Lebak, klikbmi.com: Di antara sunyi dan hujan yang kerap merobohkan asa, doa-doa sederhana terus melangit dari sebuah rumah reyot di Kampung Citra Pasir, Desa Cilegonghilir, Kecamatan Banjarsari, Lebak, Banten. Tak disangka, hari itu doa tersebut dijawab.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Baca juga: https://klikbmi.com/wakil-bupati-lebak-bmi-tidak-salah-datang-ke-sini-ini-ladang-kebaikan/
Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) kembali menyerahkan satu rumah layak huni sebagai wujud nyata cinta dan kepedulian kepada sesama. Rumah ke-539 dari program Hibah Rumah Siap Huni (HRSH) itu kini menjadi milik Arsi (57), yang selama ini hidup dalam keterbatasan dan kesunyian panjang.Tak pernah menjadi anggota koperasi sebelumnya, namun takdir membawanya bersua dengan BMI melalui niat tulus mengakses pembiayaan kecil untuk sang anak yang bekerja di luar daerah. Sehari-hari hanya mengurus rumah, tanpa pekerjaan tetap, hidup bergantung pada uluran keluarga dan kiriman Rp 200 ribu dari anak yang bekerja di laundry.

Rumahnya dulu rapuh, bocor, dan menakutkan saat hujan datang. Namun semangat hidup dan keteguhan hatinya tetap utuh, meski malam sering kali ia lalui dalam sepi dan dingin yang menusuk. Kini, semuanya berubah. Bukan karena banyak harta, tapi karena cinta yang dibalut amanah. Rumah itu berdiri megah, bukan hanya sebagai tempat berteduh, melainkan simbol harapan yang menjelma nyata. Penyerahan rumah dilaksanakan melalui Kopsyah BMI Cabang Banjarsari dengan Manajer Cabang Diana Firkon serta hadir mewakili Presiden Direktur Koperasi BMI Group, Kamaruddin Batubara, yaitu Direktur Operasional Sondari dan Direktur Bisnis dan Pemberdayaan Casmita.
Dalam sambutannya, Sondari menyampaikan bahwa program HRSH adalah manifestasi dari nilai-nilai sosial yang berpijak pada Al-Maidah ayat 2: “Tolong-menolonglah dalam kebaikan dan takwa.”

Rumah ke-539 ini menjadi bukti bahwa koperasi tidak hanya soal angka dan neraca, tapi juga tentang nurani dan kemanusiaan. Ia juga menyampaikan dukungan terkait program pemerintah Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) “Program ini bukan kompetisi, ini kolaborasi. Koperasi harus bersinergi, tidak hanya bergerak di sektor keuangan tapi juga sektor riil, sektor konsumen, dan lainnya. Kopsyah BMI siap bekerja sama dengan Koperasi Desa Merah Putih dan siapa pun yang ingin memperkuat ekonomi umat,” tegasnya.
Turut hadir dalam acara ini Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah, Kepala Dinas Koperasi Imam Suangsa bersama Kabid Koperasi Asep Wahyudin, Kepala Dinas Pariwisata Imam R., Kapolsek Rahmat Hidayat, Danramil Banjarsari Asep Saefudin, Camat Banjarsari Mahfud Bahsir, serta unsur pemerintahan desa, RT/RW, dan tokoh masyarakat.

Kopsyah BMI melalui dana zakat, infak, dan sedekah terus membuktikan bahwa di tengah keterbatasan, cinta bisa dibangun. Dan rumah bukan sekadar bangunan, melainkan perhentian bagi doa yang tak pernah lelah. (Nur/Humas)
