Rumah Gratis ke-567 Diserahkan Ke Tukang Badut, Kambara Ingatkan Pentingnya Menyiapkan Masa Depan lewat Koperasi

Info ZISWAF

Tangerang, Klikbmi.com: Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan sosial masyarakat melalui program Hibah Rumah Siap Huni (HRSH). Kali ini, bantuan rumah gratis ke-567 diserahkan kepada Mastuah (60), warga Kampung Mauk Utara RT 003 RW 001, Desa Mauk Barat, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Kamis (21/5/2026).

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Baca juga: https://klikbmi.com/camat-mauk-apresiasi-konsistensi-bmi-bantu-warga-tanpa-membedakan-status-anggota/

Penyerahan rumah dilakukan langsung oleh Presiden Direktur Koperasi BMI Group, Kambara, didampingi Camat Mauk Angga Yuliantono, Staf Ahli Bupati Tangerang Muhammad Soleh, jajaran manajemen Kopsyah BMI, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Kambara menyampaikan bahwa bantuan rumah yang diterima Mastuah merupakan bentuk rezeki yang datang dari jalan yang tidak disangka-sangka. Ia mengaitkan peristiwa tersebut dengan pesan dalam Surat At-Talaq ayat 2 dan 3 tentang pertolongan dan rezeki dari Allah SWT.

Rumah Mastuah dan Suami sebelum dibangun ulang oleh Koperasi Syariah BMI

“Rezeki Ibu Mastuah ini adalah rezeki yang tidak disangka-sangka. Allah sudah menjanjikan dalam Surat At-Talaq ayat 2 dan 3, siapa yang bertakwa maka Allah akan memberikan jalan keluar dan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka,” ujar Kambara.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat kebersamaan melalui koperasi. Menurutnya, keberadaan Kopsyah BMI tidak hanya menjadi lembaga keuangan, tetapi juga wadah gotong royong dan pemberdayaan masyarakat.

Kambara mengimbau para anggota untuk mengajak masyarakat lain bergabung menjadi anggota BMI, baik untuk menabung maupun pembiayaan usaha. Dengan semakin banyak anggota yang terlibat, manfaat koperasi diyakini akan semakin luas dirasakan masyarakat.

“Ajak teman-teman yang belum menjadi anggota supaya bergabung di BMI. Menabung di BMI, pembiayaan di BMI, supaya kita bisa sama-sama hidup dan tumbuh bersama,” katanya.

Sambutan Kambara, Presiden Direktur Koperasi BMI Group

Ia memastikan Kopsyah BMI akan terus hadir melayani masyarakat sebagaimana komitmen yang telah dijaga selama puluhan tahun. Kambara mencontohkan loyalitas anggota lama di wilayah Mauk yang telah bergabung sejak awal berdirinya BMI.

“InsyaAllah BMI akan terus ada. Buktinya ada anggota yang sudah bersama BMI sejak awal berdiri di Mauk, berarti sudah sekitar 20 tahun. Jadi sayang kalau keberadaan BMI tidak dimanfaatkan dengan baik,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Kambara juga mengingatkan pentingnya membangun masa depan keluarga melalui budaya menabung dan semangat ikhtiar. Ia berharap masyarakat semakin sejahtera dan usahanya terus berkembang.

“Mudah-mudahan kita semua sehat, makin bahagia, usaha semakin lancar, dan simpanannya semakin banyak. Niatkan kebaikan dari sekarang, biar Allah yang membuka jalannya,” tuturnya.

Kambara turut menegaskan bahwa berbagai program sosial yang dijalankan BMI, termasuk bantuan rumah gratis dan dukungan terhadap yayasan sosial, berasal dari dana infak anggota yang dikelola secara amanah dan transparan.

“Silakan dicek dan dievaluasi kinerja BMI. InsyaAllah kami berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Kemarin kami juga bertemu Bupati Tangerang saat kunjungan ke yayasan ODGJ, itu juga bagian dari penyaluran infak anggota,” katanya.

Sementara itu, Mastuah mengaku tidak menyangka dapat menerima bantuan rumah layak huni dari Kopsyah BMI. Sebelumnya, ia bersama suaminya, Saleh, yang bekerja sebagai penarik becak, sempat tinggal di kontrakan sementara setelah atap rumah mereka roboh pada Januari 2026.

Dokumentasi foto bersama ceremony penyerahan HRSH ke 567

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Mastuah bekerja sebagai badut dengan penghasilan sekitar Rp20 ribu per hari, sementara suaminya memperoleh penghasilan serupa dari menarik becak.

Pembangunan rumah tersebut menelan biaya sebesar Rp65 juta yang bersumber dari infak Kecamatan Mauk sebesar Rp6,5 juta, infak anggota Desa Mauk Barat Rp500 ribu, dan infak Kopsyah BMI sebesar Rp58 juta.

Acara penyerahan turut dipandu Manajer Ziswaf Kopsyah BMI Andi, bersama Manajer Regional Kopsyah BMI Suta Atmaja dan Manajer Cabang Mauk Johaeriyah. Kegiatan juga dihadiri Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat Desa Mauk Barat, tokoh masyarakat, dan puluhan warga yang ikut menyaksikan penyerahan rumah tersebut. (Nur/Humas)

Share on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *