Dari Modal Usaha hingga Beli AC, Koperasi BMI Mudahkan Ayu Penuhi Kebutuhan

Anggota Sukses

Pandeglang, Klikbmi.com: Bagi Ayu Masnunah, menjadi anggota Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) bukan sekadar memiliki tempat untuk menabung atau mengakses pembiayaan. Sejak bergabung pada 2020 melalui Rembug Pusat (RP) Daun Sirih, Cabang Menes, Kabupaten Pandeglang, koperasi telah menjadi bagian dari perjalanan Ayu dalam mengembangkan usaha sekaligus memenuhi berbagai kebutuhan keluarganya.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Selama menjadi anggota, Ayu telah beberapa kali memanfaatkan fasilitas pembiayaan Kopsyah BMI. Pembiayaan tersebut digunakan untuk kebutuhan usaha hingga memiliki berbagai barang yang dibutuhkan, mulai dari telepon seluler, lemari, hingga yang terbaru adalah pendingin ruangan atau AC.

“Beli AC di BMI karena bisa dicicil. Jadi memudahkan saya untuk punya barang yang diinginkan,” ujar Ayu.

Kini, AC tersebut sudah terpasang di rumahnya. Ayu pun tinggal duduk manis menikmati kenyamanan tanpa harus menyediakan seluruh biaya pembelian sekaligus.

Pengalaman Ayu menjadi gambaran bagaimana koperasi hadir mengikuti kebutuhan anggotanya. Ketika membutuhkan tambahan modal untuk usaha, tersedia pembiayaan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas usaha. Ketika kebutuhan bergeser pada barang elektronik dan perlengkapan rumah tangga, anggota juga dapat memanfaatkan fasilitas pembiayaan multiguna.

Untuk kebutuhan pengembangan usaha, Kopsyah BMI memiliki Pembiayaan Mikro Mitra Usaha (MMU) yang dapat dimanfaatkan anggota sesuai ketentuan dan kebutuhan usahanya. Bagi pelaku usaha mikro seperti Ayu, akses pembiayaan yang dapat diperoleh secara bertahap menjadi salah satu dukungan penting untuk menjaga sekaligus mengembangkan usaha. Dalam perjalanannya, Ayu tercatat pernah mengakses MMU mulai dari Rp3 juta hingga Rp20 juta.

Ayu (kerudung kuning) saat mengikuti kegiatan rembug pusat Koperasi Syariah BMI

Sementara untuk memenuhi kebutuhan sekunder dan tersier, Kopsyah BMI menyediakan Pembiayaan Mikro Mitra Multiguna (MMG). MMG merupakan fasilitas pembiayaan bagi anggota untuk memenuhi kebutuhan seperti furnitur, elektronik, sepeda listrik, kenderaan bermotor, logam mulia dan kebutuhan lainnya yang pengadaan barangnya dikoordinasikan langsung oleh Koperasi Konsumen BMI (Kopmen BMI). Untuk kategori furnitur dan elektronik, fasilitas ini memiliki plafon maksimal Rp15 juta sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui fasilitas tersebutlah Ayu beberapa kali memenuhi kebutuhan barang, termasuk membeli ponsel Vivo, ponsel Tecno, lemari dua pintu dan yang terbaru adalah pembelian AC lengkap dengan pemasangan langsung.

Bagi anggota Koperasi BMI, kemudahan tersebut memberikan pilihan untuk mendapatkan barang yang dibutuhkan melalui mekanisme pembayaran secara bertahap. Dengan demikian, kebutuhan rumah tangga tidak harus selalu dipenuhi dengan mengeluarkan dana dalam jumlah besar sekaligus.

MMG Kopsyah BMI menggunakan akad syariah sesuai ketentuan produk, antara lain murabahah dan atau ijarah muntahiya bittamlik, sehingga anggota mendapatkan fasilitas pembiayaan yang dirancang berdasarkan prinsip syariah. Tak hanya pembiayaan, Ayu juga memanfaatkan produk simpanan Kopsyah BMI, mulai dari tabungan wajib, tabungan sukarela hingga Simpanan Berjangka.

Menurut Ayu, kebiasaan menabung di koperasi turut membantu ketika kondisi usaha sedang tidak seramai biasanya.

“Menabung bagus, bisa membantu saat usaha sepi, membantu membayar cicilan, dan juga bisa membantu saat sedang membutuhkan uang,” tuturnya saat dihubungi tim redaksi klikbmi.com

Ayu mengaku memilih menjadi anggota BMI karena prosesnya menurut dia lebih mudah dan tidak terlalu rumit. Bahkan, ia telah menjadi bagian dari koperasi sejak awal BMI hadir di Desanya.

Perjalanan Ayu menunjukkan bahwa kebutuhan anggota dapat berkembang dari waktu ke waktu. Ketika membutuhkan tambahan modal, koperasi dapat menjadi akses pembiayaan usaha. Ketika membutuhkan barang elektronik atau perlengkapan rumah tangga, tersedia pembiayaan multiguna. Sementara ketika memiliki kemampuan untuk menyisihkan pendapatan, anggota dapat membangun kebiasaan menabung bahkan dengan program gemaseri (gerakan menabung seribu sehari).

Dengan ekosistem layanan tersebut, koperasi tidak hanya hadir ketika anggota membutuhkan uang, tetapi berupaya menjadi bagian dari perjalanan ekonomi anggota, mulai dari membangun usaha, memenuhi kebutuhan, hingga menyiapkan simpanan untuk menghadapi kebutuhan di kemudian hari.

Ayu saat menunjukkan perlengkapan rumah yang ia dapatkan dari produk pembiayaan Mikro Mitra Multiguna Koperasi Syariah BMI

Bagi Ayu, manfaat itu telah dirasakan secara langsung selama enam tahun menjadi anggota.

Dari pembiayaan usaha hingga kini memiliki AC di rumah, perjalanan Ayu bersama Kopsyah BMI memperlihatkan bagaimana koperasi dapat membuat kebutuhan yang sebelumnya terasa berat menjadi lebih mudah diwujudkan secara bertahap.

Melalui semangat “Melayani Dengan Hati Nurani”, Kopsyah BMI terus menghadirkan layanan pembiayaan dan simpanan yang dekat dengan kebutuhan anggota, agar koperasi tidak hanya menjadi tempat bertransaksi, tetapi menjadi bagian dari ikhtiar anggota untuk tumbuh dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. (Nur/Humas)

Share on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *