Sudahkah Kita Seimbangkan Dzikir dan Pikir?

Edu Syariah

Tangerang, klikbmi.com: Kegiatan Jumat Khidmat Karyawan Koperasi BMI Group menghadirkan penyampaian hikmah dari Hendri Tanjung yang mengangkat tema tentang Ulul Albab. Dalam pemaparannya, ia merujuk pada firman Allah dalam Surah Al-Imran ayat 190-191 yang menjelaskan ciri-ciri Ulul Albab sebagai insan yang mampu membaca tanda-tanda kebesaran Allah melalui penciptaan langit dan bumi serta pergantian siang dan malam.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

اِنَّ فِيْ خَلْقِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَاخْتِلَافِ الَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَاٰيٰتٍ لِّاُولِى الْاَلْبَابِۙ

“Sesungguhnya pada penciptaan langit dan bumi serta pergantian siang dan malam terdapat tanda-tanda bagi Ulul Albab,” ujar Hendri mengutip ayat Al-Qur’an tersebut. Ia menjelaskan bahwa Ulul Albab adalah mereka yang tidak hanya memahami, tetapi juga menghayati makna di balik setiap ciptaan Allah.

Lebih lanjut, Hendri menegaskan bahwa ciri utama Ulul Albab adalah senantiasa berdzikir dalam setiap keadaan. “Orang Ulul Albab adalah mereka yang berdzikir kepada Allah, baik dalam keadaan berdiri, duduk, maupun berbaring,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa bentuk dzikir terbaik adalah sholat, sebagaimana perintah Allah untuk mendirikan sholat sebagai sarana mengingat-Nya.

Ia pun mengingatkan pentingnya menjaga kualitas ibadah, khususnya sholat wajib secara berjamaah. “Niatkan sholat wajib selalu berjamaah di masjid dalam kondisi apa pun. Ketika sudah diniatkan, insya Allah Allah akan memudahkan,” katanya.

Selain aspek dzikir, Hendri juga menyoroti pentingnya kemampuan berpikir sebagai ciri lain dari Ulul Albab. “Orang Ulul Albab adalah mereka yang berpikir tentang penciptaan langit dan bumi, yang berarti juga mampu mencari solusi atas setiap persoalan,” jelasnya. Menurutnya, setiap individu pasti menghadapi masalah dalam kehidupan, sehingga diperlukan sikap proaktif dalam melahirkan ide dan inisiatif.

“Setiap orang hidup pasti punya masalah. Dari situlah harus muncul ide dan solusi,” tegasnya. Ia berharap insan BMI dapat terus mengembangkan pola pikir solutif dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada.

Melalui keseimbangan antara dzikir yang konsisten dan pemikiran yang produktif, Hendri Tanjung berharap seluruh karyawan Koperasi BMI Group dapat menjadi bagian dari Ulul Albab, yakni pribadi yang dekat dengan Allah sekaligus mampu memberikan kontribusi nyata melalui gagasan dan tindakan. (Nur/Humas)

Share on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *