#Catatan Kamaruddin Batubara#

Pojok Bara

Klikbmi.com, Tangerang – Pemerataan ekonomi hanya dapat diwujudkan melalui koperasi, tidak ada pilihan lain, kecuali yang hanya mengejar keuntungan semata dan mengabadikan kemiskinan. Intisari kalimat yang sarat makna ini dapat ditemukan pada buku Model BMI Syariah, Karya Kamaruddin Batubara, SE,ME terbitan Elek Media Komputindo (Gramedia Grup), 2019.


Koperasi dari asal katanya saja, sudah menyiratkan keseimbangan dan kesamaan hak. Cooperation asal kata koperasi yang artinya kerjasama memiliki arti yang dalam tentang win-win solution. Orang yang bekerjasama berkeinginan untuk sama-sama menang. Untuk sama-sama sejahtera. Berawal dari azas kekeluargaan dan kegotong-royongan koperasi memiliki fungsi mensejahterakan semua yang terlibat.


Pada koperasi, kesejahteraan menjadi milik semua, bukan orang seorang saja. Berbeda dengan konsep kaplitalis yang mengedepankan manfaat individual, siapa yang punya modal mendominasi dari hulu sampai hilir. Akibatnya ekonomi yang tumbuh hanya dinikmati oleh segelintir orang saja. Penikmat kesejahteraan pada model kapitalis bertumpu pada dominasi modal segelintir orang atau kelompok. Pertumbuhan semacam ini akan mengakibatkan gap yang semakin tinggi antara si kaya dan di miskin.


Koperasi yang berhasil juga memerlukan capital, tetapi capital yang didorong oleh kekuatan komunal. Bung Hatta menyebut istilah koperasi dalam istilah kooperasi. Makna istilah ini adalah penyatuan kekuatan dari berbagai unsur masyarakat dengan segala macam tingkat ekonomi dan budaya, melebur menjadi satu untuk membangun kesejahteraan bersama.
Jika satu bangsa hanya mengejar pertumbuhan belaka, maka mudah saja bangsa ini mendatangkan investor yang memiliki kapital tak terhingga dan ini lebih banyak dari kekuatan asing, namun justru yang terjadi adalah jebakan pertumbuhan yang ada. Ekonomi menciptakan kemiskinan struktural.

Banyak orang yang akan sulit masuk pada kesejahteraan karena pelaku ekonomi didominasi segelintir orang yang membuat dia menguasai sebagian besar faktor produksi.


Jadi jika bangsa ini serius untuk mengentaskan kemiskinan melalui pemerataan ekonomi, tidak ada pilihan lain. Bangun dan majukan koperasi. (SL/klikbmi)

Share on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *