Berkah Koperasi BMI dalam Pembangunan Mesjid AL Ghufran

BMI Corner

Klikbmi.com, Tangerang – Praktek penghimpunan sedekah, infaq dan wakaf yang dilakukan selama ini oleh Koperasi BMI, dengan semangat taawun, saling bergotong royong, tolong menolong dalam kebaikan, menjadi salah satu inspirasi dari Panitia Pelaksanaan Pembangunan Mesjid Al Ghufran di Komplek Green Palme Residence, Kelurahan Cileles, Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang. Demikian diungkapkan oleh Ketua Panitia Pembangunan Mesjid Al Ghufran, H. Karsumo dalam prakata sebagai penyelenggara acara Pengecoran sloof tahap pertama yang dihadiri dan diresmikan secara simbolis oleh Presiden Direktur Koperasi BMI, Kamaruddin Batubara. H, Karsumo juga mengatkan bahwa dirinya belajar banyak dari Koperasi BMI tentang bagaimana menghimpun infaq dan wakaf secara mandiri tanpa mengandalkan bantuan dari pihak ketiga dan tanpa mengajukan proposal bantuan kepada Pemerintah. ” Kita belajar dari Koperasi BMI, bagaimana menghimpun kekuatan infaq , sedekah dan wakaf dari nilai kecil, tapi ketika jumlah warga yang berpartisipasi banyak akan mampu menutupi seluruh kebutuhan pembangunan mesjid ini senilai 3,2 milyar rupiah, bismillah saya yakin itu tercapai, ” Ujar H Karsumo.

Drs. AL Bilal, MSi, Ketua DKM Mesjid Al Ghufran mengatakan dalam sambutannya bahwa dirinya merasa gembira dan optimis pembangunan mesjid ini akan sesuai rencana. ” Kami sangat bersyukur bisa bekerjasama dengan Kopmen BMI. Tidak akan secepat ini jika tidak ada Kopmen BMI. Sejak awal, Kopmen BMI sangat tepat waktu dan profesional, semua progress dilakukan dengan tepat, termasuk barang yang dibeli dari toko bangunan milik Kopmen BMI, semuanya sesuai dengan spesifikasi yang diminta, kita sangat puas sekali, ” uajr Drs, Al Bilal, MSi.

Presiden Direktur Koperasi BMI, Kamaruddin Batubara mengatakan bahwa dengan terlaksananya kerjasama pembangunan mesjid Al Ghufran antara DKM Mesjid Al Ghufran dan Kopmen BMI merupakan moment yang tepat untuk membuktikan bahwa Koperasi juga mampu berbuat yang terbaik untuk kepentingan umat. Menurut KamaBara sapaan akrabnya, sumber daya manusia yang ada di Kopmen BMI sudah mampu dan berkualitas untuk melaksanakan pekerjaan tersebut. ” Ini saatnya kita buktikan kepada dunia, bahwa koperasi itu mampu melakukan yang terbaik untuk kepentingan umat. Sumber daya kita juga sudah mumpuni dan hasil pekerjaannya pun kualitasnya bagus. Ditunjang lagi dengan ketersediaan bahan material dari toko bangunan sendiri, milik Kopmen BMI, hingga prosesnya tidak bertele tele dan tidak ribet. Apalagi ini untuk pembangunan rumah Allah, kita akan saling membantu hingga tuntas semuanya, jangan sampai terhenti, kita harus bergerak terus sampai selesai, ” tegas KamaBara dalam sambutannya.

Kamaruddin Batubara juga menyampaikan bahwa sesuai dengan namanya, Benteng Muamalah Indonesia, maka Kopmen BMI terus berjuang menegakkan dakwah muamalah untuk kemaslahatan umat. ” Kita ini sedang berjuang dengan dakwah muamalah. Kita lakukan yang terbaik. Jangan takut, semua tidak lepas dari kehendak Allah, apapun itu. Yakin saja, semua yang ada di langit dan di bumi ini kepunyaan Allah, QS Al Baqarah ayat 284 menegaskan itu. Kita harus yakin betul, bahwa apapun berasal dari Allah, Kita lakukan saja yang terbaik. Insha Allah , Allah Maha Mengetahui, tidak akan diam melihat usaha hamba Nya yang berjuang ikhlas, ” Ujar KamaBara.

KamaBara juga menegaskan bahwa Koperasi BMI dibangun dengan semangat taawun (saling tolong menolong dalam kebaikan). ” Koperasi BMI dibangun dengan semangat taawun dan saling gotong royong. Dengan semangat itu kita mampu menjadi Koperasi pertama di Indonesia yang mengumpulkan wakaf terbanyak secara nasional hingga 8.6 Milyar rupiah dalam setahun. Hanya dengan wakaf 2000 rupiah saja per anggota per minggu, Itulah yang harus kita lakukan saat ini. Bukan nilai uangnya, 3,2 milyar biaya pembangunan mesjid itu kecil sebenarnya, tinggal mau apa tidak semua warga terlibat dalam pembangunan rumah Allah ini. Terus ajak mereka semua dalam kebaikan, berlomba lomba dalam menyalurkan infaq ,sedekah dan wakafnya. QS Al Baqarah ayat 92 menegaskan bahwa tidak akan sampai seseorang kepada (kebajikan) yang sempurna jika belum menafkahkan sebagian harta yang paling dicintainya,” Ujar KamaBara.

Lebih jauh KamaBara menyampaikan bahwa Koperasi BMI selama ini selalu hadir di saat anggota dan masyarakat kesusahan. ” Kita ini jangan tertawa saja saat orang bahagia, tetapi harus hadir di saat saudara kita ditimpa kesusahan. Itu esensi dari semangat taawun. Koperasi BMI selama ini selalu hadir dalam setiap bencana misalnya, di Lebak yang kena longsor, 68 orang anggota kita hapuskan hutangnya, kita bantu juga korban tsunami Banten, di Palu, di Lombok. Kita jangan takut merugi. Kepunyaan Allah yang ada di langit dan bumi. Jika mencermati kondisi sekarang akibat pandemi Covid 19 saja, kita sebenarnya rugi. Tapi tidak satupun karyawan kita yang di PHK , bahkan tetap mendapatkan hak nya termasuk Tunjangan Hari Raya kemarin.Kenapa? Karena kita yakin betul Allah yang mengatur rejeki. Kita untung bertahun tahun, tidak adil rasanya jika baru merugi sebentar saja kita lantas harus putus asa dengan mem PHK karyawan misalnya. Kita percaya saja, Allah yang mengatur rejeki ini, ” tegas KamaBara.

Sedekah menurut KamaBara sangat banyak faedahnya. Selain memanjangkan umur, juga membuka pintu rejeki, menjauhkan dari marabahaya, serta menyembuhkan dari penyakit. ” Mari tingkatkan sedekah, infaq dan wakaf kita. Termasuk untuk pembangunan massjid ini. Kita akan galang wakaf dari seluruh karyawan Koperasi BMI sebesar 100 juta rupiah saat ini, dan akan segera terkumpul dalam waktu yang cepat dan akan kita serahkan kepada Panitia Pembangunan Mesjid Al Ghufran. Kita sudah terbiasa dengan budaya itu selama ini, ” terang KamaBara disambut teriakan takbir hadirin yang hadir.

Tokoh masyarakat setempat, H. Syafrudin Hasibuan tidak mampu menutupi kekagumannya kepada Koperasi BMI. Syafrudin Hasibuan mengatakan bahwa dirinya baru mendapatkan Koperasi Syariah yang begitu riil dalam membantu kemaslahatan umat. ” Saya terkesan sekali. Saya banyak kasih ceramah di Bank Internasional dan Bank nasional. tapi baru ini ada koperasi syariah yang riil sekali membantu kesulitan masyarakat, yakni Koperasi BMI. Koperasi BMI ini tidak lazim, seperti yang lain yang hanya berorientasi keuntungan semata, mereka ini luar biasa komitmennya dalam membantu masyarakat, termasuk dalam kerjasama pembangunan mesjid Al Ghufran ini, ” Ujar Syafrudin Hasibuan tegas. (AH/Klikbmi)

Share on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *