Serang, Klikbmi.com – Pembangunan Hibah Rumah Siap Huni (HRSH)Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) di Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, menghadirkan kejutan yang menghangatkan suasana. Di sela peletakan batu pertama, Kapolsek Carenang AKP Desma Priatna menyerahkan bantuan infak sebesar Rp10 juta untuk mendukung pembangunan rumah bagi Juniah (76), seorang janda lansia yang selama ini tinggal di rumah nyaris roboh bersama putranya yang bekerja sebagai buruh tani, Selasa (21/7/2026).
Bantuan itu bukan berasal dari pribadi saya sajammelainkan hasil urunan seluruh personel Polsek Carenang. Donasi ini olaborasi antara kepolisian dan gerakan koperasi dalam menghadirkan hunian yang lebih layak bagi warga kurang mampu,” kata Kapolsek Carenang.
Rumah Bu Juniah di Kampung Petanduk RT 003/006, Desa Teras, Kecamatan Carenang, memang sudah lama memprihatinkan. Dinding bata dipenuhi retakan besar. Bagian atas rumah masih menggunakan anyaman bambu yang mulai lapuk dan berlubang dimakan usia. Sejumlah genteng telah bergeser bahkan hilang sehingga rangka kayu penyangga atap tampak terbuka. Setiap musim hujan datang, rasa cemas menjadi teman yang tak pernah benar-benar pergi.

Melalui dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF), Kopsyah BMI kemudian menetapkan rumah Bu Juniah sebagai salah satu penerima Program Hibah Rumah Siap Huni (HRSH). Program tersebut merupakan bagian dari komitmen Koperasi BMI untuk menghadirkan manfaat sosial, tidak hanya bagi anggota, tetapi juga masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Dalam sambutannya, AKP Desma Priatna mengatakan bantuan yang diberikan merupakan implementasi semangat pengabdian yang terus didorong di lingkungan Polri.
“Kolaborasi ini juga merupakan pesan dari Bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada Hari Bhayangkara ke-80. Personel Polri ditantang menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kepedulian, kebersamaan, dan sinergisitas. Salah satunya melalui kolaborasi bersama BMI membangun rumah Bu Juniah,” ujar Desma.
Perwira dengan tiga balok di pundak itu mengaku bersyukur karena niat jajaran Polsek Carenang untuk berbagi dipertemukan dengan program sosial yang dijalankan Kopsyah BMI.
“Alhamdulillah, jalan kami untuk mewujudkan niat ini dipertemukan dengan BMI yang sedang membangun rumah warga. Kami berharap pembangunan rumah Bu Juniah berjalan lancar dan kolaborasi sosial bersama Koperasi BMI tidak berhenti sampai di sini,” katanya.
Peletakan batu pertama turut dihadiri Kepala Desa Teras Desman, Ketua RT 003 Buang Endang Sayuti, Koordinator Manajer Regional Kopsyah BMI Suta Atmaja Hidayat, Manajer Regional Ruslan Rohendi, serta jajaran pengelola Koperasi BMI.
Manajer ZISWAF Kopsyah BMI Andi menyampaikan apresiasi atas kepedulian jajaran Polsek Carenang. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa menghadirkan kesejahteraan masyarakat membutuhkan gotong royong lintas elemen.
“Koperasi BMI tidak hanya bergerak di bidang simpan pinjam dan pembiayaan syariah. Kami juga membangun pemberdayaan dan kegiatan sosial melalui dana ZISWAF. Inilah yang menjadi pembeda kami sebagai koperasi syariah yang ingin menghadirkan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Manajer Cabang Kibin Rosminah mengatakan kondisi rumah Bu Juniah sudah tidak layak dihuni. Selain dipenuhi retakan, hampir seluruh bagian bangunan menunjukkan kerusakan akibat usia.
“Bu Juniah merupakan non anggota Kopsyah BMI. Beliau seorang janda yang tinggal bersama putranya yang bekerja sebagai buruh tani. Mereka bertahan di rumah itu dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Mudah-mudahan melalui Program HRSH, beliau dapat menikmati masa tua di rumah yang lebih aman dan layak,” tutur perempuan yang akrab disapa Mimin tersebut.

Pembangunan rumah Bu Juniah menjadi lebih dari sekadar mendirikan bangunan baru. Di balik setiap bata yang mulai disusun, ada semangat gotong royong yang mempertemukan kepedulian anggota koperasi, aparat kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat. Sebuah kolaborasi yang mengubah rumah yang penuh retakan menjadi harapan baru bagi seorang ibu di penghujung usianya.
Terpisah Presiden Direktur Koperasi BMI Group Kamaruddin Batubara menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polsek Carenang yang telah menunjukkan kepedulian nyata melalui bantuan infak untuk pembangunan Hibah Rumah Siap Huni (HRSH) Bu Juniah. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi contoh bahwa menghadirkan kesejahteraan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama yang dapat diwujudkan ketika berbagai elemen saling bergandengan tangan.
“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kapolsek Carenang beserta seluruh personel yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu pembangunan rumah Bu Juniah. Kepedulian seperti inilah yang membuat semangat gotong royong tetap hidup di tengah masyarakat. Semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya,” ujar Kamaruddin.
Ia menambahkan, Program Hibah Rumah Siap Huni (HRSH) tidak hanya bertujuan mengganti bangunan yang rusak menjadi rumah yang layak dihuni, tetapi juga membangun harapan baru bagi keluarga penerima manfaat. Karena itu, setiap rumah yang dibangun merupakan hasil kolaborasi banyak pihak yang memiliki kepedulian terhadap sesama.
Pria yang karib disapa Kambara tersebut menjelaskan, seluruh program sosial Koperasi BMI Group lahir dari semangat ta’awun atau saling tolong-menolong yang menjadi nilai dasar koperasi syariah. Semangat tersebut diwujudkan melalui Gerakan Sedekah Seminggu Tiga Ribu (GASSITERU), sehingga dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) yang dihimpun dari anggota dapat dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk program-program yang benar-benar dirasakan manfaatnya.
“Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Maidah ayat 2, ‘Dan tolong-menolonglah kamu dalam mengerjakan kebajikan dan takwa.’ Kolaborasi antara Koperasi BMI, Polsek Carenang, pemerintah desa, dan masyarakat pada pembangunan rumah Bu Juniah merupakan implementasi nyata dari ayat tersebut. Kami berharap semangat seperti ini terus tumbuh sehingga semakin banyak keluarga yang dapat merasakan kehidupan yang lebih layak, aman, dan bermartabat,” tutup Kambara.

