Kewajiban Bekerja & Larangan Meminta-Minta

Info ZISWAF

#Nasehat Dhuha# Senin, 15 Maret 2021 | 28 Hari Menuju Ramadhan 1442 H | Oleh : Casmita, SE, ME

Klikbmi, Tangerang – BMI Kliker yang dirahmati Allah SWT, semoga selalu sehat dan dalam nikmat yang sempurna. Ada seorang sahabat dari golongan Anshor datang kepada Rasulullah Muhammad SAW. Dia berniat untuk mengemis kepada Rasulullah.

Kedatangan sahabat tersebut, Rasulullah tidak segera memberi uang. Rasulullah justru bertanya apa yang dimiliki si sahabat itu.

Sahabat tersebut kemudian menjelaskan yang dia punya tinggal kain kasar untuk selimut dan gelas untuk minum. Rasulullah pun menyuruhnya pulang dan kembali dengan dua benda tersebut.

Sekembalinya si sahabat itu, Rasulullah menjual dua benda yang dia bawa. Ada yang bersedia membayar satu dirham, namun Rasulullah tidak berkenan lalu menawarkannya ke orang lain hingga laku dua dirham.

” Belikan yang satu dirham makanan, lalu berikan kepada keluargamu. Lalu belikan satu dirham yang lain sebuah kapak, lalu bawakan kepadaku,” kata Rasulullah.
Beberapa hari setelah itu, si sahabat tadi datang lagi kepada Rasulullah sembari membawa kapak. Dia serahkan kapak itu kepada Rasulullah.

Oleh Rasulullah, kapak itu diikat dengan sebatang kayu sehingga utuh dan bisa digunakan. Setelah itu, kapak tersebut diserahkan Rasulullah kepada sahabat Anshor tadi.

” Pergilah, carilah kayu bakar dan jual lah. Dan aku tidak ingin melihatmu selama 15 hari,” kata Rasulullah.

Sahabat itu menurut dan pergi mencari kayu bakar. Dia jual kayu-kayunya kepada masyarakat yang membutuhkan.

Selang 15 hari berlalu, sahabat itu kembali kepada Rasulullah. Sementara di tangannya sudah ada 10 dirham, cukup untuk membeli makanan, pakaian, dan kebutuhan lainnya.

” Ini lebih baik untukmu daripada datang meminta-minta,” kata Rasulullah.

Kisah ini menunjukkan bagaimana perlakuan Rasulullah kepada seseorang yang masih mampu secara fisik namun memilih meminta-minta. Di mata Rasulullah, bekerja untuk rezeki yang halal lebih baik daripada meminta-minta.

Semoga kita dapat mencontoh  Rasulullah  dalam memberdayakan anggota koperasi dan masyarakat sehingga anggota koperasi dapat mandiri dengan sendirinya.

SELAMAT SHALAT DHUHA DAN MENJADI AGEN PEMBERDAYAAN

Mari perbanyak sedekah melalui Rekening ZISWAF KOPSYAH BMI : 7 2003 2017 1 (BNI Syariah)  a/n Benteng Mikro Indonesia. (Sularto/Klikbmi)

Share on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.