Meneladani 4 Sifat Rasulullah Sebagai Budaya Kerja

Info ZISWAF

Nasehat Dhuha Kamis, 27 Mei 2021 | 15 Syawal 1442 H| Oleh :  Sularto

Klikbmi, Tangerang –  Insan BMI yang dirahmati Allah SWT. Teladan yang baik ada pada diri Rasulullah Muhammad SAW, seperti yang telah kita bahas pada nasehat dhuha Rabu (26/5) kemarin tentang kemuliaan sifat Rasulullah Muhammad SAW.  Hari ini kita fokus pada 4 sifat Rasulullah yang akan menghebatkan kit ajika kita terapkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Termasuk akan menghebatkan perusahaan jika perusahaan menerapkannya pada budaya kerja perusahaan. Dan tentu akan menghebatkan koperasi jika seluruh insan koperasi menerapkan 4 sifat Rasulullah ini sebagai budaya kerja. Demikian juga pada Koperasi BMI, jika Koperasi BMI, seluruh sdm-nya menjaga pengamalan 4 sifat Rasulullah ini, Koperasi BMI akan menjadi hebat dan bermanfaat.

Empat sifat Rasulullah bukan hanya istilah yang cukup dihafal saja. Akan tetapi perlu dihidupkan atau diaplikasikan dalam bentuk sikap nyata. Shiddiq, secara bahasa diartikan jujur. Namun menurut Quraish shihab, pada awalnya shiddiq itu menunjukkan makna kekuatan. Dimana memiliki korelasi keduanya, kejujuran atau kebenaran mengandung suatu kekuatan. Serta dari jiwa yang kuat akan muncul kejujuran. Sifat shiddiq dipahami oleh Koperasi BMI sebagai benar, jujur dan berintegritas.

Amanah secara bahasa dimaknai dapat dipercaya. Namun bila ditelusuri ternyata kata tersebut merupakan derivasi dari kata iman dan aman.  Dimana amanah merupakan suatu sikap  dan buah iman (percaya) yang berusaha mencipatakan suatu kondisi aman. Sehingga unsur amanah meliputi komitmen, kerja keras, dan konsistensi. Amanah dipahami oleh Koperasi BMI sebagai komitmen, tanggung jawab dan dapat dipercaya.

Tabligh, secara bahasa diartikan menyampaikan. Selain itu tabligh juga memiliki makna keterbukaan atau transparansi. Dalam hal ini seperti sikap Rasulullah ketika menyampaikan pesan-pesan dari Allah. Semua pesan tersebut disampaikan kepada umat, meskipun ada pesan yang berisi teguran pada Rasulullah. Hal itu juga disampaikan kepada umat. Tabligh di Koperasi BMI dipahami sebagai istiqomah, transparan dan menyampaikan.

Selanjutnya Fathanah, yang berarti cerdas. Cerdas berkaitan dengan fungsi serta peran yang diemban. Dalam ranah makna luasnya, tidak hanya sebatas lingkup kecerdasan intelektual semata. Akan tetapi mencakup kecerdasan spiritual, emosional, dan sosial. Dengan mengkaji kembali sifat-sifat Rasulullah tersebut, besar harapan generasi umat Islam dapat meneladani dan mencontohnya. Fathanah di Koperasi BMI dipahami sebagai Cerdas, visioner dan inovatif.

Dengan spirit menghidupkan tradisi atau sikap mulia dari Rasulullah. Menjadikan sikap atau karakter Rasulullah sebagai sikap dalam pribadi sehari-hari dan kehidupan dalam dunia kerja sebagai budaya kerja maka kita akan mendapat terhormat di dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam lingkungan pekerjaan kita.  Semoga kita semua termasuk umat yang kelak mendapat Syafa’at Rasulullah.


Mari bersedekah melalui rekening ZISWAF Kopsyah BMI 7 2003 2017 1 (BNI Syariah) a/n Benteng Mikro Indonesia atau menggunakan Simpanan Sukarela : 000020112016 atau bisa juga melalui DO IT BMI : 0000000888. (Sularto/Klikbmi)

Share on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *