Bogor, Klikbmi.com: Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor, serta Memorandum of Agreement (MoA) dengan Fakultas Agama Islam dan Pascasarjana UIKA. Penandatanganan ini dilaksanakan di Auditorium Rektorat UIKA, Rabu (6/8).
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Dalam kesempatan yang sama, dilakukan penyerahan wakaf tunai senilai Rp 100 juta untuk pembangunan Masjid Al-Hijr2 Universitas Ibn Khaldun Bogor. Dari jumlah tersebut, Rp 50 juta bersumber dari dana wakaf Kopsyah BMI, sementara Rp 50 juta lainnya berasal dari alumni UIKA yang saat ini bekerja di Kopsyah BMI.

Budi Susetyo, Wakil Rektor IV UIKA Bidang Kerjasama, Inovasi, dan Pengembangan, menyampaikan apresiasinya terhadap konsistensi Kopsyah BMI dalam memberdayakan ekonomi umat berbasis prinsip syariah. Ia berharap MoU ini dapat memperkuat sinergi antara UIKA dan Kopsyah BMI.
Sementara itu, Presiden Direktur Kopsyah BMI Kamaruddin Batubara menyoroti pentingnya kolaborasi antara dunia akademik dan praktik koperasi. “Sudah lebih dari 20 perguruan tinggi yang menjalin MoU dengan Koperasi Syariah BMI. Dengan bertambahnya Kampus yang telah menjain MoU, Pria yang merupakan lulusan terbaik pascasarjana UIKA itu berharap akan banyak mahasiswa UIKA yang melakukan riset di koperasi BMI sehingga semakin banyak akademisi yang membahas koperasi, karena koperasi adalah amanat konstitusi dan Kopsyah BMI berbasis syariah,” ujarnya pria yang karib disapa Kambara itu.

Ia juga menambahkan bahwa pengalaman pribadinya belajar di UIKA semakin memperkuat keyakinannya bahwa berbagi aset secara sedekah akan mendorong pertumbuhan yang lebih besar.
“Saya belajar di UIKA, makin yakin saya dengan sedekah aset kita akan tumbuh, makin banyak kita memberi itu akan menambah rezeki” Lanjutnya.
Dalam sambutannya, Kambara juga selalu mengingat pesan KH Didin Hafidhuddin, Direktur Sekolah Pascasarjana UIKA yang turut hadir dalam acara tersebut, menekankan bahwa besar kecilnya zakat, infak, dan wakaf di sebuah institusi sangat bergantung pada pimpinan. Kambara juga berharap sinergi ini semakin baik, serta mendorong penelitian akademis dan penerapan syariah secara berjamaah.

Setelah sesi foto bersama, Kambara tidak lupa mempromosikan film The Sun Gazer “Cinta Dari Langit” yang akan tayang serentak 21 Agustus 2025 diseluruh Bioskop.

Acara ini turut dihadiri oleh pengurus Kopsyah BMI yang merupakan alumni pascasarjana UIKA, antara lain Agus Suherman (Direktur Kepatuhan dan Risiko), Makhrus (Direktur Keuangan), Casmita (Direktur Bisnis dan Operasional), Achmad Nasution (Asisten Direktur), dan Sarwo Edy (Staf Wakaf).
Dari internal UIKA hadir Wakil Rektor III Hambari, Direktur Sekolah Pascasarjana KH Didin Hafidhuddin, Wakil Direktur I Pascasarjana Hendri Tanjung, Wakil Direktur II Pascasarjana Ibdalsyah, Ketua INCO Poppy Novita Pasaribu, Sekretaris Bidang Kerjasama Nasional INCO Annisyia Zarani Putri, Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) Imas Kania Rahman, Wakil Dekan II FAI Tika Kartika, Wakil Dekan III FAI Yono, Sekretaris Prodi S1 Ekonomi Syariah Nurman Hakim, dan Kepala Gugus Penjaminan Mutu FAI Muhammad Faishal Hidayat.

MoU dan MoA ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara institusi pendidikan dan lembaga ekonomi syariah, sekaligus mendukung pengembangan penelitian, pendidikan, dan kegiatan sosial keagamaan di lingkungan UIKA Bogor. (Nur/Humas)

Masyaallah kopsyah Bmi luar biasa