Kisah Dua Kencleng Surga Di Rembug Pusat Gunung Ciremai

Edu Syariah

Nasehat Dhuha Jumat, 20 Mei 2022 | 19 Syawal 1443 H | Oleh : Ustadz Sarwo Edy, ME

Tangerang, Klikbmi.com –  “Terima kasih bu atas pemesanannya, Insya Allah akan saya antar besok sesuai pemesanan,” tulis ibu Yanah di Aplikasi Whatsapp menjawab pemesanan kue basah salah satu pelanggannya.

Ibu Yanah adalah Anggota Rembug Pusat Gunung Ciremai Kopsyah BMI Cabang Cikupa Tangerang. Di rembug tersebut, Warga Kampung Waru, Desa Pasir Jaya Cikupa, Yanah adalah ketua rembug-nya. Saat ini anggota yang ada di rembug pusat tersebut sebanyak 39 orang.

Sehari-hari ia menggeluti usaha kue basah. Tetapi ia hanya akan membuatnya jika ada pesanan. “Sehari-hari kesibukan saya membuat kue basah. Itupun saya buatnya kalau ada yang pesan. Biasanya mereka memesannya lewat WA (Whatsapp),” ujar Yanah yang sejak November 2014 telah menjadi anggota Kopsyah BMI.

Selain membuat kue basah, Yanah juga menjadi pengurus pembangunan Musholla yang tak jauh dari rumahnya. Ia pun mengajak tetangga dan kerabatnya untuk berdonasi dalam pembangunan musholla yang dibangun untuk pusat pengajian santri tahfidz.

Anggota RP Gunung Ciremai Cabang Cikupa menunjukkan sertifikat wakaf Kopsyah BMI.

”Dan alhamdulillah sekarang pembangunannya sudah selesai. Sekarang program sedekah selanjutnya adalah Jum’at berbagi bahagia berupa 100-320 bungkus nasi yang dibagikan untuk santri Ponpes Al-Khoirot, Santri Tahfidz, Tukang Ojek, Tukang Sampah, Pemulung dan juga Jamaah Salat Jumat,” tambahnya menceritakan kegiatan sosial yang ia kerjakan di sela-sela membuat kue.

Usia Yanah sudah sepuh, 71 tahun. Namun semangatnya untuk berbagi tak pernah padam. Saat disinggung apa manfaat menjadi anggota BMI, Yanah bersama anggota Kopsyah BMI di RP Ciremai mengaku, rasa berbagi mereka kepada sesama terus terjaga. Bagi mereka, menjadi anggota BMI tidak hanya harus sukses di kehidupan duniawi, namun juga di akhirat kelak.

Salah satu bentuknya adalah adanya dua kencleng (celengan) di RP Gunung Ciremai. Satu kencleng untuk infaq dari Zakat, Infaq, Sadaqah dan Wakaf (ZISWAF) Kopsyah BMI, satunya lagi kencleng Nabati. Dari kencleng ini, mereka bisa membantu para anggota RP Ciremai yang mendapat santunan dari program sosial Kopsyah BMI.

“Selain kenclengan infaq dari Kopsyah BMI, kami juga menyediakan kenclengan sedekah yang lainnya ketika kumpulan. Kami beri nama kenclengan Nabati. Kami sudah sepakat, selain rutin berinfaq yang dimasukkan ke kenclengan infaq BMI, kami tambah lagi infaqnya dengan memasukkan ke kenclengan Nabati,” ujar Yayah.

Dua Kencleng surga di RP Gunung Ciremai. Sebelah kiri kencleng ZISWAF Kopsyah BMI dan Kencleng Nabati untuk membantu kaum dhuafa di sekitar lingkungan RP Gunung Ciremai.

Yanah mengatakan, kencleng Nabati yang mereka buat terinspirasi dari Kencleng ZISWAF Kopsyah BMI. “Kami terinspirasi untuk membuat kenclengan (tambahan) ini dari Kopsyah BMI. Di BMI kan ada santunan, saya mengajak ibu-ibu yang lainnya dengan harapan kenclengan itu bisa kita gunakan jika ada anggota kumpulan yang sakit atau ingin membantu dalam bentuk program lainnya,” terangnya.

“Kalau di BMI, Alhamdulillah, saya bersama ibu-ibu di Kumpulan Gunung Cermai sudah rutin berwakaf dan berinfaq. Bahkan banyak dari kita yang sudah mendapat sertifikat wakaf (dengan berwakaf senilai 1 juta) dan melanjutkan wakafnya (untuk keluarga khususnya yang sudah meninggal),” tambahnya.

Dari kencleng Nabati itu, anggota Kopsyah BMI RP Gunung Ciremai bisa membantu pembangunan Musholla dan perayaan hari besar Islam setiap tahun di lingkungannya. ”Kami juga menggunakan kenclengan Nabati itu untuk membantu pembangunan musholla sekitar, acara PHBI dan jika ada bencana. Kalau untuk hari raya, biasanya kami bagi-bagi untuk dhuafa dan para janda. Untuk hari raya tahun ini kami belikan Al-Qur’an untuk musholla yang kekurangan Al-Quran,” tambah Yanah.

 “Dulu mengumpulkannya ketika membutuhkannya saja. Tapi akhirnya kita buat kas sedekah. Jadi kalau membutuhkan kita tinggal ambil dari kas sedekah itu. Dan alhamdulillah program ini sudah berjalan 4 tahun.” tandasnya.

Ibu Yanah, Ketua Rembug Pusat Gunung Ciremai Kopsyah BMI Cabang Cikupa Tangerang.

“Ketika berdonasi (untuk membantu pembangunan musholla dan lainnya), kami mengatasnamakan anggota Kopsyah BMI. Kita selain simpan pinjam, tapi bisa sedekah juga. Kita ini koperasi syariah, tidak cuma keuntungan duniawi, tapi ada keuntungan akhirat dengan adanya infaq, wakaf dan lainnya.” Tandasnya sembari bersyukur menjadi anggota Kopsyah BMI yang mendapat keuntungan duniawi dan akhirat.

Di akhir obrolan, ia berpesan kepada anggota Kopsyah BMI bahwa berkoperasi tidak hanya untuk mendapat keuntungan duniawi. Tapi ada nilai akhiratnya juga. “Kita berkoperasi itu sama seperti sedekah : Dari kita, oleh kita dan untuk kita. Kita bersedekah, Allah ganti. Dan itu nyata. Contohnya : Pagi saya bersedekah shubuh, langsung dibalas sama Allah. Berkoperasi Syariah seperti di BMI itu keuntungannya dunia akhirat, Pembiayaan dapet, bersilaturrahim dapet dan bersedekah juga dapet. Pokoknya BMI Joss lah.” Pesannya mengakhiri obrolan.

Sedekah Jumat yang anggarannya berasal dari Kencleng Nabati RP Gunung Ciremai.

Setali tiga uang! Apa yang dirasakan oleh Bu Yanah ini juga termaktub di dalam Al-Qur’an dan Al-Hadist. Secara kasat mata, orang yang berinfaq mengakibatkan berkurangnya harta. Padahal sebenarnya Allah telah menjanjikan akan memberikan karunia yang berlipat bagi orang yang mensedekahkan hartanya.     

Allah berfirman di dalam surat saba’ ayat 39 yang berbunyi :

قُلْ إِنَّ رَبِّي يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَيَقْدِرُ لَهُ ۚ وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ ۖ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ

Katakanlah: “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)”. Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.

Sama halnya dengan inti dari Jati Diri Koperasi, yaitu Dari Kita, Oleh Kita dan Untuk Kita. Dengan maksud anggota Koperasi adalah sebagai pemilik, pengendali dan pengguna, Bersedekah juga mempunyai muara yang sama. Bahwa sebenarnya sedekah dari kita itu manfaatnya kembali ke kita. Oleh karena itu, sebenarnya kitalah yang paling membutuhkan dari sedekah yang kita keluarkan itu. Wallahu a’lam bish-showaab.

Semoga kita termasuk orang-orang yang selalu giat berikhtiar, terus istiqamah berbagi kepada sesamam selalu teguh memegang amanah, dan senantiasa yakin Allah SWT menjamin rezeki hamba-hambanya yang selalu giat berusaha dan beribadah. Aamiin yaa Robbal ‘aalamiin.

Mari terus ber-ZISWAF (Zakat,Infaq,Sedekah dan Wakaf) melalui rekening ZISWAF Kopsyah BMI 7 2003 2017 1 (BSI eks BNI Syariah) a/n Benteng Mikro Indonesia atau menggunakan Simpanan Sukarela : 000020112016 atau bisa juga melalui DO IT BMI : 0000000888

(Togar Harahap/Klikbmi)

Share on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.