Menjaga Masa Depan Anak Yatim Piatu

Edu Syariah

Nasehat Dhuha Senin, 7 Februari 2022| 5 Rajab 1443 H | Oleh : Ustad Fakhry Fadhil, S.Sy , M.H

Klikbmi, Tangerang – Tepat 7 bulan lalu di tahun 2021 menjadi awal kesedihan yang dirasakan oleh Sandi Gunawan (15 tahun) dan adiknya Givaldo Gunawan (8 tahun). Kedua anak ini mulai terbiasa hidup tanpa kasih sayang kedua orang tuangnya di usia kanak-kanak mereka.

Pada tanggal 15 Juli 2021 Ibu Rosida meninggal dunia karena sakit lambung kronis. Beliau meninggalkan kedua anak dan suaminya. Suami almarhumah, Taufik Gunawan sakit jantung sejak lama sebelum Ibu Ida meninggal. Kesedihan yang dialami kedua anak ini masih berlanjut karena belum genap satu bulan setelah ditinggalkan ibunya, tepat 28 Juli 2021 mereka pun harus ditinggalkan bapaknya.  Taufik Gunawan meninggal dunia karena sakit jantung yang Beliau derita.

Lengkap sudah kesedihan yang dirasakan oleh Sandi dan Givaldo di umur yang masih anak-anak.  Mereka sebenarnya masih sangat perlu kasih sayang kedua orang tuanya.  Faktanya mereka berdua menjadi yatim piatu dan harus terbiasa hidup mandiri. Sandi yang saat ini kelas 3 SMP dan adiknya Givaldo  kelas 2  SD ini tinggal bersama bibinya, Nurayanih di Desa Rawalini, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang.

Jauh sebelum ibu Ida Rosida meninggal ternyata Beliau tercatat anggota aktif Kopsyah BMI, bahkan seminggu sebelum meninggal masih mengikuti kegiatan rembug pusat.  Ega Wanda Hanifah, Staf Lapang Kopsyah BMI pun tergugah. Ega pun mengajukan  kedua anak ini menjadi anak asuh BMI.

Program anak asuh BMI adalah satunan kepada anak yatim piatu secara rutin yang berikan pada setiap bulan sampai usia anak tersebut lulus sekolah SMA/sederajat.  Sandi dan Givaldo saat ini sudah menjadi anak asuh Kopsyah BMI.

Program anak asuh BMI ini merupakan kegiatan sosial yang dilakukan oleh TIM Ziswaf Kopsyah BMI yang dilatar belakangi salah satunya oleh perintah QS. Al-Baqarah (220) :

فِى الدُّنْيَا وَالْاٰخِرَةِ ۗ وَيَسْـَٔلُوْنَكَ عَنِ الْيَتٰمٰىۗ قُلْ اِصْلَاحٌ لَّهُمْ خَيْرٌ ۗ وَاِنْ تُخَالِطُوْهُمْ فَاِخْوَانُكُمْ ۗ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ الْمُفْسِدَ مِنَ الْمُصْلِحِ ۗ وَلَوْ شَاۤءَ اللّٰهُ لَاَعْنَتَكُمْ اِنَّ اللّٰهَ عَزِيْزٌ حَكِيْمٌ

Artinya : Tentang dunia dan akhirat. Mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang anak-anak yatim. Katakanlah, “Memperbaiki keadaan mereka adalah baik!” Dan jika kamu mempergauli mereka, maka mereka adalah saudara-saudaramu. Allah mengetahui orang yang berbuat kerusakan dan yang berbuat kebaikan. Dan jika Allah menghendaki, niscaya Dia datangkan kesulitan kepadamu. Sungguh, Allah Maha Perkasa, Maha Bijaksana.

Menjaga anak yatim agar mereka sukses di masa depan seperti anak-anak lain pada umunya merupakan perbuatan yang sangat baik. Dengan program ini Kopsyah BMI dapat membantu anak yatim dan yatim piatu untuk dapat meneruskan cita-citanya memperbaiki hidup di masa depan. BMI Kliker yang dimuliakan Allah SWT mari kita dukung program-program ini agar lebih banyak anak memiliki masa depan cerah dari keberdaan Kopsyah BMI.

Mari terus ber-ZISWAF (Zakat,Infaq,Sedekah dan Wakaf) melalui rekening ZISWAF Kopsyah BMI 7 2003 2017 1 (BSI eks BNI Syariah) a/n Benteng Mikro Indonesia atau menggunakan Simpanan Sukarela : 000020112016 atau bisa juga melalui DO IT BMI : 0000000888. (Sularto/Klikbmi)

Share on:

1 thought on “Menjaga Masa Depan Anak Yatim Piatu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.