Tangerang, Klikbmi.com: Aroma kuah bakso hangat setiap sore di Desa Sukadamai menjadi saksi perjuangan seorang ibu tangguh bernama Yamamah (37). Dari warung sederhana miliknya, ia menafkahi keluarga sambil menanamkan semangat pantang menyerah.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Sejak pagi buta, Yamamah sudah mempersiapkan dagangan: menguleni adonan bakso, meracik bumbu, hingga menyalakan tungku. Hujan deras, teriknya matahari, bahkan sepinya pembeli saat pandemi tidak pernah memadamkan tekadnya. “Yang penting terus usaha dan jujur,” ujar Ibu 2 anak itu dengan senyum tulus.
Perjalanan usahanya semakin terbantu sejak bergabung dengan Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) Cabang Cikupa sejak 9 tahun silam. Melalui pembiayaan dan simpanan berakad syariah yang ditawarkan, Yamamah mampu mengembangkan dagangan baksonya. Beberapa kali ia memperoleh pembiayaan Mikro Mitra Usaha (MMU) mulai dari Rp5 juta, Rp7 Juta hingga Rp10 juta, yang seluruhnya telah ia lunasi. Kini, ia masih aktif memanfaatkan pembiayaan Mikro Tata Cendekia (MTC) sebilai Rp3,7 juta untuk mendukung keberlanjutan sekolah anaknya dan Mikro Multi Guna (MMG) berupa pembiayaan HP Vivo senilai Rp2,1 juta.
Tak hanya untuk usaha, hasil jerih payah dan dukungan koperasi BMI juga memungkinkan Yamamah membeli sebuah ponsel untuk anaknya. “Supaya anak saya bisa bekerja dan belajar lebih lancar,” tuturnya haru.
Dengan dua anak yang masih meniti masa depan dan suami yang bekerja sebagai sopir, keberadaan koperasi BMI menjadi penopang penting bagi keluarga kecil di Desa Gebang, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten itu. Bagi Yamamah, koperasi BMI bukan sekadar lembaga keuangan, melainkan wadah yang membuka harapan dan kesempatan. Ia juga mengaku belajar menabung sedikit-sedikit melalui Koperasi BMI dan diajarkan bersedekah setiap minggu.
Kisah Yamamah menjadi bukti nyata bahwa koperasi BMI mampu menghadirkan manfaat besar bagi anggotanya. Melalui semangat gotong royong, kekeluargaan dan berbagai produk yang disediakan oleh Koperasi BMI, anggota seperti dirinya dapat memanfaatkan fasilitas tersebut untuk terus bertahan, berkembang, dan menatap masa depan dengan optimisme. (Nur/Humas)
