Sekcam Sepatan Timur Tangerang Tegaskan HRSH Kopsyah BMI Entaskan Stunting Dan Kemiskinan Di Masyarakat

BMI Corner

Koperasi BMI Bangun Kembali Rumah Seorang Pemulung Di Gempolsari Tangerang

Tangerang, Klikbmi.com: Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) membangun ulang milik Dede (62 tahun). Seorang pemulung Asal Kampung Pulo sari RT 004, RW 005 Desa Gempolsari kecamatan Sepatan Timur Kabupaten Tangerang Provinsi Banten. Dari keterangan Manajer Kopsyah BMI Cabang Sepatan Yusuf, Dede Merupakan Non Anggota di wilayah pelayanan Kopsyah BMI Cabang Sepatan tepatnya di sekitar Rembug Pusat Cut Nyak Dien,
Kondisi Rumah Dede memang memprihatinkan. Keluarga mereka tinggal di rumah bilik, Jika hujan atau angin kencang mereka sekeluarga tidak dapat tidur dengan nyenyak. “Kegelisahan semakin menjadi karena posisi rumah mereka sudah miring ke tanah sehingga perlu di topang dengan bantuan balok kayu agar tetap berdiri kokoh” jelas Manajer Kopsyah BMI Cabang Sepatan M. Yusuf.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
Sekcam Sepatan Timur Imas Masitoh meletakkan batu pertama pembangunan HRSH Kopsyah BMI untuk Dede, Warga Gempol Sari, Rabu 9 Oktober 2024.

Dede merupakan seorang duda, Ia dikaruniai 4 orang anak sepeninggal istrinya, Dede tinggal bersama anak bungsunya. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Dede mengandalkan pendapatan dari pekerjaannya sebagai Pemulung. Dalam sehari ia memperoleh Rp 30 ribu. Jumlah itu pun tak menentu, Keterbatasan ekonomi membuat anak bungsunya terpaksa berhenti sekolah untuk membantu Ayahnya memulung.
Kondisi Keluarga Dede akhirnya diketahui oleh Kopsyah BMI dan kemudian mengajukan rumah tersebut dibangun kembali melalui Program Hibah Rumah Siap Huni (HRSH) dan disetujui Direktur Utama Kopsyah BMI Kamaruddin Batubara.

Acara pembangunan HRSH tersebut diawali dengan seremoni peletakan batu pertama, Rabu 9 Oktober 2024. Hadir dalam acara tersebut Sekretaris Kecamatan Sepatan Timur Imas Masitoh, Kaur Perencanaan Desa Gempolsari Marsudin. Kemudian Manajer Area 01 Endang Samdawi, Staf ZISWAF Kopsyah BMI Sarwo Edi dan Manajer Kopsyah BMI Cabang Sepatan M. Yusuf.

Peletakan batu pertama HRSH Kopsyah BMI untuk Dede Seorang pemulung Asal Kampung Pulo sari RT 004 RW 005 Desa Gempolsari kecamatan Sepatan Timur Kabupaten Tangerang.

Sebelum mengawali sambutannya Sekcam Sepatan Timur Imas Masitoh sempat bertanya kepada Dede. “Bapak mimpi apa semalam sampai dibangunkan rumah oleh Kopsyah BMI?” tanya Imas.
“Nggak ada bu,” jawab Dede polos.

Wanita yang menjabat sekretaris Kecamatan Sepatan Timur itu mengapresiasi kepedulian Kopsyah BMI terhadap masyarakat di wilayah pelayanannya.

“Apa yang telah dilakukan Kopsyah BMI sungguh luar biasa sekali untuk mewujudkan impian Keluarga Pak Dede memiliki rumah baru,” ujar Imas.
“Mengapa saya bilang luar biasa karena Kopsyah BMI membantu program pemerintah mengentaskan kemiskinan dan stunting di Wilayah Sepatan Timur,”

Imas mengatakan rumah tak layak huni dan problem stunting sangat berkaitan. “Mengapa dibilang saling berkaitan karena dari air minumnya sudah tak layak dan lingkungannya tak layak membuat anak-anak di dalam rumah berpotensi terjangkit stunting,” jelas Imas

Dede berfoto di depan rumahnya sebelum dibangun ulang oleh Kopsyah BMI menjadi HRSH.

“Melalui program HRSH Kopsyah BMI problem stunting di Sepatan Timur bisa dientaskan. HRSH membuat kondisi rumah menjadi lebih baik lagi. Pemilik rumah memiliki sanitasi yang baik dan sumber air yang sangat layak dikonsumsi. Tak ada lagi debu yang masuk karena dinding Rumahnya dipasang hebel dan berlantai keramik sehingga keamanan penghuni rumah menjadi terjamin, Dengan demikian kami mengucapkan beribu terima kasih kepada Kopsyah BMI” tandasnya.

Sementara Manajer Area 01 Endang Samdawi menyatakan pembangunan HRSH merupakan bukti nyata Keberpihakan Koperasi BMI pada kesejahteraan anggota dan non anggota. Seperti tagline-nya, Kopsyah BMI melayani dengan hati nurani.

“Seperti pesan dari Direktur Utama Kopsyah BMI bahwa Hibah Rumah Siap Huni BMI akan terus dibangun di wilayah pelayanan BMI sebagai bagian dari pemerataan ekonomi dan untuk meningkatkan taraf kesejahteraan anggota dan masyarakat. Karena kita mengamalkan perintah Allah SWT di QS Al Maidah ayat 2, tolong menolong dalam kebaikan,” tandasnya. (Togar/Humas)

Share on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *