Lebak, Klikbmi.com: Koperasi BMI Group kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan ekosistem koperasi syariah di Indonesia. Dalam kegiatan pelatihan koperasi (inhouse training) yang diselenggarakan oleh KPRI Bina Sehat RSUD Dr. Adjidarmo, Kabupaten Lebak, Sabtu (17/5), Casmita, Direktur Bisnis dan Pemberdayaan Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI), hadir sebagai narasumber mewakili Presiden Direktur Koperasi BMI Group, Kamaruddin Batubara.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Casmita memaparkan secara komprehensif mengenai model bisnis koperasi syariah, dengan menyoroti perjalanan Koperasi Syariah BMI yang telah berkiprah selama lebih dari satu dekade di Kabupaten Lebak. Ia menyampaikan bahwa KPRI Bina Sehat, meskipun merupakan koperasi konsumen, memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi koperasi syariah karena telah memiliki unit simpan pinjam.
Peserta pelatihan terlihat antusias saat mengetahui bahwa koperasi syariah seperti Kopsyah BMI telah beroperasi secara aktif dan memberi dampak positif di wilayah mereka. Kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengalaman dan pengetahuan yang inspiratif bagi pengelola dan anggota koperasi.

Dalam presentasinya, Casmita menjelaskan struktur organisasi BMI Group yang terdiri dari empat koperasi, yakni tiga koperasi primer dan satu koperasi sekunder sebagai holding. Ketiga koperasi primer tersebut meliputi: Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) dengan entitas utama yang bergerak di bidang simpan pinjam dan pembiayaan berbasis syariah. Kopsyah BMI berfokus pada pemberdayaan ekonomi anggota melalui pembiayaan mikro berbasis prinsip-prinsip syariah, serta program sosial dengan model BMI Syariah sebagai kunci bisnisnya; Koperasi Konsumen Benteng Muamalah Indonesia (Kopmen BMI) yang bergerak di sektor distribusi dan perdagangan barang konsumsi. Kopmen BMI hadir untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari anggota dengan harga terjangkau serta kualitas terjamin, sekaligus menciptakan keuntungan yang kembali kepada anggota; Koperasi Jasa Benteng Mandiri Indonesia (Kopjas BMI) yang berfokus pada penyediaan jasa profesional dan penunjang seperti tour & travel, konstruksi, percetakan, perbengkelan dan jasa lainnya; Ketiga koperasi tersebut berada di bawah naungan Koperasi Sekunder Benteng Madanu Indonesia, yang berperan sebagai holding dan penguat integrasi antar unit koperasi primer di lingkungan BMI Group.
Lebih lanjut, Casmita juga menekankan prinsip tata kelola koperasi yang sehat dan berkelanjutan, sesuai dengan arahan Presiden Direktur BMI Group, Kamaruddin Batubara, yang akrab disapa Kambara. Ia menyampaikan bahwa kemajuan koperasi sangat bergantung pada partisipasi aktif anggota, baik sebagai pemilik, pengguna jasa, maupun pengendali koperasi.
“Anggota adalah jantung koperasi. Semakin tinggi partisipasi anggota, semakin kuat koperasi tersebut,” ujar Casmita.
Pelatihan ini diharapkan menjadi awal dari transformasi KPRI Bina Sehat menuju koperasi syariah yang modern, profesional, dan berdaya saing. (Nur/Humas)
