Meneguhkan Semangat Pancasila dalam Ideologi Berkoperasi

Ekonomi

Tangerang, Klikbmi.com: Hari ini, 1 Oktober 2025, bangsa Indonesia kembali memperingati Hari Kesaktian Pancasila, sebuah momentum yang mengingatkan kita akan pentingnya menjaga keutuhan dan mengamalkan nilai-nilai dasar bangsa. Bagi Koperasi BMI Group, Pancasila bukan sekadar ideologi negara, tetapi juga menjadi ruh yang menjiwai gerakan koperasi.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Baca juga: https://klikbmi.com/pojok-kambara-koperasi-dapat-mewujudkan-sila-ke-5-pancasila/

Presiden Direktur Koperasi BMI Group, Kamaruddin Batubara, menegaskan bahwa Pancasila memiliki keselarasan yang mendalam dengan prinsip berkoperasi. Menurut Pria yang karib disapa Kambara itu, koperasi adalah wujud nyata dari pengamalan nilai gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia sejak dulu. “Jika Pancasila menjadi ideologi bangsa, maka koperasi adalah implementasi praktisnya dalam kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat. Koperasi menempatkan keadilan sosial, musyawarah, serta kebersamaan sebagai fondasi utamanya,” ungkap Kambara.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa koperasi hadir bukan hanya untuk memperkuat ekonomi anggota, tetapi juga untuk menghadirkan keadilan sosial yang berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan sila kelima Pancasila: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. “Koperasi BMI tidak hanya berbicara soal simpan pinjam atau usaha ekonomi. Kami juga membangun rumah layak huni, memberikan beasiswa, hingga mengelola sawah wakaf produktif. Semua itu adalah bukti nyata bagaimana koperasi menyalurkan semangat Pancasila dalam tindakan nyata,” tambahnya.

Kamaruddin juga memaparkan nilai-nilai ideologi koperasi yang menjadi pegangan Koperasi BMI Group. Nilai tersebut terdiri dari Solidaritas, Pemberdayaan, Peduli Sesama, Gotong Royong, Kesejahteraan Bersama, Kemandirian, dan Kekeluargaan. “Koperasi itu harus memiliki ideologi karena berkoperasi tanpa ideologi tidak ada bedanya dengan usaha lain. Kita akan mewujudkan niat tulus dari Bung Hatta, dimana cita-cita koperasi ke depan adalah melawan kapitalisme secara fundamental, koperasi digunakan untuk membangun perekonomian secara kekeluargaan dan gotong royong,” papar pria penerima penghargaan Satyalencana Wira Karya dari Presiden RI pada Harkopnas 2018 di Tangerang.

Momentum Hari Kesaktian Pancasila tahun ini, menurut Kambara, menjadi pengingat bahwa menjaga Pancasila berarti juga menjaga keberlanjutan gerakan koperasi yang berlandaskan nilai kebersamaan dan persaudaraan. Ia menegaskan, di tengah tantangan global, koperasi harus menjadi benteng ekonomi rakyat yang tidak sekadar mengejar keuntungan, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial yang merata.

“Kesaktian Pancasila adalah kesaktian nilai. Dan koperasi adalah kendaraan untuk menggerakkan nilai itu dalam kehidupan sehari-hari. Selama koperasi berjalan sesuai jati dirinya, maka Pancasila akan terus hidup di tengah masyarakat. Selamat Hari Kesaktian Pancasila, Mari jadikan nilai Pancasila sebagai pijakan, dan Koperasi sebagai jalan menuju kesejahteraan bersama pungkasnya. (Nur/Humas)

Share on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *