Kita Diminta Berdoa, Bagaimana Adab Berdoa Agar Doa Kita Dikabulkan Allah SWT

Edu Syariah

Nasehat Dhuha Senin, 6 Desember 2021 | 1 Jumadil Awal 1443 H | Oleh : Sularto

Klikbmi, Tangerang – Alhamdulilah hari ini kita kembali bekerja. Hari Senin  merupakan hari permulaan kerja. Dengan semangat, kita tidak boleh percaya dengan ungkapan I hate Monday. Memang Senin sering orang anggap sebagai hari yang sibuk dan menjengkelkan. Itu semua berawal dari fakta bahwa Senin memang menjadi permulaan dari jeda setelah liburan. Kita diharuskan move on dari liburan dan saatnya kita bekerja lagi.

Memulai hari yang sibuk dan penuh tantangan tentu harus kita mulai dengan berdoa agar semua kegiatan kita di minggu ini berjalan lancar dan menemukan banyak momentum untuk memajukan lembaga tempat kita bekerja. Bagi teman-teman Koperasi BMI, setelah kita selesai mengadakan RK-RAPB dan capacity building, saatnya tepat untuk kita persiapkan segala sesuatu yang mendukung program kerja di tahun 2022 nanti.

Tema kita hari ini adalah 10 cara ini bisa dilakukan agar sesorang semakin yakin bahwa doanya akan dikabulkan oleh Allah SWT. Artikel ini dikembangkan dari ceramah ustadz Abdul Shomad, ustadz kondang yang kita pasti tahu kapasitas Beliau.  Berdoa merupakan kegiatan yang sangat sering dilakukan oleh seorang hamba. Melalui doa, seorang hamba menyadari bahwa ia membutuhkan pertolongan Allah SWT untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan. Selain itu, berdoa juga dapat membuat seorang hamba semakin dekat dengan Allah SWT dan menyadari kesalahannya.

Doa bisa jadi dikabulkan dalam waktu singkat maupun cukup lama serta dikabulkan sesuai keinginan maupun diganti dengan yang lebih baik. Pada prinsipnya semua doa itu dikabulkan Allah.

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ

Dan Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina.”  (QS. Ghafir Ayat 60)

Ustadz Abdul Somad menjelaskan bahwa doa dapat dikabulkan sesuai permintaan hamba, diberikan yang lebih baik dari yang diminta, serta dijauhkan dari apa yang diminta karena dapat menimbulkan bahaya. Adapun 10 cara agar doa dikabulkan oleh Allah SWT menurut Ustadz Abdul Somad, yaitu sebagai berikut.

  1. Berdoa didahului salat sunah 2 rakaat. Salat sunah 2 rakaat dapat dilakukan di setiap waktu. Berdoa yang diawali solat sunah 2 rakaat dapat menjadi peluang agar dikabulkan oleh Allah SWT
  2. Doa diawali dengan mengumandangkan sholawat kepada Rasulullah SAW. Doa yang diawali sholawat kepada Rasulullah Saw bertujuan untuk mendapatkan syafaat Rasulullah Saw agar doa yang dilantunkan dapat dikabulkan Allah SWT.
  3. Sebelum berdoa, disunahkan untuk berwudu. Berdoa bisa dilakukan tanpa berwudu, namun lebih baik jika dilantunkan dalam keadaan suci setelah berwudu.
  4. Berdoa dengan menghadap kiblat. Berdoa disunahkan menghadap kiblat karena ka’bah sebagai kiblat umat muslim juga merupakan kiblat doa.
  5. Berdoa dan diaminkan. Doa yang diaminkan oleh jemaah lebih mudah dikabulkan oleh Allah SWT dan mendatangkap kebaikan bagi yang berdoa dan yang mengaminkan.
  6. Berdoa didahului puji-pujian kepada Allah SWT. Sebelum berdoa, disunahkan memuji Allah SWT, Rasulullah, nabi-nabi, malaikat Allah, dan orang-orang saleh.
  7. Berdoa dengan berasa rendah hati di hadapan Allah SWT. Sebelum berdoa,hendaknya seorang hamba mohon ampun dan menyadari segala kesalahannya di hadapan Allah SWT. Dalam berdoa, seorang hamba tidak boleh sombong dan dianjurkan selalu merasa rendah hati di hadapan Allah SWT.
  8. Berdoa dengan merendahkan suara, namun jangan sampai tidak terdengar. Merendahkan suara namun tetap terdengar bukan bertujuan agar didengar Allah SWT, melainkan untuk meyakinkan seorang hamba atas doanya. Selain itu, suara yang lirih namun terdengar diharapkan mampu diaminkan oleh orang-orang di sekitar hamba yang berdoa.
  9. Mengangkat tangan ketika berdoa. Mengangkat tangan ketika berdoa merupakan hal yang dicontohkan oleh Rasulullah Saw. Mengangkat tangan ketika berdoa menunjukkan bahwa seorang hamba bersungguh-sungguh dan bersemangat untuk memohon kepada Allah SWT atas apa yang sedang diinginkannya Mengangkat tangan ketika berdoa dapat dilakukan dengan berbagai cara, yaitu telapak tangan menghadap ke langit, ke wajah, ke tanah (ketika doa tolak balak).
  10. Penuh keyakinan bahwa doa akan dikabulkan oleh Allah SWT. Meskipun meyakini bahwa doa akan dikabulkan oleh Allah SWT, seorang hamba juga perlu meyakini bahwa doa yang dikabulkan membutuhkan proses. Segala hal yang diminta memerlukan usaha dan pengorbanan agar bisa dimiliki.

Mari amalkan 10 adab  berdoa  di atas dan kita meminta terus – menerus dengan mengharap ridha Allah SWT. Semoga doa-doa kita diijabah Allah SWT.

Mari terus ber-ZISWAF (Zakat,Infaq,Sedekah dan Wakaf) melalui rekening ZISWAF Kopsyah BMI 7 2003 2017 1 (BSI eks BNI Syariah) a/n Benteng Mikro Indonesia atau menggunakan Simpanan Sukarela : 000020112016 atau bisa juga melalui DO IT BMI : 0000000888. (Sularto/Klikbmi)

Share on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.