Bogor, klikbmi.com: Di tengah hamparan hijau Desa Gobang, Rumpin, semangat gotong royong terasa hidup. Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) tak sekadar menyerahkan rumah baru bagi Mardiah, tapi juga menyalakan kembali api kebersamaan, tentang bagaimana niat baik, jika dikelola bersama, dapat menjadi rumah bagi banyak harapan.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Baca juga: https://klikbmi.com/hrsh-ke-554-kisah-mardiah-istri-marbot-yang-diberi-rumah/
Kegiatan penyerahan Hunian Rumah Siap Huni (HRSH) ke-554 itu menjadi momentum untuk kembali menegaskan ideologi koperasi: peduli sesama dan gotong royong. Dalam sambutannya, Sondari Direktur Operasional Kopsyah BMI mewakili Presiden Direktur Koperasi BMI Group yang tengah kunjungan kerja ke Kalimantan Timur, mengutip pesan agung dalam Al-Qur’an surat Al-Maidah ayat 2, “Tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan”.

Ayat itu bukan sekadar kutipan, tetapi menjadi napas dari seluruh gerak lembaga ini. Melalui setiap rupiah dana sosial anggota, lahirlah kebaikan yang menjelma menjadi rumah, harapan, dan senyum baru bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Lembaga keuangan syariah harus terus memberi manfaat, bukan hanya bagi anggotanya, tapi juga bagi umat,” Ujar Sondari dalam semangat bersama. “Kita gotong royong bukan karena mampu, tetapi karena ingin berbagi keberkahan. Karena setiap kebaikan yang dilakukan bersama akan berlipat ganda nilainya di hadapan Allah.” Ujar Sondari.
Sambutan demi sambutan mengalir, memperkuat makna acara ini. Firmansyah, Sekretaris Desa Gobang, dengan nada penuh haru menyebut Kopsyah BMI sebagai satu-satunya koperasi yang benar-benar memberikan dampak positif nyata bagi warganya. Ia menuturkan rasa terima kasih atas dedikasi dan kepedulian koperasi yang telah menata perubahan sosial secara nyata di desanya. “Kualitas rumah yang diberikan BMI luar biasa, kokoh dan layak huni. Ini bukan sekadar bantuan, tapi hadiah kehidupan bagi warga kami,” ujarnya di hadapan para undangan.

Sementara itu, Endik Supiani, perwakilan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor, menegaskan bahwa apa yang dilakukan Kopsyah BMI adalah bentuk nyata pengejawantahan nilai luhur bangsa sebagaimana diamanatkan UUD 1945, membangun kesejahteraan rakyat dengan budaya gotong royong. Ia menekankan pentingnya menjaga kejujuran dan amanah dalam setiap pengelolaan lembaga, seraya mengingatkan agar nilai-nilai yang diajarkan para ulama dan kiyai terus dijaga karena datang dari Allah dan Rasul-Nya.
“Bukti nyata itu ada di depan mata,” tuturnya. “554 rumah gratis telah diserahkan secara cuma-cuma. Ini bukan sekadar angka, tapi bukti bahwa ajaran kebaikan telah diwujudkan oleh Koperasi BMI.”
Endik juga menyampaikan bahwa koperasi bukan untuk saling bersaing, melainkan untuk bersinergi. “Koperasi Merah Putih hadir bukan menjadi lawan Kopsyah BMI, melainkan mitra dalam kebaikan. Karena dalam ekonomi umat, sinergi adalah kunci keberkahan.”
Menutup rangkaian sambutan, Min Soeharmini, Kasi Ekbang Kecamatan Rumpin, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kopsyah BMI yang secara konsisten menjalankan misi sosial dan spiritual. Ia menilai, program HRSH bukan hanya membangun rumah, tapi juga membangun kepercayaan diri dan harapan masyarakat desa untuk hidup lebih baik.
Dalam harmoni doa dan rasa syukur, acara penyerahan HRSH ke-554 itu berakhir dengan senyum yang tulus. Dari sebuah rumah sederhana di Rumpin, pesan besar bergema: bahwa keberkahan sejati lahir ketika manusia bersatu dalam niat baik, saling menopang, dan berlomba-lomba dalam kebaikan, sebagaimana perintah Tuhan dalam Al-Maidah: “Maka berlomba-lombalah kamu dalam berbuat kebajikan.” (Nur/Humas)
