Doa Orang Tua Kepada Anaknya

Info ZISWAF

Nasehat Dhuha Rabu, 19  Mei 2021 | 7 Syawal 1442 H | Oleh : Sularto

Klikbmi, Tangerang –  BMI Kliker di manapun berada, sebagai manusia kita terlahir sebagai seorang anak. Sebagai anak kita harus berbakti kepada orang tua kita. Dan bentuk bakti anak kepada orang tua antara lain adalah mendoakan orang tua kita. Dalam kehidupan, kita yang telah dewasa dan telah berkeluarga tentu berharap punya keturunan (anak) yang saleh dan salehah. Dalam satu potongan ceramah Ustadz Adi Hidayat dikatakan bahwa doa orang tua kepada anaknya sangatlah mudah dikabulkan oleh Allah. Maka dari itu kami ajak sebagai anak mari kita doakan orang tua kita dan sebagai orang tua mari kita doakan anak-anak kita.

Ustadz Adi Hidayat menyampaikan sebagai orang tua bahkan kita diminta untuk mendoakan anak-anak sejak mencampuri istri dan sejak anak dalam kandungan seperti tercantum dalam surat QS. Al-A’raf Ayat 189 :

هُوَ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَّفْسٍ وَّاحِدَةٍ وَّجَعَلَ مِنْهَا زَوْجَهَا لِيَسْكُنَ اِلَيْهَاۚ فَلَمَّا تَغَشّٰىهَا حَمَلَتْ حَمْلًا خَفِيْفًا فَمَرَّتْ بِهٖ ۚفَلَمَّآ اَثْقَلَتْ دَّعَوَا اللّٰهَ رَبَّهُمَا لَىِٕنْ اٰتَيْتَنَا صَالِحًا لَّنَكُوْنَنَّ مِنَ الشّٰكِرِيْنَ

Dialah yang menciptakan kamu dari jiwa yang satu (Adam) dan daripadanya Dia menciptakan pasangannya, agar dia merasa senang kepadanya. Maka setelah dicampurinya, (istrinya) mengandung kandungan yang ringan, dan teruslah dia merasa ringan (beberapa waktu). Kemudian ketika dia merasa berat, keduanya (suami istri) bermohon kepada Allah, Tuhan Mereka (seraya berkata), “Jika Engkau memberi kami anak yang saleh, tentulah kami akan selalu bersyukur.”

Nabi Adam dan Hawa berdoa agar anak-anaknya terlahir menjadi anak yang saleh sejak masih dalam kandungan. Tentu sebagai orang tua kita terus harus berdoa untuk suksesnya anak-anak kita. Tidak sedikit dari oranf tua yang berharap anaknya suskes dan saleh/salehah tetapi lupa berdoa.

Salah satu doa yang diijabah oleh Allah adalah doa orang tua kepada anaknya. Maka dari itu, senantiasa menjadi orang tua yang selalu mendoakan anak-anaknya. Sebagaimana firman Allah dalam surat Al Furqan ayat 74 yang berbunyi,”Wallaziina yaquluna rabbanaa hab lanaa min azwaajinaa wa zurriyyaatinaa qurrata a’yuniw waj’alnaa lil-muttaqiina imaamaa “, yang artinya Dan orang – orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.”

Anak merupakan karunia Allah paling berharga yang dimiliki oleh orang tuanya. Kelak, anak adalah generasi penerus bagi kedua orang tuanya. Maka dari itu, memiliki anak yang saleh akan menjadi aset untuk orang tuanya, walau mereka sudah meninggal. Orang tua pasti menginginkan anaknya tumbuh menjadi saleh dan salehah, serta sukses dunia akhiratnya. Setiap orang tua pasti menginginkan hal yang terbaik untuk anak-anaknya baik itu urusan di dunia maupun di akhirat kelak. Hanya saja bukan perkara yang mudah untuk mengajarkan anak-anak mengenai kebaikan sesuai dengan syariat islam.

Selain harus mendidik dengan sabar, orang tua juga harus selalu memanjatkan doa kepada anak-anaknya agar tumbuh menjadi seseorang yang bermanfaat bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya. Seperti yang diketahui bahwa berdoa adalah amalan untuk memohon dan meminta ridho Allah. Orang tua  harus mendoakan anaknya agar meraih kesuksesan dunia akhirat, sukses dalam suatu usaha, sukses dalam mendapatkan rizki, sukses dalam menghadapi ujian, sukses dalam menuntut ilmu tanpa meninggalkan syariat agama islam.

Doa orang tua untuk anak merupakan salah satu doa yang sangat mustajab atau doa yang sangat mudah dikabulkan, karena tidak ada yang dapat menghalangi doa orang ua untuk anaknya. Hal ini seperti pada hadis yang diriwayatkan oleh Abu Daud, dalam hadis tersebut menerangkan dari Abu Hurairah RA, Nabi Muhammad SAW bersabda:

ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ لاَ شَكَّ فِيهِنَّ دَعْوَةُ الْوَالِدِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ

Artinya: “Tiga doa yang mustajab yang tidak diragukan lagi yaitu doa orang tua, doa orang yang bepergian (safar) dan doa orang yang dizalimi.” (HR. Abu Daud no. 1536)

Dari hadis tersebut kita mendapat kesimpulan bahwa doa orang tua merupakan salah satu doa yang sangat mustajab dan juga tidak diragukan lagi kemustajabannya. Doa orang tua untuk anak ini juga diamalkan oleh  Nabi Ibrahim. Doa yang dipanjatkan Nabi Ibrahim terdapat dalam surat dan ayat dalam Alquran.

Berikut ini adalah doa yang dipanjatkan Nabi Ibrahim untuk anaknya:

1. QS. Ibrahim: 40

رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلاَةِ وَمِن ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاء

Artinya: “Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat. Ya Tuhan Kami, perkenankan lah doaku.” (QS. Ibrahim: 40)

2. QS. As Shaffat: 100

رَبِّ هَبْ لِى مِنَ ٱلصَّٰلِحِينَ

Artinya: Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh. (QS. As Shaffat: 100).

Doa orang tua untuk anak merupakan salah satu hal yang sangat dibutuhkan bagi anak-anak kita. Bagaimana tidak, dengan doa dan juga ridho dari orang tua, bagi seorang anak akan sangat memudahkan urusan dalam hidupnya, maka dari itu doa orang tua untuk anak merupakan salah satu hal yang penting.

Mari sekali lagi sebagai orang tua tidak putus kita doakan anak-anak kita. Mari kita doakan anak-anak kita agar gemar juga bersedekah. Salurkan sedekah melalui rekening ZISWAF Kopsyah BMI 7 2003 2017 1 (BNI Syariah) a/n  Benteng Mikro Indonesia atau menggunakan Simpanan Sukarela : 000020112016 atau bisa juga melalui DO IT BMI : 0000000888. (Sularto/Klikbmi)

Share on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *