Pemberdayaan Ekonomi Muslimah Melalui Kajian Ahad Pagi di Masjid Al-Furqon, Bogor.

Edu Syariah Nasional

Bogor, Klikbmi.com: Dalam upaya meningkatkan literasi ekonomi syariah dan mendorong pemberdayaan muslimah, Yayasan Al-Furqon Parakan Mulya, Ciomas, Bogor, secara rutin menggelar Kajian Ahad Pagi Muslimah yang bertempat di Masjid Al-Furqon. Kegiatan ini menjadi salah satu sarana edukatif yang strategis dalam memperkuat peran perempuan dalam bidang ekonomi, khususnya berbasis prinsip-prinsip syariah.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Pada kesempatan terbaru (18/5), Kajian Ahad Pagi menghadirkan Casmita, Direktur Bisnis dan Pemberdayaan Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia, yang hadir mewakili Kamaruddin Batubara, Presiden Direktur Koperasi BMI Group, sebagai pemateri.

Dengan tema “Peran Muslimah dalam Pengelolaan Keuangan Keluarga dan Pemberdayaan UMKM Syariah”, acara ini menarik perhatian para jamaah perempuan dari berbagai latar belakang, mulai dari ibu rumah tangga, pelaku usaha kecil, hingga aktivis majelis taklim.

Casmita berfoto bersama jamaah usai mengisi kajian.

Dalam paparannya, Casmita menjelaskan pentingnya pengelolaan keuangan keluarga secara bijak dan sesuai tuntunan Islam. Ia menekankan empat prioritas utama dalam pengelolaan keuangan berdasarkan hadist Nabi Muhammad SAW, yaitu: pertama, membayar hutang; kedua, memenuhi kebutuhan rumah tangga; ketiga, bersedekah; dan keempat, menabung.

Mengutip hadist riwayat Imam Bukhari, Casmita menyampaikan bahwa sedekah hanya dianjurkan ketika seseorang telah berada dalam kondisi cukup. Dalam hadist tersebut dijelaskan, “Barangsiapa yang bersedekah sedangkan ia atau keluarganya masih membutuhkan, atau ia memiliki tanggungan utang, maka membayar utang lebih diutamakan daripada bersedekah, memerdekakan budak, maupun memberi hibah. Sedekah tersebut tidak diterima (tertolak).” (HR. Bukhari, Juz 2, Hal. 112).

Kajian yang juga dihadiri oleh Da’i Muamalah Koperasi BMI Salahudin Al-Ayubi, Manajer Area 9 Basori dan Manajer Cabang Ciomas Aldi menjadi momentum penting bagi para muslimah untuk meningkatkan pemahaman terhadap prinsip ekonomi syariah serta mendorong kemandirian melalui koperasi dan usaha mikro berbasis nilai-nilai Islam. Yayasan Al-Furqon berharap kegiatan serupa dapat terus berjalan dan memberikan manfaat nyata dalam kehidupan masyarakat, khususnya dalam memperkuat ekonomi keluarga muslimah secara berkelanjutan. (Nur/Humas)

Share on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *