La Tahla (Jangan Mengeluh), Jadilah Pribadi Yang Tangguh

Edu Syariah

Nasehat Dhuha Rabu, 24 November 2021 | 18 Rabiul Akhir 1443 H | Oleh : Tim Humas BMI

Klikbmi, Tangerang – Tema nasehat dhuha hari ini adalah menjadi pribadi yang tangguh. Tak selamanya hidup itu indah,terkadang ada tantangan dan rintangan yang harus dilewati. Ini adalah ujian dari Allah untuk manusia,dengannya Allah akan menghinakan seseorang atau mengangkat derajatnya di sisi-Nya.

Banyak orang yang tak sanggup menghadapi cobaan tersebut, sehingga menderita dan terhina karenanya, dan tak sedikit pula yang selamat dan sukses sehingga Allah memuliakannya.

Kata “Berani” saja belum cukup untuk membuat kita berhasil meraih kesuksesan sejati. Karena bis jadi hari ini kita berani mengambil sebuah langkah yang benar, namun keesokan harinya bisa goyah dan mundur. Maka, selain berani, ia juga haruslah tangguh.

Rasulullah SAW menjadi contoh pribadi tangguh terbaik dalam sejarah peradaban manusia. Banyak kisah pertempuran yang dialaminya bersama Umat Islam demi menegakkan panji-panji agama Allah, maka beliau tidak hanya membangkitkan semangat pasukan kaum muslimin untuk maju ke medan jihad, melainkan beliau pun terjun langsung dan selalu di garis terdepan.

Karena Rasulullah yakin bahwa jihad di jalan Allah adalah perjuangan agung yang sangat dicintai oleh Allah SWT. Beliau tak kenal kata surut meski tantangan dan rintangan yang berat dan pedih selalu menghadang.

Begitupun bagi kita. Setiap kali datang suatu nasehat untuk berbuat kebaikan, kemudian kitapun termotivasi untuk berani melaksanakannya, maka sesungguhnya itu belumlah selesai.

Berani namun rapuh, akan membuat kita mudah berhenti di tengah jalan. Akan tetapi jika berani sekaligus tangguh, maka kita akan istiqomah menjalankannya.

Orang yang tangguh adalah orang sadar bahwasanya setiap persoalan dan ujian yang datang, hakikatnya dari Allah SWT. Dan sesungguhnya Allah tengah mengukur agar ujian tersebut tidak melampaui kesanggupan hambanya untuk memikulnya.

Seseorang yang tangguh akan menjalani kehidupan sesulit apapun dengan penuh sabar dan tawakal. Karena baginya segala sesuatu yang terjadi di dunia ini tiada yang berada di luar kekuasaan dan izin Allah Swt.

Allah SWT berfirman :

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱسْتَعِينُوا۟ بِٱلصَّبْرِ وَٱلصَّلَوٰةِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ مَعَ ٱلصَّٰبِرِينَ

Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. (Al Baqarah : 153)

Orang beriman akan selalu khusnudzon dalam hidupnya karena dia yakin bahwa Allah tidak akan mencelakakan hamba-Nya yang beriman kepada-Nya. Seandainya mendapat cobaan dari Allah, dia tidak akan larut dalam kesedihan dan kegelisahan apalagi sampai berputus asa.

Dia akan tetap tegar dan penuh optimisme didalam menghadapi kehidupan ini. Kesulitan dan musibah dalam hidupnya dia yakini sebagai ujian dari Allah untuk meningkatkan kualitas keimanannya atau sebagai sarana penebus kesalahan dan dosa-dosa yang pernah dia lakukan.

Orang yang tangguh akan semangat mengukir prestasi. Namun, bukan demi penghargaan dan pujian manusia. Melainkan semata-mata karena niat ibadah lillaahi ta’aala. Ia yakin bahwa Allah Swt. mencintai hamba-Nya yang bekerja dan berkarya secara itqon, profesional dan penuh dedikasi.

Semoga Allah SWT membimbing kita menjadi pribadi yang pantang mengeluh, pribadi yang istiqomah dalam mengerjakan kebaikan dan kebenaran, berprestasi sebagai ladang amal sholeh lillaahi ta’ala. Wallahu a’lam bishawab.

Mari tetap ikhtiar terbaik dan berikan dari sebagian rejeki kita untuk orang yang membutuhkan. Insyallah rejeki yang kita terima akan berkah. Mari terus ber-ZISWAF (Zakat,Infaq,Sedekah dan Wakaf) melalui rekening ZISWAF Kopsyah BMI 7 2003 2017 1 (BSI eks BNI Syariah) a/n Benteng Mikro Indonesia atau menggunakan Simpanan Sukarela : 000020112016 atau bisa juga melalui DO IT BMI : 0000000888.

(Togar Harahap/Klikbmi)

Share on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.