Kopsyah BMI Bangun Sanitasi Layak untuk Mushola Baiturrahman Cinamprak Tangerang

Edu Syariah

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Tangerang, klikbmi.com: Langit Mauk terang benderang ketika rombongan Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) tiba di Mushola Baiturrahman, Kampung Cinamprak, Desa Mauk Barat, Rabu pagi, 10 Desember 2025. Di halaman mushola yang tengah direnovasi itu, warga sudah berkerumun. Hari itu, peletakan batu pertama Program Sanitasi Gratis Masjid, Mushola, dan Pesantren (Sanimesra) Kopsyah BMI kembali digelar.

Dari Kopsyah BMI tampak hadir Koordinator Regional Tangerang Suta Atma Hidayat, Manajer Ziswaf Andi, Manajer Cabang Mauk Joheriyah, serta tim jasa konstruksi yang dipimpin Husnul. Mereka datang bukan hanya membawa teknis pekerjaan, tetapi juga membawa semangat sosial khas koperasi yakni gotong royong.

Dari unsur pemerintahan turut hadir Kasi Pemerintahan Kecamatan Mauk Yuyun, Kaur Perencanaan Desa Mauk Barat Yanto, serta perwakilan keamanan dari unsur Bhabinkamtibmas dan Binamas. Suasana berlangsung akrab, semua seolah disatukan oleh kepentingan yang sama: memperbaiki fasilitas ibadah kampung.

Peletakan batu pertama Sanimesra berlangsung di tengah renovasi mushola Baiturrahman yang masih berjalan.

Dalam sambutannya, Yuyun tak bisa menyembunyikan rasa terharunya. “Terima kasih kepada Kopsyah BMI. BMI benar‐benar hadir menyelesaikan persoalan-persoalan sosial di Mauk,” ujarnya.
Ia menyebut program rumah gratis HRSH dan berbagai bantuan sosial lainnya sebagai program yang tepat sasaran, nyata, dan sangat dirasakan masyarakat. “Sinergi seperti ini harus dijaga,” tambahnya.

Di tengah renovasi mushola yang masih berjalan, acara peletakan batu pertama tetap dilangsungkan. Di sela kegiatan, panitia menggelar lelang amal untuk pembangunan tempat penyangga toren air mushola. Suasana berubah hangat ketika Yuyun tiba-tiba mengangkat tangannya, “Saya Rp500 ribu!” ucapnya lantang .

Lelang mendadak itu disambut tawa dan tepuk tangan jamaah dan mereka yang hadir. Sisanya dilengkapi dari infak karyawan BMI yang hadir,semuanya berasal dari kantong pribadi, Pembangunan toren tersebut di luar anggaran resmi pembangunan Sanimesra. Sebuah momen kecil, tapi menggambarkan betapa kuatnya budaya saling bantu di kampung pesisir utara Tangerang ini.

Di sela acara, Manajer Ziswaf Kopsyah BMI, Andi, mengatakan bahwa pembangunan sanitasi ibadah ini bukan hanya proyek konstruksi semata, melainkan bagian dari komitmen bersama untuk memuliakan tempat ibadah. “Sanitasi yang baik adalah bagian dari kebersihan dan kenyamanan jamaah. Kami ingin setiap masjid dan mushola yang dibantu BMI menjadi pusat ibadah yang layak, nyaman dan sehat,” ujar Andi.

Kasi pemerintahan Kecamatan Mauk Yuyun melakukan peletakan batu pertama Sanimesra Mushola Baiturrahman.

Ia menambahkan, banyak masyarakat yang belum mampu memperbaiki fasilitas dasar rumah ibadah. Karena itu, Ziswaf BMI terus memperluas jangkauan program Sanimesra sebagai bentuk tanggung jawab sosial koperasi kepada umat. “Sanimesra ini adalah wujud dari infak anggota BMI yang disalurkan dengan amanah,” katanya.

Di tempat terpisah, Direktur Utama Kopsyah BMI, Kamaruddin Batubara , menegaskan bahwa program Sanimesra merupakan implementasi nyata pasal 3 UU 25/1992 tentang Perkoperasian: memajukan kesejahteraan anggota dan masyarakat. “Fasilitas ibadah yang layak adalah bagian dari kesejahteraan spiritual umat. Kopsyah BMI ingin hadir di ruang-ruang kemanusiaan itu,” ujarnya.

Pria yang karib disapa Kambara menambahkan, kehadiran BMI dalam sosial masyarakat bukan pencitraan, melainkan prinsip. “Kami berupaya menunjukkan bahwa koperasi yang dikelola secara benar bisa kuat secara ekonomi dan tangguh secara sosial. Sanimesra di Mauk ini adalah salah satu buktinya,” tutupnya.(togar/humas)

Share on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *