Kekuatan Pikiran Manusia

Info ZISWAF

Nasehat Dhuha Selasa, 30 Maret 2021 | 13 Hari Menuju Ramadhan 1442 H | Oleh : Sularto

Klikbmi, Tangerang – Hukum alam (The Universal Laws) atau Sunnatullah adalah sebuah hukum yang telah ditetapkan oleh pencipta tentang bagaimana alam ini berjalan. Hukum alam menyangkut fisik dan non fisik. Hukum fisik lebih mudah diobservasi untuk menemukan kebenarannya, contoh :  Hukum Fisika, kimia  dan sebagainya telah banyak dirumuskan dan difahami oleh manusia, sedangkan hukum non fisik, psichology  dan lainnya yang banyak menyangkut aspek spiritual dan emosi juga menganut hukum tertentu sebagaimana hukum-hukum fisika dan kehidupan manusia di dalamnya. Tetapi hukum ini belum banyak dirumuskan manusia secara ilmiah.

Salah satu hukum alam non fisik yang populer saat ini adalah “The law of attraction”. (Hukum tarik menarik), yang dipopulerkan kembali oleh Rhonda Byrne melalui film dan buku best seller ”the secret”. Studi dari The Law of Attraction telah menyebabkan ribuan orang mengubah hidup mereka menjadi lebih baik. Law of attraction mengupas banyak hal tentang keterikatan manusia dengan semesta yang saling terkoneksi. Singkatnya bahwa apa yang kau pikirkan dengan fokus, apa yang kau minta dengan tulus, harapan-harapan yang kau panjatkan pada “kekuatan alam semesta” itulah yang akan kau tarik masuk dalam hidupmu.

Contohnya adalah jika Thomas Alfa Edison tidak pernah memikirkan sebuah bola kecil yang bisa mengeluarkan cahaya, mungkin kita tidak akan pernah merasakan terangnya lampu, bila kita berfikir sakit meski badan kita sehat sehat saja maka kitapun benar-benar  lemah dan rapuh, secara kebetulan bertemu dengan seseorang yang terlintas dalam ingatan beberapa hari lalu atau secara kebetulan mengalami hal-hal yang pernah terlintas dalam fikiran, dan kita mendapati orang yag rajin puasa senin kamis, shalat tahajud  akhirnya benar-benar tercapai apa yang dinginkan. BMI Kliker silakan survey orang sukses di sekililing anda!

Sebagai insan pejuang syariah Koperasi BMI kita juga harus berpikir, berdoa dan terus berusaha menjadikan Koperasi BMI tempat terbaik untuk memberikan kesuksesan dan keberkahan hidup kepada masyarakat banyak. Kita berpikir bahwa suatu saat nanti Koperasi BMI akan ada di seluruh Indonesia dengan anggota jutaan orang. Inilah kekuatan pikiran yang harus kita bangun mulai saat ini.

Dalam satu training ESQ, Ary Ginanjar mengatakan kekuatan pikiran harus dimulai dengan hati dan pikiran yang suci. Hati dan pikiran yang suci inilah waktu menanam yang diibaratkan sebagai tanah yang subur. Tanah yang dapat ditanami dengan tumbuhan untuk bis berkembang lebih cepat. Aku bersama sangkaan hambaku padaku, jika sangkaannya baik maka baiklah baginya, dan jika sangkaannya buruk maka buruklah baginya (HR Ahmad).

عن أبي هريرة – رضي الله عنه – قال : قال النبي – صلى الله عليه وسلم – : يقول الله تعالى : أنا عند ظن عبدي بي ، وأنا معه إذا ذكرني

Dari Abu Hurairah RA, dia berkata,”Rasulullah SAW bersabda,’ Sesungguhnya Allah berkata: “Aku sesuai prasangka hambaku pada-Ku dan Aku bersamanya apabila ia memohon kepada-Ku” (HR Muslim)  

Dalam hadits ini tersirat sebuah ajakan dari Rasulullah SAW agar kita berusaha selalu dekat dengan Allah SWT, berbaik sangka (husnudzan) dan tidak berburuk sangka (su’udzhan) kepada-Nya. Karena Allah SWT “berbuat” sesuai prasangka hamba-Nya. Bila seorang hamba berprasan]gka bahwa Allah itu jauh, maka Allah pun akan “menjauh”, sebaliknya bila ia berprasangka bahwa Allah itu dekat, maka Allah pun akan “mendekat” kepadanya.

Lewat hadits ini Rasulullah SAW pun mengajarkan umatnya untuk selalu berpikir positif dalam segala hal. Karena semua kejadian, apa pun itu, berada sepenuhnya dalam genggaman Allah SWT dan terjadi karena seizin-Nya. Dengan berpikir positif, seseorang akan mampu menyikapi setiap kejadian dengan cara terbaik. Selain itu, ia pun akan mampu menghadapi hidup dengan optimis. Betapa tidak, ia dekat dengan Allah Dzat Penguasa yang ada. Karena itu, Rasulullah SAW mengungkapkan bahwa orang beriman itu tidak pernah rugi, diberi nikmat dia bersyukur. Syukur adalah kebaikan bagi dirinya, diberi ujian dia bersabar, dan sabar adalah kebaikan bagi dirinya.

Hakikatnya Allah tidak pernah membuat jarak dengan manusia. Manusia sendiri yang membuat jarak dengan Allah. Demikian pula, Allah tidak pernah menghambat manusia untuk sukses, tapi manusia sendiri yang menghalangi dirinya untuk sukses. Kunci dari semua itu adalah pikirannya. Manusia adalah bentukan pikirannya. Tak heran bila Norman Vincent Peale mengatakan, “You are what you think!”; Anda adalah apa yang Anda pikiran. Sebuah penelitian yang dilakukan Harvard University membuktikan bahwa kesuksesan seseorang 85 persen ditentukan sikap, dan 15 persen sisanya ditentukan  keterampilan dan intelektualitas. Sikap itu sendiri dibentuk  pikiran. Dengan kata lain, 85 persen kesuksesan dan kegagalan ditentukan kualitas pikiran. Dalam konteks bahasan ini, kesuksesan untuk dekat dengan Allah sangat dipengaruhi sejauh mana seseorang berpikir positif tentang Allah SWT.

Mari terus berpikir positif, untuk lebih sukses dan bermanfaat bagi sesama. Sambil kita berpikir, berdoa dan melakukan langkah nyata, permudah dengan bersedekah. Mari bersedekah melalui rekening ZISWAF KOPSYAH BMI : 7 2003 2017 1 (BNI Syariah) a/n Benteng Mikro Indonesia, lalu berdoa untuk orang tua kita. (Sularto/Klikbmi)

Share on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.