RUKO BMI COOP Pasar Pandeglang : BMI Bangun Ruko Komersial Di Pusat Bisnis Kota Pandeglang

Kabar Banten

Klikbmi, Pandeglang – Infrastruktur perekonomian perlu diciptakan untuk membangun kawasan bisnis yang memberikan multiplier  effect bagi pertumbuhan ekonomi. Salah satu instrumen pengembangan ekonomi kewilayahan adalah munculnya pasar-pasar baru yang merupakan tempat terjadinya transaksi yang menjadi syarat berputarnya roda perekonomian.

Koperasi sebagai salah satu pelaku bisnis memiliki tanggung jawab untuk membuat pertukaran ekonomi terjadi lebih cepat. Sebagai lembaga yang harus berkontribusi terhadap tumbuhnya derajat ekonomi, Koperasi BMI melalui Koperasi Jasa Dan Perumahan Benteng Mandiri Indonesia (Kopjarum BMI) membangun ruko komersial dengan harga terjangkau oleh pelaku ekonomi kelas kecil dan menengah.

Kehadiran Kopsyah BMI di Kabupaten Pandeglang tentu memiliki tanggung jawab besar, tanggung jawab besar bukan hanya soal memberikan stimulasi permodalan bagi usaha mikro, kecil dan menengah tetapi juga bagaimana menciptakan infrastruktur perekonomian yang mampu menjadi boster bagi pertumbuhan ekonomi wilayah.

Baca juga : https://klikbmi.com/booking-fee-rp-2-juta-dapatkan-ruko-super-strategis-di-kawasan-pasar-pandeglang/

Kamaruddin Batubara, Presiden Direktur Koperasi BMI mengatakan bahwa BMI harus hadir untuk membangun ekonomi menjadi lebih baik, tetapi tentu bukan hanya ini saja, meningkatnya derajat ekonomi secara langsung atau tidak akan meningkatkan derajat pendidikan, kesehatan, sosial, dan spiritual. “Kehadiran  BMI bukan hanya pada menciptakan  permodalan saja tapi kita haruslah menciptakan infrastruktur perekonomian. Kita harus bangun pasar-pasar, dan menciptakan area bisnis baru. Koperasi harus masuk ke ranah ini. Kita tidak bisa tinggal diam dan hanya menjadi follower saja”ujar pria yang sering dipanggil Kambara ini.

“Kita sekarang bangun ruko komersial di pusat kota Pandeglang, ini semua adalah untuk menciptakan perputaran ekonomi yang lebih kencang di Pandeglang. Kita awali membangun ruko komersial ini di kawasan pasar Pandeglang. Kita mulai dengan memperbesar perputaran ekonomi  di kawasan ini. Ruko ini kita sebut Ruko BMI Coop Pasar Pandeglang” terang Kambara melanjutkan.

Pria yang juga dipanggil Pak Komar ini  menutup penjelasan singkatnya dengan mengatakan bahwa koperasi harus menjadi bagian paling penting dari pelaku ekonomi. “Koperasi ini satu-satunya lembaga ekonomi yang disebut oleh pendiri bangsa ini, siapa lagi yang akan mengembalikan cita-cita pendiri bangsa ini jika bukan kita. Oleh karena itu kami juga dukungan semua pihak termasuk pemerintah dalam menciptakan kemudahan dalam regulasi bisnis. Jangan sampai karena kita koperasi justru kurang dipercaya, tentu ini yang harus kita koreksi” pungkasnya.

Proses Pengerjaan RUKO BMI COOP Pasar Pandeglang

Senada dengan Kamaruddin, Yayat Hidayatullah (Direktur Utama) Kopjarum BMI menjelaskan bahwa melalui Divisi Konstruksi Kopjarum, BMI akan terus berupaya mensuport pengembangan bisnis wilayah yang menjadi area kerja BMI. “Sebetulnya kehadiran kita bukan semata-mata bisnis, kita juga sangat konsen untuk mengembangkan budaya masyarakat. Hadirnya kita membangun pusat-pusat ekonomi tentu akan berpengaruh positif terhadap meningkatnya budaya dan peradaban wilayah dan masyarakatnya”ujarnya membuka pernyataan.

“BMI sekarang ini membangun ruko di pusat kota Pandeglang yang sangat strategis. 36 ruko strategis kita bangun, ini akan menjadi ujung tombak pertumbuhan ekonomi di kawasan ini. Sebelah ruko ini ada pasar Pandeglang, ada sub terminal dan ada jalan besar. Sarana di sini sudah sangat lengkap. Kawasan ini juga aktif 24 jam dari pantuan kita selama ini” ujarnya lagi.

Menutup keterangannya pada redaksi Yayat meyakinkan bahwa kawasan ini akan terus tumbuh. “Jadi kawasan ini memang kawasan yang sedang tumbuh, dan terus akan tumbuh. Dari 36 ruko yang kita bangun sudah terjual 12 ruko. Untuk ukuran kita sediakan ukuran 56 M2 dan 60 M2” pungkasnya.

Krisyanto (Manajer Divisi Konstruksi) ditemui saat pengecoran lantai 2 dari ruko komersial yang sedang dibangun mengatakan bahwa antusiasme masyarakat begitu tinggi terhadap ruko ini. “Saya melihat masyarakat sangat antusias terhadap kehadiran ruko komersial yang sedang kita bangun ini” ujarnya membuka pernyataan.

“Spesifikasi ruko kita sangat berkualitas. Struktur beton bertulang. Dinding bata merah. Cat dinding berkualitas, kita pakai Avitex dan yang sekelas dengan ini. Saya sebut merk agar jelas karena kita syariah. Kusen alumunium. Rangka atap baja ringan. Genteng spandek berpasir. Plafon gipsun dan lantai keramik 50 x 50 cm. Rolling door folding gate. Closet kita pakai closet jongkok.  Air bersih kita pakai air PDAM. Listrik 1300 watt” ujarnya menyebut kualitas ruko yang dibangun BMI.

Mengakhiri pernyataannya Anto sapaan akrab Krisyanto mengatakan sangat mudah memiliki ruko ini. “Hanya dengan booking fee Rp 2 juta masyarakat sudah bisa memiliki ruko ini. Harga kita buka dari Rp 600 jutaan.  Pembayaran bisa tunai maupun KPR. Oia ini nomor marketing bagi yang tertarik memiliki ruko ini, wa saja ke Pak Yudi no wa 081276420990”pungkas Anto. (Sularto/Klikbmi)

Share on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.