Tangerang, Klikbmi.com: Rangkaian Business Trip Koperasi BMI Group bersama enam koperasi besar Indonesia berlanjut dengan kunjungan ke Kantor Vivo Indonesia di kawasan PIK 2, Jakarta Utara (27/11). Setelah mengikuti pembelajaran di Kantor Pusat Koperasi BMI Group dan unit-unit usaha ritel smartphone BMI, rombongan diarahkan untuk melihat lebih dekat proses kerja sama strategis yang telah terbangun antara BMI dan Vivo selama ini.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Setibanya di Kantor Vivo Indonesia, seluruh peserta disambut hangat oleh jajaran pimpinan Vivo, mulai dari Jason Fu, serta Mr. Hardy selaku Chanel Manager dan Mr. Tony, CEO PT. Zhi Sheng Indonesia, yang merupakan distributor resmi Vivo di Indonesia. Kehadiran para pimpinan ini memperlihatkan keseriusan Vivo dalam menjalin hubungan kolaboratif dengan koperasi, khususnya dalam ekosistem ritel smartphone yang terus berkembang pesat di era digital.

Sebelumnya, peserta telah mendapatkan pemaparan peluang bisnis oleh Direktur Utama Koperasi Konsumen BMI, Radius Usman, yang menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kunjungan, tetapi langkah strategis untuk memperluas wawasan koperasi mengenai potensi bisnis ritel smartphone di Indonesia. Ia menegaskan bahwa Business Trip ini menjadi ruang belajar bersama yang dirancang untuk menguatkan jejaring antarkoperasi serta membuka peluang pengembangan bisnis modern berbasis kebutuhan anggota.
“BMI mengadakan Business Trip bersama beberapa koperasi besar di Indonesia dengan tujuan memperkuat jejaring, membuka wawasan baru, serta melihat langsung potensi pengembangan bisnis smartphone di era digital,” ujar Radius. Ia menambahkan bahwa harapan yang dibawa BMI dalam program ini bersifat sederhana, tetapi berdampak besar bagi gerakan koperasi nasional. “Bukan hanya BMI di Banten yang mengembangkan bisnis smartphone untuk kebutuhan anggota koperasi, tetapi tumbuh koperasi-koperasi besar di setiap provinsi yang mampu menjadi pusat pembelajaran bagi koperasi yang baru tumbuh dan menjadi motor kemajuan ekonomi anggota di daerah masing-masing.”
Radius juga menegaskan bahwa kolaborasi antarkoperasi dan dunia industri merupakan langkah penting menuju ekosistem koperasi yang lebih modern, mandiri, dan berdaya saing. “Kolaborasi ini adalah langkah kecil menuju ekosistem koperasi yang lebih modern, lebih mandiri, dan lebih berdaya saing, serta menjadi bukti bahwa koperasi bisa maju jika berani membuka diri, belajar, dan berkolaborasi,” katanya.

Kegiatan ini juga menghadirkan diskusi interaktif antara peserta dan pihak Vivo mengenai peluang pengembangan outlet resmi, pola kemitraan distribusi, hingga strategi pemasaran smartphone berbasis komunitas koperasi. Kehadiran petinggi Vivo dan distributor nasional memberi gambaran konkret bagi peserta terkait peluang yang dapat digarap di daerah masing-masing.
Radius menutup sambutannya dengan pesan penguatan gerakan bersama: “Bersama kita tumbuh. Bersama kita maju. Menghubungkan potensi, menciptakan peluang.”
Kunjungan ke Kantor Vivo Indonesia menjadi salah satu puncak kegiatan Business Trip ini, sekaligus membuka pintu kolaborasi lanjutan yang diharapkan dapat melahirkan model bisnis koperasi yang lebih progresif dan relevan dengan kebutuhan era digital. Di Kantor VIVO peserta mendapatkan banyak insight terhadap sejarah Vivo dan beberapa type Vivo yang dapat dijual kepada Anggota Koperasi dan UMKM. Setelah dari Vivo, peserta bertolak ke Kawasan Wisata Bukit Manik Indonesia di Pamijahan untuk mempererat diskusi kerjasama bisnis yang dapat dijalankan. (Nur/Humas).
Bagi koperasi yang berminat memperoleh pengalaman dan pembelajaran serupa, dapat menghubungi Humas Koperasi BMI Group melalui kontak 0822-6214-6531 (Nurjannah Lubis).
