumah Siap Huni.
Kini, melalui program HRSH ke-567, Mastuah dan suaminya akhirnya dapat menempati rumah baru yang lebih aman dan layak untuk dihuni. (Nur/Humas)
