Kambara Paparkan Esensi Koperasi di Hadapan Mahasiswa IPB: “Sejahtera Bersama Itu Luar Biasa”

Nasional

Bogor, Klikbmi.com: Presiden Direktur Koperasi BMI Group, Kamaruddin Batubara yang akrab disapa Kambara, hadir sebagai pembicara dalam Kuliah Tamu (Guest Lecture) Program Sarjana Ekonomi Pembangunan, Departemen Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor (IPB). Kegiatan ini digelar untuk memperluas wawasan mahasiswa pada Mata Kuliah Ekonomi Koperasi dan UMKM. Acara dibuka oleh Yeti Lis Purnamadewi dan dipandu oleh Manuntun Parulian Hutagaol selaku moderator.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Dalam paparannya, Kambara menegaskan bahwa koperasi merupakan badan hukum yang menawarkan paradigma berbeda dari dunia usaha konvensional. Mahasiswa setelah lulus biasanya mencari pekerjaan. Tapi alangkah baiknya jika bisa membuka lapangan kerja untuk orang lain. “Kalau mau membangun usaha sendiri, bentuklah badan hukum koperasi. Kita harus berani melawan pola pikir kapitalis modern,” ujarnya.

Foto bersama dengan peserta

Ia juga menekankan prinsip khairunnas anfauhum linnas sebagai landasan etika berkoperasi. “Sejahtera sendiri itu biasa, tapi sejahtera bersama itu luar biasa. Dan konsep itu hanya ada di koperasi, tidak di PT. Tantangannya adalah bagaimana menerjemahkan semangat berbagi manfaat itu dalam praktik,” tambahnya.

Menurut Kambara, gotong royong menjadi fondasi utama tumbuhnya koperasi besar, termasuk Koperasi BMI. Ia menegaskan bahwa koperasi harus mampu menghadang praktik monopoli. “Hulu dan hilir tidak boleh dikuasai kapitalis. Bisnis harus mampu berjalan dari ujung rambut hingga ujung kaki,” katanya. Pada kesempatan tersebut, Kambara memancing semangat mahasiswa dengan ungkapan khasnya, “Mimpi yang benar adalah yang membuat kalian tidak bisa tidur karena harus diwujudkan.”

Mahasiswa aktif bertanya tentang Koperasi kepada Kambara

Kambara juga menyoroti pentingnya kemandirian dan peran generasi muda dalam menentukan arah koperasi di masa depan. “Manusia akan follow the money. Persoalannya adalah pilihan kalian, bekerja di perusahaan besar dengan gaji kecil hanya demi gengsi, atau di tempat yang mungkin kurang bonafide tapi gajinya besar dan manfaatnya nyata? Masa depan koperasi ada di tangan generasi muda,” tegasnya.

Memasuki tanya jawab yang berkaitan dengan era digital, Kambara mendorong mahasiswa untuk melihat peluang inovasi koperasi berbasis teknologi. “Koperasi teknologi dan pemanfaatan AI bisa menjadi sektor unggulan. Tinggal inovasi apa yang mampu kalian ciptakan,” katanya dihadapan ratusan Mahasiswa IPB tersebut. Ia juga menegaskan bahwa koperasi berbeda dengan konsep negara komunis. “Dalam komunisme, ekonomi dikendalikan oleh negara. Sementara koperasi tumbuh dari komitmen anggota, dari bawah, bukan perintah negara,” jelasnya. Kambara mengkritik pendekatan pembangunan berbasis proyek, termasuk pendirian koperasi desa tanpa fondasi kesadaran kolektif. “Semangat koperasi adalah kebersamaan dan gotong royong untuk menolong diri sendiri, orang lain, dan umat. Tanpa itu, koperasi hanya menjadi proyek, bukan gerakan,” ujarnya.

Penyerahan souvenir dan foto bersama, M. Parulian Hutagaol, Yeti Lis Purnamadewi, Kambara, Mc (kanan ke kiri)

Diakhir acara, Manuntun Parulian Hutagaol memberikan tanggapan atas materi Kambara. Ia menilai taktik dan strategi Koperasi BMI dalam membangun koperasi sangat relevan dengan tantangan zaman. “Dulu koperasi dibangun oleh orang-orang yang menderita. Sekarang banyak orang menderita, tapi tidak ada yang menolong. Koperasi BMI menurut saya sangat cerdas. Ada iman, idealisme, dan cita-cita untuk menolong. Yang penting bukan hanya membantu anggota, tetapi menjadikan mereka mampu dan kemudian menjadi sumber pertolongan bagi yang lain,” ujarnya.

Kuliah tamu ini menegaskan kembali pentingnya koperasi sebagai kekuatan ekonomi rakyat dan menempatkan generasi muda sebagai aktor utama dalam mendorong transformasi koperasi di era digital. (Nur/Humas)

Share on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *