Niat Dipanggil Jalan Dimudahkan, BMI Tour and travel Buka Paket Umrah Tanpa Transit Juni 2026, Mulai Rp31 Juta

BMI Corner


Tangerang, Klikbmi.com: BMI Tour and Travel biro perjalanan Koperasi Jasa Benteng Mandiri Indonesia (Kopjas BMI)  resmi membuka pendaftaran Umrah Paket Promo 9 Hari keberangkatan pada 29 Juni hingga 7 Juli 2026. Pendaftaran mulai dibuka hari ini, menyusul tingginya minat masyarakat untuk menunaikan ibadah umrah pada pertengahan tahun.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Program umrah ini ditawarkan dengan harga Rp31 juta per jamaah, termasuk penerbangan langsung (direct flight) dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Jeddah (pulang-pergi). Skema tanpa transit tersebut diharapkan memberikan kenyamanan lebih bagi jamaah sekaligus menghemat waktu perjalanan menuju Tanah Suci.

Dalam paket tersebut, jamaah memperoleh fasilitas tiket pesawat PP, visa umrah dan asuransi, akomodasi hotel sesuai program, konsumsi tiga kali sehari, air zamzam 5 liter, perlengkapan ibadah, serta pendampingan muthawif dan tour guide berpengalaman.

Selama berada di Tanah Suci, jamaah akan menginap di Hotel Royal Majestic di Makkah dan Hotel Sanabil di Madinah yang masing-masing berkategori bintang empat/setaraf . Pemilihan hotel dilakukan untuk menunjang kenyamanan jamaah selama menjalankan rangkaian ibadah.

Manajer BMI Tour and Travel H. Zaenal Muttaqin mengatakan, dibukanya pendaftaran mulai hari ini merupakan respons atas tingginya animo masyarakat terhadap program umrah dengan jadwal pertengahan tahun. Paket promo ini, kata dia, dirancang agar dapat menjangkau lebih banyak jamaah tanpa mengurangi kualitas layanan.

“Pendaftaran kami buka mulai hari ini karena minat jamaah cukup tinggi. Banyak yang mencari program umrah di bulan Juni dengan durasi ideal dan harga yang masih terjangkau, namun tetap nyaman,” ujar pria yang sudah puluhan tahun malang melintang di dunia travelling ini.

Ia menjelaskan, penerbangan langsung dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Jeddah menjadi salah satu keunggulan utama paket tersebut. Skema direct flight dinilai mampu mengurangi kelelahan jamaah, khususnya bagi jamaah lansia dan keluarga.

“Tanpa transit, jamaah bisa lebih fokus beribadah. Perjalanan menjadi lebih singkat dan tidak melelahkan, sehingga kondisi fisik jamaah tetap terjaga saat menjalankan rangkaian ibadah umrah,” katanya.

Zaenal menambahkan, pemilihan hotel bintang empat di Makkah dan Madinah menjadi perhatian serius BMI. Lokasi dan kualitas layanan hotel disesuaikan agar jamaah dapat beristirahat dengan baik setelah menjalani aktivitas ibadah seharian.

“Kami memilih hotel yang telah teruji pelayanannya dan mendukung kenyamanan jamaah. Tujuannya agar ibadah dapat dijalankan dengan lebih khusyuk dan tenang,” tuturnya.

Lebih jauh, Zaenal menegaskan BMI Travel berkomitmen memberikan pendampingan maksimal sejak tahap persiapan hingga kepulangan jamaah ke Tanah Air. Seluruh rangkaian pelayanan akan dikawal oleh tim yang berpengalaman.

“Kami ingin jamaah merasa aman dan terlayani dengan baik sejak mendaftar hingga kembali ke Indonesia. Prinsip kami, ibadah jamaah adalah amanah yang harus dijaga,” tegasnya.

Jamaah umrah BMI Tour and Travel.

Pihak penyelenggara mengingatkan bahwa harga paket belum termasuk biaya pembuatan paspor dan vaksin meningitis, serta dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan maskapai dan layanan pendukung lainnya. Kuota jamaah juga terbatas.

Pendaftaran dapat dilakukan melalui H. Zaenal Muttaqin di nomor (0858-8249-7747) atau ke kantor cabang Kopsyah BMI terdekat,.

Sementara itu, Direktur Utama Kopjas BMI M. Taufik Hidayat menegaskan bahwa program Umrah Promo Juni 2026 yang dibuka BMI Travel merupakan bagian dari komitmen koperasi dalam menghadirkan layanan perjalanan ibadah yang aman, transparan, dan berorientasi pada kenyamanan jamaah.

“Kami memastikan seluruh penyelenggaraan umrah dilakukan dengan prinsip amanah. Dana jamaah dikelola secara transparan dan seluruh proses keberangkatan disiapkan dengan perencanaan yang matang,” ujar Taufik.

Ia menyampaikan, kehadiran BMI Travel sebagai unit usaha koperasi diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi anggota dan masyarakat. Menurutnya, kepastian keberangkatan dan kualitas layanan menjadi faktor utama yang terus dijaga.

“Kami tidak ingin jamaah hanya tergiur harga. Yang paling penting adalah kepastian berangkat dan kualitas pelayanan selama ibadah di Tanah Suci. Itu yang menjadi komitmen kami sejak awal,” katanya.

Taufik juga menekankan pentingnya sinergi antara manajemen koperasi dan tim operasional travel dalam memastikan pelayanan berjalan optimal. Mulai dari proses pendaftaran, manasik, hingga pendampingan selama di Arab Saudi, seluruhnya dikawal secara profesional.

“Sinergi ini menjadi kunci agar jamaah mendapatkan pelayanan terbaik. Kami ingin memastikan setiap jamaah merasa tenang dan fokus beribadah, tanpa dibebani persoalan teknis perjalanan,” tandasnya. (Togar/Humas)

Share on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *