Gas Terus! Kopjas BMI Bangun Hunian Rp1,2 Miliar Berkonsep American Style

BMI Corner

أَىُّ الْكَسْبِ أَطْيَبُ قَالَ عَمَلُ الرَّجُلِ بِيَدِهِ وَكُلُّ بَيْعٍ مَبْرُورٍ

“Wahai Rasulullah, pekerjaan apakah yang paling baik?” Beliau bersabda, “Pekerjaan seorang laki-laki dengan tangannya sendiri dan setiap jual beli yang mabrur (diberkahi).” [HR. Ahmad]

Klikbmi, Tangerang – Tahun 2022 belum sepekan berlalu. Namun, Koperasi Jasa Benteng Mandiri Indonesia (Kopjas BMI) telah menggebrak dengan proyek bisnis propertinya. Kali ini, Kopjas BMI membangun sebuah rumah tinggal satu lantai senilai Rp1,2 miliar di Desa Sindangasih, Kecamatan Sindangjaya, Kabupaten Tangerang. Tema yang dibawa adalah American Style dengan kombinasi mewah, modern dan eksentrik.

Tepat di Hari Kamis, 6 Januari 2022, peletakan batu pertama dihadiri langsung sang pemiliknya Abdullah, Direktur Bisnis Kopjas BMI M Taufik Hidayat, dua pengawas Kopjas BMI Dr Harisman dan H Puryadi, Manajer Divisi Konstruksi Krisyanto dan Manajer Teknis Kopjas BMI Saeful Anwar. Bersama warga sekitar, acara dibuka dengan doa dan makan bersama.

Kepada Klikbmi, sang pemilik rumah Abdullah atau yang akrab disapa Pilus mengakui, mulai dari konsep hingga denah pembangunan yang dikembangkan oleh Kopjas BMI sangat detail dan memuaskan. Secara harga, hunian yang dibangun sangat kompetitif dan bisa bersaing dengan pasar elit kluster lainnya.

Sang pemilik rumah Abdullah atau Pilus (empat dari kiri) menerima denah pembangunan huniannya dari Direktur Bisnis Kopjas BMI M Taufik Hidayat (empat dari kanan) didampingi dua pengawas Kopjas BMI Dr Harisman (dua dari kanan) dan H Puryadi (tiga dari kanan), Manajer Divisi Konstruksi Krisyanto (dua dari kiri) dan Manajer Teknis Kopjas BMI Saeful Anwar (kanan) serta sang mandor Arifin (kiri).

”Saya sudah tanya dan konsultasi rumah saya ke 6 arsitek dan Alhamdulillah saya memilih Pak Taufik dan Kopjas BMI. Apalagi ini desainnya lebih bagus dan harganya bersaing. Saya sebentar lagi menjadi anggota Kopjas BMI ini yang membuat saya bangga,” terang pria yang berprofesi sebagai Bandar Cabai di Pasar Induk Tanah Tinggi tersebut.

”Harga yang ditawarkan oleh Kopjas BMI sangat ringan. Apalagi saya percaya karena sudah tahu dengan BMI yang bakal membuat rumah yang bagus dan sesuai dengan keinginan saya,” jelasnya.

Sementara, Direktur Bisnis Kopjas BMI M Taufik Hidayat mengapresiasi kepercayaan dari Pak Abdullah yang memberikan amanah besar ini kepada Kopjas BMI. Ia menerangkan, ini merupakan proyek perdana Kopjas BMI di awal tahun 2022. Dijelaskannya, dalam proyek ini semua material bangunan yang disuplai oleh Koperasi Konsumen BMI dan konstruksi dikelola langsung oleh Kopjas BMI.  Diketahui, Kopjas BMI tengah terlibat kerjasama dengan 4 pembangunan Perumahan di Kabupaten Serang dan Kompleks Ruko BMI Coop di Pandeglang.

”Ini proyek pertama Kopjas BMI di Bulan Januari 2022. Kami minta doanya semoga ke depan, Kopjas BMI terus berkomitmen untuk merealisasikan proyek-proyek eksternal dan kepercayaan dari anggota sehingga kami bisa melaksanakan tugas ini dengan baik. Termasuk, memberikan pelayanan terbaik kepada anggota dan masyarakat,” paparnya.

”Proyek rumah tinggal ini menjadi langkah awal dan gebrakan Kopjas BMI di Januari 2022. Kopjas BMI terus fokus ke semua unit bisnis dan mendorong agar bisa bersaing ke dunia luar. Apalagi di bisnis properti memiliki potensi yang sangat menjanjikan kendati di masa pandemic sekalipun.   

Sementara, Manajer Divisi Konstruksi Kopjas BMI Krisyanto mengatakan, konsep hunian bergaya american classic dengan satu lantai, rumah ini  dirancang dengan penataan ruang yang maksimal, ruang yang lapang, dan fitur yang mewah untuk memberikan kenyamanan lebih bagi penghuninya.

Manajer Teknis Saeful Anwar (kiri) dan Mandor Arifin (tengah) menjelaskan denah dan material bangunan rumah kepada pemiliknya Abdullah atau Pilus.

”Insya Allah, dalam 5 bulan rumah ini sudah tahap finishing. Dan ini sangat keren karena banyak profil dan ornamen yang lebih kepada estetika bergaya American Style. Kalau berminat silahkan hubungi Kopjas BMI,” paparnya.

Sementara Pengawas Kopjas BMI Dr Harisman menjelaskan, mempertahankan kualitas proyek oleh Kopjas BMI di sektor property menjadi kunci proyek BMI semakin disukai oleh anggota dan pihak eksternal.

”Ini menjadi suatu hal yang memang harus kita kejar, speednya harus kita percepat. Dan tentunya, kita sangat konsen dengan kualitas. Inilah yang menyebabkan kita disenangi dan menjadi perhatian oleh pihak eksternal dan ini tentu harus dijaga. Dan di tahun 2022 ini banyak sekali yang ingin kita lakukan. Kami sangat optimistis sangat mensupport di segala lini dan memberikan peluang sebesar-besarnya mengembangkan Kopjas BMI lebih baik dan lebih besar lagi,” ungkapnya.

Konsep Hunian yang diinginkan Abdullah atau Pilus yang segara dibangun Kopjas BMI.

Yayat Hidayatullah, Dirut Kopjas BMI mengatakan projek pembangunan rumah ini ditangani oleh Kopjas BMI. “Jadi Kopjas BMI ini memiliki divisi konstruksi. Kita bisa membangun rumah, ruko, kios dan beragai bentuk properti lainnya. Hunian mewah berbagai gaya bisa kita bangun. Rumah pribadi, rumah dinas, sekolah dan berbagai projek hunian maupun kantor bisa kita bangun” ujarnya membuka pernyataan saat ditemui di kantor pusat Koperasi BMI.

“Soal harga jangan khawatir. Bentuk perusahaan kita ini koperasi, kita tidak mencari keuntungan yang sebesar-besar yang mengekspoitasi konsumen. Jiwa bisnis kita direm oleh jiwa sosial yang menjadi dasar semua kegiatan bisnis kita di lapangan” tutur Yayat melanjutkan.

Ia menutup pernyataan dengan sedikit berpromosi. “Dalam membangun berbagai projek hunian dan kantor, kita bekerjasama dengan Kopmen BMI. Kopmen BMI memiliki toko bangunan yang sanggup menyediakan material dengan harga sangat kompetitif. Jadi al hasil, bagi yang mempercayakan membangun rumah di Kopjas BMI, tentu harga sangat kompetitif. Jangan ragu pokoknya membangun hunian melalui Kopjas BMI” ajaknya mengakhiri pernyataan.

Menyambung pernyataan Yayat, Radius Usman (Dirut Kopmen BMI) membenarkan pernyataan Yayat. Ia mengungkapkan dalam berbagai projek Kopmen BMI semua material disediakan oleh Kopmen BMI. “Tentu kita berikan harga terbaik untuk material pembangunan semua projek Kopjas BMI. Jangan heran jika harga end usernya sangat kompetitif” ujar Radius membuka pernyataan.

“Toko Bangunan Kopmen BMI bukan saja menyediakan material bagi pembangunan berbagai projek Kopmen BMI, tetapi juga menyediakan kebutuhan berbagai elemen masyarakat baik individual maupun komunitas” paparnya lagi.

“Projek individual misalnya, jika ada masyarakat yang ingin membangun rumah, bisa melalui toko bangunan milik kita. Komunitas juga bisa. Maksudnya komunitas, itu bisa masjid, bisa RT atau RW yang membangun sarana ibadah atau sarana publik. Bisa lewat kami. Bahkan salah satu keunggulan kami, bisa dimungkin pembiayaan melalui Kopsyah BMI. Ini sudah kita lakukan dalam pembangunan masjid Al Ghufran di Tigaraksa” ujarnya melanjutkan.

Baca juga : https://klikbmi.com/memasuki-pembangunan-tahap-ii-masjid-al-ghufran-dkm-akan-undang-bupati-tangerang-untuk-semangati-umat-berinfak/

Baca juga : https://klikbmi.com/bmi-kebut-renovasi-masjid-al-hanif-cisoka/

“Kopmen BMI memberikan solusi untuk kebutuhan berbagai material bangunan. Dan atas sinergi Kopjas BMI dan Kopmen BMI yang disinergikan melalui koperasi sekunder, semua kebutuhan masyarakat bisa dilayani. Layanan seperti yang kita lakukan ini semata-mata untuk memberikan kemudahan bagi anggota dan masyarakat” ujarnya menutup pernyataan.

Terpisah, Presiden Direktur Koperasi BMI (Koperasi Sekunder BMI), Kamaruddin Batubara juga membenarkan pernyataan Radius, sinergi yang terjadi di Koperasi BMI merupakan sinergi apik untuk membantu anggota dan masyarakat dalam memenuhi semua kebutuhan. “Sebetulnya sinergi Kopmen BMI, Kopjas BMI dan Kopsyah BMI bukan hanya pada kebutuhan hunian saja. Kebutuhan elektronik, kebutuhan rumah tangga dan semua kebutuhan anggota dan tentu masyarakat bisa dilayani dan dimudahkan melalui Koperasi BMI” ujarnya membuka pernyataan.

“Itulah fungsi Koperasi Sekunder BMI yang lebih mudah kita sebut Koperasi BMI, dalam mensinergikan Kopsyah, Kopmen dan Kopjas. Kopsyah dalam pembiayaanya, Kopmen dalam penyediaan materialnya dan Kopjas dalam pembangunannya” terang Kamaruddin menanggapi pembangunan berbagai hunian yang saat ini dikerjakan.

Ia menambahkan bahwa pembangunan proyek rumah tinggal adalah untuk mewujudkan pemenuhan kebutuhan rumah nantinya bagi anggota dan masyarakat luas. “Proyek rumah tinggal ini menunjukkan bahwa koperasi harus ada di segala lini. Sama halnya dengan Kopjas BMI yang menitikberatkan property sebagai lini bisnis  yang tidak semata bisnis, namun juga memenuhi kebutuhan primer masyarakat koperasi Indonesia” ujar Kamaruddin lagi.

Ia menjelaskan keyakinannya bahwa kepercayaan terhadap koperasi dari masyarakat akan semakin meningkat saat Koperasi menjadi motor penting pemenuhan kebutuhan properti. “Papan atau rumah merupakan salah satu dari tiga kebutuhan dasar manusia. Sandang, pangan dan papan itulah dasar manusia berkehidupan. Bahkan rumah menjadi indikator dalam penilaian berbagai derajat kemajuan ekonomi masyarakat. Koperasi BMI masuk ke sektor ini agar koperasi betul – betul berperan dalam membangun ekonomi masyarakat dan perekonomian bangsa,” tandasnya.

(Togar Harahap/Klikbmi)

Share on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.