Terbaring 4 Tahun, Yuna Bocah Lumpuh Asal Malingping Lebak Kini Bisa Bergerak dengan Kursi Roda Kopsyah BMI

BMI Corner

Lebak, Klikbmi.com – Raut gembira terpancar dari wajah Yuna, 12 tahun , ketika tangannya menyentuh kursi roda baru yang kini menjadi miliknya. Selasa (1/9/2026), bocah laki-laki itu akhirnya memiliki alat bantu untuk bergerak setelah empat tahun hidup dalam keterbatasan akibat kelumpuhan.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Yuna tinggal bersama nenek, kakek, dan ibunya di sebuah rumah sederhana di Kampung Rawa Buaya RT 014/RW 003, Desa Pagelaran, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten. Sejak usia delapan tahun, kedua kakinya tak lagi bisa digunakan seperti anak-anak seusianya.

“Dari umur 8 tahun sudah begini (lumpuh), padahal di usia setahun, Yuna normal,” ujar Sari, nenek Yuna.

Sari merupakan anggota Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) di Rembug Pusat Pattimura. Karena itu, ketika bantuan kursi roda disalurkan, rasa syukur tak mampu disembunyikannya.

“Hatur nuhun BMI, sudah mau memberi cucu saya kursi roda,” ucap Sari.

Selama ini, kehidupan keluarga Yuna bergantung pada penghasilan ibunya yang bekerja sebagai buruh goreng tahu di salah satu pabrik tahu di Malingping. Kondisi ekonomi keluarga membuat kebutuhan alat bantu mobilitas bagi Yuna belum menjadi sesuatu yang mudah diwujudkan.

Kursi roda tersebut diserahkan di hadapan anggota Kopsyah BMI. Penyerahan dihadiri Koordinator Manajer Regional 03 Suhaemudin, Manajer Cabang Malingping Muhamad Anang Jakaria, serta staf lapang Jamaludin Nosal. Hadir pula ketua Rembug Pusat, anggota koperasi, dan Ketua RW setempat.

Suhaemudin mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Kopsyah BMI kepada anggota dan keluarga anggota yang membutuhkan. Menurutnya, keterbatasan fisik tidak boleh menjadi penghalang bagi seseorang untuk mendapatkan kemudahan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

“Alhamdulillah, hari ini kami bisa menyerahkan kursi roda untuk Yuna. Semoga bantuan ini bisa membantu Yuna lebih mudah bergerak dan beraktivitas. Ini merupakan bentuk kepedulian Kopsyah BMI kepada anggota dan keluarga anggota yang membutuhkan,” ujar Suhaemudin.

Ia berharap kursi roda tersebut bisa memberikan semangat baru bagi Yuna dan keluarganya. Bukan sekadar alat bantu, tetapi juga sarana agar Yuna memiliki ruang gerak yang lebih luas di tengah keterbatasan yang dialaminya.

“Kami berharap Yuna dan keluarga tetap semangat. Jangan melihat keterbatasan sebagai akhir dari segalanya. Mudah-mudahan dengan kursi roda ini Yuna bisa lebih nyaman, bisa menikmati waktu bersama keluarga, dan memiliki semangat untuk menjalani hari-hari ke depan,” katanya.

Terpisah, Presiden Direktur Koperasi BMI Group Kamaruddin Batubara mengatakan, bantuan kursi roda tersebut merupakan bagian dari komitmen Kopsyah BMI untuk menghadirkan manfaat yang tidak hanya dirasakan anggota secara ekonomi, tetapi juga keluarga dan masyarakat di sekitarnya.

“Bagi kami, koperasi bukan hanya soal pembiayaan dan simpanan. Ada nilai kekeluargaan dan gotong royong yang harus terus dijaga. Ketika ada keluarga anggota yang membutuhkan bantuan, seperti Yuna, maka kita harus berusaha hadir memberikan kemudahan dan manfaat,” ujar pria yang karib disapa Kambara tersebut.

Menurutnya, kepedulian tersebut sejalan dengan semangat Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) yang dikembangkan Koperasi BMI. Setiap kepedulian yang dihimpun dari anggota, kata Kambara, diharapkan dapat kembali kepada masyarakat dalam bentuk manfaat nyata.

“Semoga kursi roda ini menjadi jalan bagi Yuna untuk lebih mudah bergerak dan menjalani aktivitasnya. Yang paling penting, jangan sampai keterbatasan membuat semangatnya ikut terbatas. Kami ingin setiap program sosial Koperasi BMI membawa harapan baru, bukan hanya memberikan bantuan sesaat,” tutur Kamaruddin.

Kambara berharap semangat berbagi terus tumbuh di lingkungan Kopsyah BMI. Sebab, semakin kuat rasa kepedulian dan gotong royong anggota, semakin luas pula manfaat yang bisa diberikan kepada masyarakat.

“Kita ingin koperasi menjadi rumah besar yang terus memberikan banyak manfaat bagi sesama. Dari anggota, oleh anggota, dan manfaatnya kembali kepada sesama. Mudah-mudahan apa yang dilakukan hari ini menjadi amal baik dan keberkahan untuk kita semua,” pungkasnya. (Togar/Humas)

Share on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *