Kambara Sabet MUI Award 2026, Apresiasi untuk Kiprah Membangun Ekonomi Umat

Nasional

Jakarta, Klikbmi.com: Presiden Direktur Koperasi BMI Group, Kamaruddin Batubara, meraih MUI Award 2026 sebagai penerima Kategori Ekonomi Umat (Individu) dalam rangkaian Penutupan Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII dan Tasyakur Milad ke-51 Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta, Minggu (26/7/2026). Tahun ini, kongres mengusung tema “Meneguhkan Peran Umat Islam dalam Mewujudkan Indonesia Maju dan Berkeadaban”, serta dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A dan jajaran pimpinan MUI.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Kamaruddin Batubara menerima penghargaan sebagai Pelaku Ekonomi Umat yang dinilai telah menjadi pilar penggerak kemandirian, keberkahan, dan kesejahteraan masyarakat. Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi Majelis Ulama Indonesia kepada tokoh yang secara konsisten menghadirkan kontribusi nyata dalam membangun ekonomi umat melalui pendekatan yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Penghargaan ini menjadi pengakuan atas kiprah Kamaruddin Batubara dalam mengembangkan Koperasi BMI Group sebagai model koperasi syariah yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan usaha, tetapi juga mengedepankan pemberdayaan anggota dan masyarakat melalui pembiayaan syariah, pengelolaan dana sosial Islam, pendidikan, kesehatan, serta berbagai program pemberdayaan ekonomi yang inklusif.

Dalam keterangannya, Pria yang karib disapa Kambara itu menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan amanah yang dipersembahkan bagi seluruh keluarga besar Koperasi BMI Group. “Alhamdulillah, penghargaan ini saya persembahkan untuk seluruh anggota, pengurus, pengawas, pengelola, dan insan Koperasi BMI Group. Ini bukan penghargaan untuk pribadi semata, melainkan pengakuan bahwa koperasi syariah mampu menjadi jalan membangun kemandirian ekonomi umat. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Kambara.

Menurutnya, ekonomi umat harus dibangun di atas fondasi gotong royong, keadilan, dan kebermanfaatan sehingga koperasi mampu menjadi instrumen pemerataan kesejahteraan.

“Kemandirian ekonomi umat tidak lahir dari persaingan semata, tetapi dari semangat kebersamaan dan saling menguatkan. Koperasi syariah harus terus menjadi rumah bagi masyarakat untuk bertumbuh, berbagi manfaat, dan menghadirkan keberkahan bagi semua,” tambahnya.

Kambara terima piagam penghargaan diatas panggung

Pada MUI Award 2026 kategori Ekonomi Umat diberikan kepada Kamaruddin Batubara sebagai penerima kategori individu, sementara kategori lembaga diraih oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Penghargaan kategori Dakwah Digital diberikan kepada *K.H. Ahmad Anwar Zahid, kategori Kemanusiaan kepada Rahmawati Husen, kategori Seni dan Budaya Islam kepada Wali Band, serta kategori Karya Tulis Keislaman kepada Ibnu Harjo Al-Jawi.

Foto bersama pemenang MUI Award 2026

Bagi Koperasi BMI Group, penghargaan yang diraih Kambara menjadi penegasan bahwa gerakan koperasi syariah memiliki peran strategis dalam membangun ekonomi umat. Melalui nilai tauhid, keadilan, dan kemaslahatan yang menjadi fondasi gerakan Koperasi BMI Group, penghargaan ini diharapkan semakin memperkuat komitmen untuk menghadirkan koperasi sebagai penggerak kemandirian ekonomi, keberkahan, dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. (Nur/Humas)

Share on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *