BMI Bangun Tiga Sanimesra Dalam Sehari

BMI Corner Info ZISWAF

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا۟ فِى ٱلْمَجَٰلِسِ فَٱفْسَحُوا۟ يَفْسَحِ ٱللَّهُ لَكُمْ ۖ وَإِذَا قِيلَ ٱنشُزُوا۟ فَٱنشُزُوا۟ يَرْفَعِ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مِنكُمْ وَٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْعِلْمَ دَرَجَٰتٍ ۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Dan apabila dikatakan, “Berdirilah kamu,” maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan. (QS Al Mujadilah : 11 )

TANGERANG– Koperasi BMI tak pernah habis memberikan perhatiannya untuk kemakmuran masjid dan pesantren. Dalam sehari, koperasi yang  dimiliki 265 ribu anggota tersebut membangun tiga sanitasi lewat program sanitasi masjid, mushola dan pesantren (Sanimesra), Kamis (25/2).

Tiga sanitasi dibangun yakni Ponpes Nurussalafiyah Kampung Malaka dan Ponpes Salafiyah Daaruttafkir Kampung Buaran. Keduanya berada di Desa Tegal Kunir Kidul, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang yakni

Di hari yang sama, BMI juga membangun sanitasi untuk Pondok Pesantren Salafi Nurul Huda Kampung Parumasan RT 05, RW 07, Desa Parumasan Kecamatan Cipeucang, Pandeglang.

Konsistensi BMI untuk Dhuafa dan Masjid, selengkapnya baca di sini: Koperasi BMI Konsisten Menjadikan Kegiatan Sosial Sebagai Jembatan Dakwah Muamalah Melalui Sanitasi Dhuafa Dan Sanimesra

Peletakan batu pertama di dua Ponpes Desa Tegal Kunir Kidul dihadiri langsung sang kepala desa Wawan Surayu dan pimpinan Ponpes Nurussalafiyah Ustadz Wawan. Sementara dari internal BMI dihadiri tim Ziswaf Kopsyah BMI H Puryadi dan Sarwo Edi.

KADES TEGAL KUNIR KIDUL AJAK WARGANYA JADI ANGGOTA BMI

Kepada redaksi KlikBMI, Kades Tegal Kunir Kidul Wawan Suraya mengucapkan apresiasinya atas program sosial dari BMI yang terus mendukung pembangunan spiritual di desanya. “Kami sangat terbantu atas program sanimesra dari BMI ini. Saya mewakili Desa Tegal Kunir Kidul mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya atas bantuan sanitasi dari Ziswaf BMI untuk dua ponpes di desa kami,” terangnya.

Wawan juga mengaku, baru dari sekian lembaga keuangan baik bank dan koperasi yang beroperasi di desanya, baru BMI yang serius mengembangkan program sosial untuk masyarakatnya. ” Saya sering memantau lembaga keuangan di desa ini dan baru BMI yang selalu perhatian terhadap warga kami,” terangnya.

DEMI KEMASLAHATAN UMAT : Kades Tegal Kunir Kidul Wawan Suraya melakukan peletakan batu pertama Sanimesra di Ponpes Salafiyah Daaruttafkir Kampung Buaran, Mauk, Kamis (25/2).

Ia juga mengimbau warganya untuk bergabung ke BMI. Karena baru Kopsyah BMI yang tak pernah lelah membantu warga yang tidak mampu. “Saya mengimbau kepada warga untuk bergabung dan melakukan simpan pinjamnya di BMI. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada pengurus, pengawas, anggota dan pengelola BMI atas segala bantuan kepada warga kami,” ajaknya.

Kopsyah BMI dan Masjid dalam Satu Persamaan, selengkapnya baca di sini: Kemesraan BMI Dengan Pondok Pesantren Dan Kaum Duafa Melalui Sanimesra

Sementara Pengasuh Ponpes Nurussalafiyah Ustad Wawan mengatakan, bahwa sudah lama ponpes-nya pun tak memiliki tempat wudhu yang memadai. Jika saat hujan tiba, mereka harus rela berbasahan saat berwudhu. Selain sanitasi, atap kobong (tempat tidur para santri) juga berlubang di sana sini.

“Alhamdulillah, saya mewakili Ponpes Nurussalafiyah mengucapkan terima kasih atas bantuan Kopsyah BMI. Dengan pembangunan ini, kami bisa mempunyai sanitasi yang layak. Semoga bantuan menjadi amal ibadah untuk BMI,” katanya

Tujuh Armada Ambulans BMI Siap Siaga untuk Anggota dan Dhuafa, selengkapnya baca di sini: Tambah Dua Armada, Total Tujuh Ambulan Gratis BMI Siap Layani Anggota Dan Masyarakat

Setelah acara peletakan, Kades Tegal Kunir Kidul dan tim Ziswaf Kopsyah BMI beranjak ke Ponpes Salafiyah Daaruttafkir, Kampung Buaran,  RT 15, RW 04. Di sana, acara peletakan batu pertama juga dilakukan. Diketahui, pesantren tersebut baru terkena musibah kebakaran pada Januari lalu. Api membakar setengah wilayah pesantren yang belum memiliki tempat wudhu tersebut.

Sementara di Pandeglang, BMI membangun sanitasi di Pondok Pesantren Nurul Huda. Agenda peletakan batu pertama sanimesra di ponpes yang dipimpin Ustad Jaenudin dihadiri Kades Parumasan Yana Kardiana, Sekdes Parumasan Nurjana. Sementara dari BMI yakni Manager Area 9 Kopsyah Nashadi, Manager Kopsyah BMI Cabang Cimanuk M Sasmita.

BERKAH : Kades Parumasan Yana Kardiana melakukan peletakan batu pertama dalam pembangunan Sanimesra Kopsyah BMI di Ponpes Salafi Nurul Huda, Parumasan, Kecamatan Cipeucang, Pandeglang, Kamis (25/2)

“Alhamdulillah, acara peletakan batu pertama pembangunan sanitasi kami berjalan lancar. Saya secara pribadi dan mewakili Pondok Pesantren Salafi Nurul Huda mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dan dukungan dari Kopsyah BMI. Insya Allah, kami minta doanya untuk senantiasa menjaga amanah dari BMI ini. Semoga dapat bermanfaat untuk jamaah dan para santri di sini,” ujar Pengasuh Ponpes Ujang Jaenuddin.

Model BMI Syariah untuk Kemaslahatan Umat, Selengkapnya baca di sini: Perpaduan Koperasi Dengan Model Grameen Bank Melahirkan Model BMI Syariah Dalam Wujud Koperasi Syariah Untuk Pemerataan Ekonomi

Sementara, Presiden Direktur Koperasi BMI Kamaruddin Batubara mengatakan, sesuai perintah Allah SWT di surat al-maidah ayat 2, Kopsyah BMI terus menebar kebaikan kepada orang-orang yang membutuhkan. Salah satunya adalah dengan program Sanimesra. Tentu dengan harapan semakin banyak orang yang bisa berwudhu dan bersuci dengan layak dan nyaman.

Dikatakanya, bahwa koperasi syariah memiliki perhatian dan tanggung jawab lebih besar kepada kehidupan beragama. Koperasi syariah menurutnya bukan saja dilandasi oleh semangat keluargaan dan kegotong-royongan tetapi juga menjadi penyebar ibadah muamalah sebagai implikasi dari pelaksanaan ajaran Al Quran dan Al Hadist.

BMI JOSS : Sesi foto bersama Manajer Area 09 Nashadi, Manajer Kopsyah BMI Cabang Cimanuk M Sasmita dan perangkat Desa Parumasan saat penyerahan Sanimesra Ponpes Salafi Nurul Huda, Parumasan, Kecamatan Cipeucang, Pandeglang, Kamis (25/2)

”Saat ini kami sedang menggerakkan program dai muamalah. BMI sangat konsen dalam upaya ini, memperjuangkan ekonomi syariah lewat program Dai dan salah satunya lewat program Sanimesra. BMI juga memiliki program sanitasi untuk kaum dhuafa yang kita sebut dengan Sanitasi Dhuafa” jelasnya

“Mari bersama kita gotong royong untuk menciptakan Sanimesra-sanimesra baru agar semakin banyak yang bisa merasakannya. Tentunya dengan menunaikan Ziswaf di BMI dan menjadi anggota di BMI,” ujarnya.

BMI juga mengajak anggota dan masyarakat umum untuk terus berzakat, berinfaq, bersedekah dan berwakaf melalui Kopsyah BMI. Baik melalui rekening Kopsyah BMI No Rek 7200320171 BNI Syariah dan bisa menghubungi Hotline ZISWAF  di nomor Whatsapp 08118802013. Pembayaran Ziswaf kini bisa melalui aplikasi digital yakni Doit BMI dan BMI Mobile. (gar/KLIKBMI)

Share on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.