Geber Aksi Bagi Rumah Gratis, Hari Ini Koperasi BMI Bagikan Rumah Ke-358, Cek 7 Faktanya!

BMI Corner

Klikbmi, Pandeglang – Hari ini (Rabu,20/4) Koperasi BMI kembali melakukan aksi bagi rumah gratis melalui program Hibah Rumah Siap Huni (HRSH). Hibah rumah ini merupakan rumah gratis yang dibagikan Koperasi BMI kepada Ibu Juneti dan Pak Pudin.

Cek faktanya, tim redaksi klikbmi.com akan menampilkan fakta-fakta dari aksi bagi rumah gratis Koperasi BMI kali ini.  

Pertama, ini rumah sebelum dibangun dan setelah dibangun Koperasi BMI.

Kondisi rumah yang ditempati Ibu Juneti dan Pak Pudin  sangat memprihatinkan, dinding bilik yang berlubang dan rapuh.  Atapnya rumbia sudah bocor di mana-mana. Hanya berlantaikan tanah merah. Rumah disangga dengan tiang bambu untuk menahan rumah yang miring karena hampir roboh.

Jika ada angin kencang atau hujan deras keluarga ini mengungsi ke rumah tetangga karena khawatir rumahnya roboh.

Kedua, hari ini diserahkan Hibah Rumah Siap Huni ke-358

Koperasi BMI telah membagikan rumah gratis melalui program HRSH sebanyak 358 rumah sampai hari ini. Rumah gratis yang dibagikan oleh Koperasi BMI tersebar 2 propinsi yakni Provinsi Banten dan Provinsi Jawa Barat. Untuk Provinsi Banten antara lain di Kabupaten Tangerang sebanyak 216 unit, Kabupaten Serang sebanyak 60 unit, Kota Serang sebanyak 2 unit, Kabupaten Lebak sebanyak 33 unit, Kabupaten Pandeglang sebanyak 33 unit dan Kota Cilegon sebanyak 1 unit. Untuk Provinsi Jawa Barat, rumah gratis telah dibangun di Kabupaten Bogor sebanyak 11 unit dan Kota Bogor sebanyak 1 unit.

Sampai kemarin telah dibagikan rumah gratis ke – 357 dan hari ini yang semula di Kabupaten Pandeglang sebanyak 32 rumah gratis, hari ini dibagikan 1 rumah gratis lagi.

Ketiga, dibagikan kepada pasangan Ibu Juneti (50) dan Pak Pudin (55)

Yang beruntung mendapatkan rumah gratis ke-358 hari ini adalah pasangan Ibu Juneti dan Pak Pudin. Pasangan Ibu Juneti dan Pak Pudin tinggal di Kampung Talun RT 008 RW 003, Desa Margasana, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Ibu Juneti bekerja sebagai kuli emping sementara Pak Pudin bekerja serabutan.

Keempat, dibagikan kepada anggota Kopsyah BMI

Ibu Juneti adalah anggota Kantor Cabang Kopsyah BMI Pagelaran dari Rembug Pusat (RP) Kemuning. Ibu Juneti telah bergabung menjadi anggota Kopsyah BMI  sejak 2 September 2020, dengan lama keanggotaan 1 tahun 7 bulan.  Selama menjadi anggota Kopsyah BMI, Ibu Juneti tercatat sebagai anggota yang disiplin dalam menunaikan hak dan kewajibanya.

Kelima, total biaya pembangunan rumah Ibu Juneti Rp 55 juta.

Total biaya pembangunan rumah Ibu Juneti Rp 55 juta. Biaya pembangunan rumah berasal dari Kopsyah BMI Rp 54,5 juta dan sisanya Rp 500 ribu dari infak anggota Kopsyah BMI.

Keenam, rumah gratis melalui program hibah rumah siap huni dibagikan baik bagi anggota Koperasi BMI maupun masyarakat biasa (non anggota Koperasi BMI).

Koperasi BMI membagikan rumah gratis baik bagi anggota maupun non anggota. Ini berdasarkan pada nilai koperasi yang dianut oleh Koperasi BMI bahwa koperasi harus memberikan manfaat bagi anggota dan masyarakat.

Ketujuh, inilah kondisi keseharian Ibu Juneti dan Pak Pudin.

Ibu Juneti dan Pak Pudin memiliki anak kandung 5 orang dan 3 di antaranya tinggal Bersama. Untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari Ibu Juneti bekerja sebagai kuli emping. Pak Pudin bekerja menarik becak.  

Namun malang selama 3 bulan ini tidak bisa menarik becak dikarenakan kaki Pak Pudin terkena bisa ular tanah yang mengakibatkan kakinya tidak bisa berjalan dengan baik dan sampai sekarang pun masih belum berjalan dengan baik.

Satu  anak laki-laki Pak Pudin bekerja menjadi OB di salah satu kantor,  namun penghasilan terbatas dan masih ada 2 anaknya masih sekolah yang butuh biaya.

(Sularto/Klikbmi)

Share on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.