BMI Merangkai Senyum 50 Anak Yatim Di Pakuhaji

BMI Corner

عَنْ سَهْلٍ بْنِ سَعْدٍ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ” أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِي الْجَنَّةِ هَكَذَا ، وَأَشَارَ بِالسَّبَّابَةِ وَالْوُسْطَى وَفَرَّجَ بَيْنَهُمَا شَيْئًا

Dari Sahl bin Sa’ad r.a berkata: “Rasulullah SAW bersabda: “Saya dan orang yang memelihara anak yatim itu dalam surga seperti ini.” Beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengahnya serta merenggangkan keduanya.” (HR Imam Bukhori)

KlikBMI, Pakuhaji – Selain meningkatkan keimanan, buka bersama menjadi sarana berbagi sekaligus menyambung silaturahmi. Itulah yang dilakukan Pelayanan Area 01 Kopsyah BMI saat menghelat buka bersama anak-anak yatim piatu di Halaman Sekolah SMP Islam Al-Azhar, Tangerang, Minggu 24 April 2022.

Sekedar info, Koperasi BMI menggelar roadshow buka bersama dan santunan anak yatim di 14 Area pelayanan dan 10 titik BMI Point. Kegiatan ini dilaksanakan sejak 13 April lalu hingga penghujung Ramadhan mendatang.

Suasana guyub langsung terasa begitu memasuki halaman sekolah. Kantor yang berada di Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji itu dipenuhi oleh anak-anak yatim piatu. Mereka diundang dalam acara buka bersama Koperasi BMI. Ditemui oleh Manajer ZISWAF Kopsyah BMI Casmita, Manajer Area 01 Andi dan Manajer Cabang Pakuhaji Riyan Hidayatullah, anak-anak menyambut gembira undangan tersebut.

Bukber juga mengundang Ketua Yayasan Ponpes Sirothol Mustaqim KH. Usman, Kepala Sekolah SMP Islam Al-Azhar Didi, Ketua Ormas BPPKB DPAC Pakuhaji Rohman dan tokoh masyarakat Desa Sukawali lainnya. Setelah bukber, sebanyak 50 anak yatim yang diundang mendapatkan santunan dan bingkisan lebaran dari BMI. Anak yatim yang diundang berasal dari Desa Sukawali Pakuhaji sendiri.

Ramadan ini, menurut Casmita, buka bersama menjadi ajang silaturahmi sembari berbagi. Lewat buka bersama pula pengelola dan pihak desa dapat mempererat ikatan. Selain itu, sinergi baik antara BMI dengan masyarakat bakal lebih terbangun.

”Buka bersama ini jadi agenda rutin Koperasi BMI tiap tahun. Tahun ini kami memberikan santunan untuk 1.000 santunan di 14 Area kemudian 10 titik BMI Poin. Tujuannya, untuk mempererat silaturahmi dan menyenangkan mereka (anak yatim). Lagi pula, Allah SWT memerintahkan kita untuk menyayangi anak yatim dan saling berbagi di bulan suci ini,” terang Casmita.

Sementara Manajer Area 01 Andi menambahkan bahwa anak-anak yang datang diberi bingkisan. Pemberian tersebut untuk berbagi kebahagiaan sekaligus menjadi tanggung jawab sosial. Bingkisan berupa peralatan ibadah diharapkan penerimanya lebih rajin beribadah.

Sementara Ketua Yayasan Ponpes Sirothol Mustaqim KH Usman mengatakan, tujuan berpuasa adalah untuk mempertebal iman dan makin bertakwa pada Allah. Bukan cuma perkara menahan lapar dan haus, tapi juga harus mengisinya dengan perbuatan baik dan melaksanakan banyak amalan. Salah satunya yang dilakukan Koperasi BMI, peduli terhadap sesama terutama mereka yang membutuhkan.

”Saya secara pribadi mengucapkan terima kasih kepada Koperasi BMI. Sudah banyak kontribusi yang diberikan BMI untuk masyarakat Pakuhaji. Koperasi seperti BMI yang harus kita dukung, sekali lagi saya mengucapkan banyak terima kasih

Terpisah, Presiden Direktur Koperasi BMI Kamaruddin Batubara mengatakan program sosial BMI di Bulan Ramadhan terus dilipatgandakan. Dikatakannya, acara santunan BMI merupakan syiar ibadah muamalah kepada masyarakat. Kekuatan sedekah telah menjadi instrumen dan pondasi berdirinya BMI sebagai lembaga keuangan syariah terbesar di Provinsi Banten.

”Aset Koperasi BMI sukses mencapai Rp1 triliun lebih hanya dalam 8 tahun. Jumlah ini disampaikan di tengah kita masih dilanda pandemi. Pertanyaan mengapa ini semakin besar, salah satu kuncinya adalah kekuatan sedekah. Inilah yang kami ajak kepada anggota BMI.  Sehingga apa yang di janjikan Allah dalam menjalankan ZISWAF dapat kita raih yaitu menambah rezeki, memperpanjang umur, menyembuhkan dari penyakit, menjauhkan diri dari marabahaya. Dan ini janji Allah SWT,” ujarnya.

Siapa saja orang yang ringan tangan untuk bersedakah, sambung Kamaruddin, maka Allah SWT akan menggantinya 700 kali lipat. Seperti yang dijanjikan Surat Al-Baqarah ayat 261, “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang dia kehendaki. Dan Allah maha luas (karunia-Nya) lagi maha mengetahui.” Tandasnya.

(Togar Harahap/KLIKBMI)

Share on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.