Bukan Sekadar Proyek Air, Pesan Penting di Balik Kunjungan Koperasi BMI Group ke Samarinda

Nasional

Tenggarong, Klikbmi.com: Koperasi BMI Group terus meneguhkan langkahnya sebagai lembaga yang tak hanya berorientasi ekonomi, tetapi juga peduli pada keberlanjutan dan kesehatan masyarakat. Selama tiga hari, 27–29 Oktober 2025, Presiden Direktur Koperasi BMI Group, Kamaruddin Batubara bersama Direktur Utama Koperasi Jasa BMI, M. Taufik Hidayat, Direktur Koperasi Konsumen Radius Usman dan Direktur Bisnis Koperasi Jasa BMI, Krisyanto, melakukan kunjungan kerja ke Loa Kulu, Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, untuk memantau secara langsung progres proyek Water Treatment Plant (WTP) atau Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang dikerjakan bersama PT Risa Binatama.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Menariknya, kunjungan kali ini juga dihadiri oleh tim dari Water.org, lembaga nirlaba internasional yang berfokus pada akses air bersih dan sanitasi. Kehadiran mereka menjadi bagian dari kunjungan perdana untuk melihat secara langsung potensi kerja sama dengan Koperasi BMI Group dalam pengelolaan air bersih di wilayah Kalimantan.

Langit Samarinda yang teduh menjadi saksi perjalanan Koperasi BMI Group dalam upaya menyalurkan air kehidupan bagi masyarakat Kalimantan Timur. Melalui kemitraan strategis dengan PT Risa Binatama, proyek ini menjadi bagian dari ikhtiar panjang menghadirkan air bersih yang layak dan berkelanjutan, sebuah kebutuhan dasar yang kerap terabaikan.

Pimpinan Koperasi BMI Group, Water.org dan Pimpinan PT Risa Binatama berfoto bersama saat monitoring proyek WTP

Dalam keterangan kepada redaksi klikbmi.com, Kamaruddin Batubara menuturkan bahwa kerja sama dengan PT Risa Binatama telah terjalin selama lima tahun terakhir, sebuah kolaborasi yang berangkat dari semangat gotong royong dan kebermanfaatan.

“Ini adalah tahun kelima kita bekerja sama dengan PT Risa dalam pembangunan sarana air bersih, terutama di Kalimantan Timur. Mulai dari pembangunan WTP hingga pipanisasi. Bahkan tiga tahun lalu kita juga membangun pipanisasi di Surabaya. Harapannya, kontribusi kita  (Koperasi BMI) bersama pengusaha lokal bisa membantu pemerintah dalam penyediaan air minum bagi masyarakat. Ini bagian dari upaya meningkatkan kesehatan masyarakat, dan semoga kerja sama ini terus berlanjut karena ini untuk kebaikan bersama,” ujar Pria yang karib disapa Kambara itu.

Lebih jauh, Kambara menegaskan bahwa proyek air bersih ini bukan hanya tentang infrastruktur, tetapi juga tentang menyalakan kesejahteraan bagi anggota dan karyawan koperasi.

“Kerja sama ini tujuannya tentu untuk meningkatkan pendapatan koperasi yang ujungnya adalah kesejahteraan anggota dan karyawan. Apalagi bagi karyawan, mereka mendapat dua manfaat sekaligus, yaitu sebagai karyawan dan juga sebagai anggota Koperasi BMI. Jadi jelas, kami memanfaatkan sumber daya yang ada untuk kesejahteraan bersama,” lanjutnya.

Kehadiran tim Water.org dalam kunjungan tersebut juga  menjadi sinyal positif bagi perluasan dampak sosial Koperasi BMI Group di bidang air bersih dan sanitasi. Potensi kerja sama ke depan diharapkan dapat memperkuat langkah koperasi dalam memperluas akses air layak di Kalimantan dan daerah lainnya di Indonesia.

Upaya penyediaan air bersih ini sejalan dengan Model BMI Syariah yang digagas oleh Kambara, terutama pilar Kesehatan, yang telah lama diwujudkan melalui berbagai produk simpanan dan pembiayaan Mikro Tata Air (MTA) dan Mikro Tata Sanitasi (MTS). Kedua produk ini menjadi simbol komitmen Koperasi BMI untuk menghadirkan kehidupan yang lebih sehat dan bermartabat bagi masyarakat.

Buku Skim Pembiayaan MTS dan MTA terbitan Kompas Gramedia yang ditulis Presiden Direktur Koperasi BMI Group Kamaruddin Batubara. Buku ini merupakan seri ke-2 Peradaban Koperasi Indonesia.

Koperasi BMI Group percaya, setiap tetes air bersih yang mengalir adalah bentuk nyata keberkahan yang menghidupkan. Melalui sinergi dengan PT Risa Binatama dan peluang kolaborasi bersama Water.org serta dikuatkan dengan langkah-langkah nyata seperti pembangunan WTP di Samarinda, Koperasi BMI Group terus membuktikan bahwa koperasi bukan hanya soal ekonomi, tetapi tentang membangun peradaban kesejahteraan dari hal yang paling mendasar, air untuk kehidupan.

Informasi mengenai produk dan pemberdayaan Model BMI Syariah khusus Air dan Sanitasi yang telah ditulis Kambara dalam bentuk buku Seri 2 Peradaban Baru Koperasi Indonesia berjudul Skim Pembiayaan Mikro Tata Sanitasi dan Mikro Tata Air (MTS & MTA). Buku tersebut dapat diperoleh melalui Humas Koperasi BMI Group atau tersedia di Toko Buku Gramedia di seluruh Indonesia. (Nur/Humas)

Share on:

2 thoughts on “Bukan Sekadar Proyek Air, Pesan Penting di Balik Kunjungan Koperasi BMI Group ke Samarinda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *