Bukan Anggota Koperasi BMI, Lalu Mengapa Arnawi Dipilih sebagai Penerima HRSH ke-559 di Pakuhaji?

Ekonomi

Tangerang, Klikbmic.com: Di sebuah sudut Kampung Buaran Mangga, Kecamatan Pakuhaji, air mata haru tumpah di pagi Kamis itu. Bukan karena duka, melainkan karena harapan yang akhirnya menemukan jalannya. Setelah puluhan tahun hidup dalam keterbatasan, Arnawi (63) kini memiliki tempat berteduh yang layak. Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) menyerahkan Hibah Rumah Siap Huni (HRSH) ke-559, Kamis, 15 Januari 2026, di Desa Buaran Mangga, Kabupaten Tangerang.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Penerima manfaat HRSH kali ini adalah Arnawi, seorang perempuan tangguh yang telah lama bergulat dengan kerasnya kehidupan. Meski berstatus non anggota, kondisi kehidupan Arnawi menjadi perhatian Kopsyah BMI sebagai bagian dari ikhtiar sosial dan pemanfaatan dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) yang dihimpun dari seluruh anggota koperasi.

Kondisi rumah Arnawi sebelum dibangun ulang oleh Koperasi Syariah BMI.

Di masa mudanya, Arnawi bersama sang suami berjuang menghidupi tujuh anak dengan bekerja serabutan. Ia membuat obat cacing tradisional dengan upah yang sangat terbatas, berkisar Rp10.000 hingga Rp20.000, sementara suaminya bekerja sebagai kuli tani. Penghasilan tersebut kerap tak mampu mencukupi kebutuhan keluarga.

Cobaan hidup kian berat ketika sang suami wafat empat tahun lalu. Sejak saat itu, Arnawi menjalani hari-harinya seorang diri bersama anak bungsunya. Untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, ia kerap bergantung pada uluran tangan tetangga dan sanak saudara. Meski hidup dalam keterbatasan dan menempati hunian yang tidak layak, Arnawi tak pernah kehilangan semangat untuk bertahan dan terus berjuang.

Kondisi memprihatinkan tersebut diketahui oleh lingkungan Anggota Kopsyah BMI Rembug Pusat Mangga 3, Cabang Pakuhaji, tempat Arnawi tinggal. Yeni, selaku Ketua Rembug, menjadi saksi perjalanan hidup Arnawi dan menyuarakan aspirasi tersebut kepada Kopsyah BMI. Ikhtiar itu berbuah nyata. Hari ini menjadi catatan sejarah bagi Arnawi ketika sebuah rumah layak huni akhirnya diserahkan untuknya.

Mewakili Presiden Direktur Koperasi BMI Group, Kamaruddin Batubara, kegiatan penyerahan HRSH ini dihadiri oleh Radius Usman, Wakil Presiden Direktur Koperasi BMI Group sekaligus Direktur Utama Koperasi Konsumen BMI.

Dalam sambutannya, Radius Usman menyampaikan pesan tentang pentingnya nilai spiritual dan sosial sebagai jalan keberkahan hidup.

“Yang mau dikasih keberkahan hanya perlu tiga S: Shalat Subuh, Sedekah, dan Senyum. Kita harus shalat subuh tiap hari. Mau kaya pun, shalat subuh. Karena Subuh awal mula pembuka rezeki,” ujar Radius.

Lebih lanjut, Ia mengulang pesan Presiden Direktur BMI Group mengenai filosofi sedekah dan jangan pelit, bahwa tidak ada orang sukses yang pelit. “Tidak ada satu pun orang sukses yang pelit. Orang pelit bertemu orang pelit itu tidak akan senang. Mau pelit atau mau sedekah?” tanyanya. Serentak, hadirin menjawab, “Sedekah.”

Menurut Radius, sedekah bukan hanya menghadirkan ketenangan batin, tetapi juga menumbuhkan kebahagiaan sosial. “InsyaAllah, tidak ada orang yang lebih bermanfaat selain orang yang mencintai dan membantu tetangganya sendiri,” tambahnya.

Apresiasi juga disampaikan dari unsur pemerintah. Sambutan disampaikan oleh Abdul Wahab yang mewakili Camat Pakuhaji. Ia menyampaikan terima kasih kepada Kopsyah BMI atas kontribusinya dalam mendukung program Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk menuntaskan rumah tidak layak huni di wilayah tersebut.

Sambutan resmi Bupati Tangerang dibacakan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan, Muhammad Sholahudin. Ia menilai program HRSH sebagai bukti konkret kepedulian Koperasi BMI terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Foto bersama di acara penyerahan HRSH untuk Arnawi di Pakuhaji, Tangerang

“Ini adalah bukti nyata kepedulian BMI dalam mengembangkan ekonomi syariah dan meningkatkan taraf hidup masyarakat. Kepedulian sosial ini merupakan ikhtiar bersama untuk mewujudkan rumah yang sehat dan layak. Kolaborasi menjadi kunci keberhasilan Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang dan berdaya saing,” ujar Sholahudin membacakan sambutan Bupati Tangerang.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Andi selaku Manajer ZISWAF sekaligus pemandu acara, Suta Atmaja Koordinator Manajer Regional 1, Dede Kurniawan Manajer Cabang Pakuhaji, Abdul Malik Kasi Pengawasan Koperasi Dinas Provinsi Jawa Barat, Abdul Wahab Kasi Pelayanan Kecamatan Pakuhaji, Musroha Kasi Kesejahteraan Desa Buaran Mangga, Abdul Azis Bhabinkamtibmas Desa Buaran Mangga, serta Margo perwakilan Polsek Pakuhaji.

Penyerahan HRSH ke-559 ini tidak hanya menghadirkan sebuah bangunan baru, tetapi juga membuka lembaran harapan bagi seorang ibu yang telah lama hidup dalam keterbatasan. Dari Kampung Buaran Mangga, Kopsyah BMI kembali menegaskan bahwa koperasi syariah bukan semata tentang layanan keuangan, melainkan tentang keberanian untuk peduli, keberpihakan kepada yang lemah, dan komitmen menghadirkan keberkahan yang nyata bagi masyarakat. (Nur/Humas)

Share on:

1 thought on “Bukan Anggota Koperasi BMI, Lalu Mengapa Arnawi Dipilih sebagai Penerima HRSH ke-559 di Pakuhaji?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *