Hadiri Gempita BLF Bayer, Kopsyah BMI Tegaskan Komitmen Pembiayaan Pertanian dan Peternakan Rp11 Miliar

Nasional

Karawang, Klikbmi.com: Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) memperkuat komitmennya dalam mendukung usaha produktif masyarakat melalui penyaluran pembiayaan sektor pertanian dan peternakan yang mencapai Rp11 miliar sepanjang 2026 di seluruh wilayah pelayanan kantor cabang. Dari total tersebut, pembiayaan sebesar Rp2,1 miliar telah disalurkan kepada Anggota Kopsyah BMI yang berprofesi sebagai petani mitra PT Bayer Indonesia di wilayah Karawang dan Bekasi.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Dukungan pembiayaan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi Kopsyah BMI dengan PT Bayer Indonesia yang telah terjalin sejak 2023. Kemitraan ini bertujuan memperluas akses pembiayaan bagi petani sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi di sektor pemberdayaan pertanian. Melalui sinergi ini, kebutuhan petani terhadap dukungan permodalan dipertemukan dengan layanan keuangan syariah Kopsyah BMI agar pelaku usaha pertanian memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan usaha, memenuhi kebutuhan produktif, dan menjaga keberlangsungan kegiatan pertanian mereka.

Direktur Bisnis dan Pemberdayaan Kopsyah BMI, Akhmad Jauhari hadiri Gempita BLF (Gelar Edukasi Kemitraan dan Teknologi) Stakeholder Gathering yang diselenggarakan PT Bayer Indonesia mewakili Kamaruddin Batubara, Presiden Direktur Koperasi BMI Group

Komitmen memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha pertanian tersebut turut ditunjukkan melalui kehadiran Direktur Bisnis dan Pemberdayaan Kopsyah BMI, Akhmad Jauhari, dalam Gempita BLF (Gelar Edukasi Kemitraan dan Teknologi) Stakeholder Gathering yang diselenggarakan PT Bayer Indonesia di Novotel Hotel Karawang, Kamis (29/10/2026).

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 100 petani kunci dari wilayah Bekasi dan Karawang. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara petani, koperasi, dan pelaku usaha sekaligus membuka peluang perluasan pelayanan pembiayaan guna mendukung pengembangan usaha pertanian.

Penyaluran Rp2,1 miliar kepada petani mitra Bayer menjadi salah satu wujud nyata kolaborasi Kopsyah BMI dalam memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha produktif. Sementara itu, total pembiayaan pertanian dan peternakan sebesar Rp11 miliar sepanjang 2026 menunjukkan bahwa dukungan koperasi terhadap sektor ini tidak terbatas pada satu wilayah kemitraan, tetapi menjangkau seluruh wilayah pelayanan kantor cabang.

Dihubungi terpisah, Presiden Direktur BMI Group, Kamaruddin Batubara, menegaskan bahwa pembiayaan harus menjadi instrumen pemberdayaan yang membantu masyarakat mengembangkan usaha dan memperkuat ekonomi keluarga.

“Koperasi harus hadir untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat, termasuk para petani dan peternak yang menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan. Melalui perluasan pembiayaan dan kolaborasi dengan berbagai mitra, Kopsyah BMI ingin semakin banyak pelaku usaha pertanian yang mendapatkan akses permodalan untuk mengembangkan usahanya, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat ekonomi keluarganya,” ujar Pria yang karib disapa Kambara itu.

Menurutnya, perluasan pembiayaan di sektor pertanian dan peternakan merupakan bagian dari upaya Kopsyah BMI dalam memperkuat usaha produktif masyarakat. Akses permodalan diharapkan membantu petani dan peternak memenuhi kebutuhan usaha serta membuka peluang peningkatan skala dan produktivitas usaha secara berkelanjutan.

Dalam kegiatan Gempita BLF Stakeholder Gathering, tidak seluruh peserta merupakan anggota Kopsyah BMI. Sejumlah petani yang telah bergabung menjadi anggota berasal dari wilayah pelayanan Cikarang Utara, Karawang Barat, Rengasdengklok, Telukjambe Timur, Telagasari, Kotabaru, dan Cikampek.

Acara Gempita BLF (Gelar Edukasi Kemitraan dan Teknologi) Stakeholder Gathering yang diselenggarakan PT Bayer Indonesia

Kehadiran para petani dari berbagai wilayah tersebut turut membuka peluang bagi Kopsyah BMI untuk memperluas jangkauan pelayanan kepada pelaku usaha yang belum menjadi anggota. Melalui pengenalan layanan koperasi dan kemitraan yang berkelanjutan, Kopsyah BMI mendorong semakin banyak petani memperoleh akses pembiayaan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

Dengan total penyaluran Rp11 miliar untuk pertanian dan peternakan sepanjang 2026 serta pembiayaan Rp2,1 miliar bagi petani mitra Bayer di Karawang dan Bekasi, Kopsyah BMI terus memperkuat perannya dalam mendukung sektor produktif. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan untuk memperluas akses permodalan, meningkatkan kapasitas usaha petani, dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat perdesaan. (Nur/Humas)

Share on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *