Lebak, Klikbmi.com – Suasana hangat penuh kebersamaan tampak di dua mushola di Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Selasa 6 Januari 2026. Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) menyerahkan bantuan material untuk pembangunan Mushola Al-Hidayah di Kampung Sawagi, Desa Bolang, dan Mushola Al-Ikhlas di Kampung Pasir Haur, Desa Malingping Utara.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh dua asisten manajer Kopsyah BMI Cabang Malingping, Deni Efendi dan Ervin Zulpiansyah. Namun, suasana berbeda terasa karena proses itu melibatkan warga dan anggota rembug pusat yang tinggal di dekat mushola.
Deni Efendi menceritakan, “Di Mushola Al-Hidayah, sejumlah keluarga anggota Kopsyah BMI Rembug Pusat Brokoli ikut membantu mengangkut bantuan. Kami menyerahkan 10 sak semen, tapi yang membuat momen ini istimewa adalah gotong royong dari masyarakat sekitar,” ujarnya.
Hal serupa terjadi saat bantuan disalurkan ke Mushola Al-Ikhlas. Keluarga anggota Rembug Pusat Bunga Lili ikut menurunkan material dengan penuh semangat menurunkan 10 dus keramik dari Kopsyah BMI. Tidak hanya bantuan fisik, energi kebersamaan tampak menjadi inti dari kegiatan ini.

“Kami merasa senang bisa terlibat. Ini bukan sekadar menyerahkan bantuan, tapi melihat warga bekerja sama membangun tempat ibadah, itu luar biasa,” kata Ketua DKM Al Hidayah Kiai Ahmad yang ikut membantu menurunkan material.
Bantuan material ini merupakan bagian dari program Kopsyah BMI untuk memperkuat peran sosial koperasi di masyarakat, sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian anggota.
Di sela-sela aktivitas itu, tawa anak-anak yang menonton proses pembangunan dan sapaan hangat warga membuat suasana mushola menjadi hidup. Momen seperti ini, menurut Deni, adalah bentuk nyata dari filosofi koperasi: memberdayakan anggota dan masyarakat, bukan hanya secara finansial, tapi juga spiritual.
Dengan tangan yang sama, semen dan batu bata berpindah dari truk ke mushola, seakan membawa pesan bahwa kebersamaan lebih kuat dari sekadar bantuan material.
Direktur Utama Kopsyah BMIKamaruddin Batubara menyampaikan Program ini menegaskan peran sosial Kopsyah BMI di masyarakat. Koperasi tidak hanya mendukung finansial, tetapi juga menumbuhkan kepedulian dan partisipasi anggota. “Ketika anggota ikut dalam proses, dampak sosial dan spiritual lebih terasa,” terangnya
“Kegiatan ini adalah bukti nyata bahwa Kopsyah BMI bukan hanya koperasi finansial, tetapi juga koperasi sosial yang peduli pada masyarakat sekitar,” ujar pria yang akrab disapa Kambara tersebut.
Ditambahkannya, program bantuan material ke mushola juga bagian dari pendekatan pemberdayaan anggota. “melalui infaknya, Kami ingin anggota merasakan langsung dampak positif dari koperasi, bukan hanya sebagai penerima layanan, tapi juga sebagai pelaku gotong royong,” katanya.

Dkegiatan seperti ini memperkuat ikatan emosional antara koperasi dan anggota. “Ketika anggota terlibat aktif, mereka tidak hanya membantu pembangunan fisik, tapi juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap koperasi dan komunitasnya,” jelasnya.
Kambara menutup dengan pesan inspiratif: “Kami berharap semangat kebersamaan ini terus hidup, tidak hanya di saat pembangunan mushola, tapi juga dalam kegiatan koperasi sehari-hari. Inilah cara kami membangun nilai-nilai syariah yang nyata di masyarakat,” pungkasnya. (Togar/Humas)
