Resmikan Glamping BMI, Kambara: Kita Harus Menghidupkan Koperasi, Bukan Mencari Hidup di Koperasi

Ekonomi Nasional

Bogor, Klikbmi.com: Kawasan Wisata Bukit Manik Indonesia di Kampung Lokapurna, Gunung Sari, Pamijahan resmi meluncurkan fasilitas Glamour Camping (Glamping) pada Sabtu (13/9). Acara peresmian ini dihadiri jajaran pengurus dan pengawas Koperasi BMI Group, serta sejumlah tamu undangan.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Baca juga: https://klikbmi.com/glamping-bukit-manik-indonesia-resmi-dibuka-tawarkan-sensasi-menginap-elegan-di-tengah-alam/


Presiden Direktur Koperasi BMI Group, Kamaruddin Batubara, dalam sambutannya menegaskan bahwa kehadiran Glamping ini merupakan bagian dari upaya koperasi untuk terus menghadirkan manfaat nyata bagi anggota. Menurutnya, kesejahteraan anggota tidak hanya hadir dalam bentuk usaha, tetapi juga melalui bagi hasil bulanan yang untuk simpanan anggota dan Sisa Hasil Usaha (SHU) yang diterima setiap tahunnya.

Sambutan Kamaruddin Batubara Presiden Direktur Koperasi BMI Group

“Kita tidak boleh menyerah. Harus terus bekerja keras untuk membangun koperasi. Yang tidak boleh itu adalah mencari hidup di koperasi, yang benar adalah menghidupkan koperasi. Kalau koperasi hidup, maka kita pun akan hidup,” tegas Pria yang karib disapa Kambara itu.

Ia mengingatkan, membangun koperasi bukan sekadar kerja keras, melainkan juga membutuhkan totalitas, komitmen, serta militansi. Termasuk dalam pengelolaan program strategis seperti Koperasi Desa (Kopdes) yang disebutnya bukan pekerjaan mudah, tetapi bisa memberikan manfaat besar jika dikelola dengan sungguh-sungguh.

Gunting pita tanda diresmikannya Glamour Camping (Glamping) Kawasan Wisata Bukit Manik Indonesia

Lebih jauh, Kamaruddin menyampaikan optimismenya terhadap pengembangan kawasan wisata Bukit Manik Indonesia. Sejak beroperasi, kawasan ini sudah berhasil membukukan laba lebih dari Rp350 juta. Namun, pencapaian tersebut tidak lepas dari pengorbanan dan kerja keras seluruh elemen koperasi.

“Koperasi ini didirikan dari kita (Anggota), oleh kita (Anggota), dan untuk kita (Anggota). Saya berharap pengunjung bisa datang secara organik, tetapi militansi anggota juga harus tetap ditunjukkan. Perjuangan tidak boleh berhenti, kita harus terus berikhtiar, berinovasi, dan bertawakkal,” ungkapnya.

Baca juga: https://klikbmi.com/jembatan-kaca-bukit-manik-indonesia-resmi-dibuka-simbol-baru-wisata-dan-kekuatan-koperasi-di-pamijahan-bogor/

Peninjauan lokasi Glamping

Di akhir sambutan, Kamaruddin menegaskan bahwa niat utama pengembangan wisata Bukit Manik adalah menghadirkan manfaat tidak hanya bagi koperasi, tetapi juga bagi masyarakat sekitar.

Baca juga: https://klikbmi.com/jangan-lewatkan-besok-16-agustus-2025-grand-opening-jembatan-warna-warni-di-kawasan-wisata-bukit-manik-indonesia/

“Semua ini bukan semata-mata kuatnya kita (Koperasi BMI Group), tetapi karena prinsip saling memberi manfaat. Harapannya, Allah meridai setiap langkah perjuangan ini,” pungkasnya. (Nur/Humas)

Flyer promosi paket Glamping
Share on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *