Rumah Gratis Ke-566 Berdiri di Leuwiliang, Koperasi Syariah BMI Ajak Umat Perbanyak Infak untuk Bangun Lebih Banyak Rumah Gratis

Info ZISWAF

Bogor, Klikbmi.com: Di bulan yang penuh keberkahan, Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia kembali menghadirkan senyum haru melalui program Hibah Rumah Siap Huni (HRSH) ke-566. Rumah tersebut diserahkan kepada Endang Sudarma (66), seorang guru ngaji sederhana di Kampung Sukadamai RT 002 RW 009, Desa Leuwiliang, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Endang bersama istrinya, Nurhayati (56), yang dikaruniai tiga orang anak (satu telah menikah dan dua belum menikah), bukanlah anggota koperasi. Namun kondisi rumah yang telah lama tak direnovasi dan akhirnya roboh akibat hujan dan angin kencang, mengetuk kepedulian banyak pihak. Dengan penghasilan sekitar Rp50.000 per minggu dari mengajar ngaji dan selebihnya dibantu anak-anaknya, Endang tetap istiqamah mendidik generasi kampungnya dengan Al-Qur’an.

Kondisi rumah Endang dan keluarga yang roboh sebelum dibangun ulang oleh Koperasi Syariah BMI

Melalui koordinasi bersama Ketua RW Irwan dan Ketua Pemuda Taufik, upaya swadaya masyarakat dan komunikasi dengan pemerintah desa dilakukan. Pihak desa kemudian merekomendasikan bantuan kepada Koperasi Syariah BMI. Manajer Kopsyah BMI Cabang Leuwiliang Rizki Ariyanto segera berkoordinasi dengan Manajer Regional untuk proses verifikasi. Melihat urgensi kondisi rumah yang telah hancur, tim ZISWAF Kopsyah BMI pun bergerak cepat.

Rumah layak huni kini berdiri kokoh, menjadi bukti nyata bahwa sedekah yang ditunaikan dengan ikhlas mampu mengubah kesulitan menjadi harapan.

Dalam sambutannya, Akhmad Jauhari, Direktur SDM Koperasi Syariah BMI yang hadir mewakili Kamaruddin Batubara selaku Presiden Direktur Koperasi BMI Group, mengajak masyarakat untuk menjadi bagian dari gerakan kebaikan melalui keanggotaan koperasi.

Ia menyampaikan filosofi pembiayaan di Koperasi Syariah BMI laksana minum obat. “Kalau minum obat sesuai anjuran, insyaAllah sembuh. Tapi kalau berlebihan, bukan sembuh malah bisa membahayakan. Begitu juga pembiayaan. Gunakan sesuai kebutuhan dan aturan, agar membawa keberkahan, bukan kesulitan.”

Jauhari juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjadi anggota untuk menabung dan mengakses pembiayaan, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial, termasuk gerakan GAS SITERU (Gerakan Sedekah Seminggu Tiga Ribu). Menurutnya, infak kecil yang dilakukan secara istiqamah mampu melahirkan karya besar seperti pembangunan ratusan rumah gratis, santunan pendidikan, hingga berbagai program sosial lainnya. Ia juga mengajak masyarakat untuk mempromosikan produk-produk Koperasi BMI Group serta kawasan wisata Bukit Manik Indonesia sebagai bagian dari penguatan ekonomi berjamaah.

Endang dan Istrinya diwawancara oleh Andi (kiri atas), Sambutan Akhmad Jauhari (kanan atas), sambutan perwakilan Dinaskop Kab Bogor (kiri bawah), Sambutan perwakilan Kecamatan Leuwiliang (kiri bawah)

Apresiasi turut disampaikan Meigi Haerlin, Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Leuwiliang yang hadir mewakili Camat. Sementara itu, Eni Suherti dari Tim Pemeriksaan Koperasi mewakili Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor menegaskan bahwa eksistensi Koperasi Syariah BMI dari tahun ke tahun bukan sekadar wacana.

“Tidak hanya memberdayakan ekonomi anggota melalui layanan keuangan, tetapi juga menjalankan fungsi sosial yang berdampak nyata bagi masyarakat. Inilah esensi koperasi yang berasaskan kekeluargaan dan gotong royong. Terlebih dilaksanakan di bulan Ramadan, ini adalah investasi amal jariyah,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Bogor berharap program ini menjadi inspirasi bagi koperasi lainnya dan menyatakan komitmennya untuk terus mendukung kiprah Koperasi BMI.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran manajemen Kopsyah BMI, di antaranya Andi selaku Manajer ZISWAF, Achmad Safikri Koordinator Manajer Regional, Hendrawan Manajer Regional, perwakilan Desa Leuwiliang, Polsek, Danramil, RT/RW, tokoh masyarakat, serta puluhan warga yang menyaksikan langsung kebahagiaan Endang dan keluarga.

Foto bersama penyerahan Hibah Rumah Siap Huni ke 566

Program HRSH ke-566 ini menjadi pengingat bahwa setiap rupiah infak yang dititipkan melalui Koperasi Syariah BMI bukan sekadar angka, melainkan fondasi rumah, tempat sujud, dan ruang tumbuhnya harapan.

Mari jadikan sedekah sebagai gaya hidup. Karena bisa jadi, dari infak yang kita sisihkan hari ini, berdiri rumah berikutnya untuk saudara kita yang membutuhkan. Semakin banyak yang berinfak, semakin banyak rumah gratis yang dibangun, dan semakin luas pahala jariyah yang mengalir tanpa henti. Dana sosial dapat disalurkan melalui rekening Ziswaf Koperasi Syariah BMI 7200320171 atas nama Benteng Mikro Indonesia. (Nur/Humas)

Share on:

2 thoughts on “Rumah Gratis Ke-566 Berdiri di Leuwiliang, Koperasi Syariah BMI Ajak Umat Perbanyak Infak untuk Bangun Lebih Banyak Rumah Gratis

  1. Terimakasih banyak yng sebesar,, nya kpd bmi yng telah membangun rumah hibah bopa endang sudarma warga kp sukadamai semoga bmi makin sukses amiiin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *