Korban Angin Kencang di Pandeglang Terima Bantuan Material Dari Kopsyah BMI

BMI Corner

Klikbmi, Pandeglang – Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) menyerahkan bantuan material kepada Nek Sadiah (80). Tepatnya 11 Januari 2022 lalu, angin kencang disertai hujan deras meluluhlantakkan rumah Sadiah di Kampung Pasir Tengah RT 001 RW 004, Desa Bama, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang.

Dalam kejadian itu, salah satu putranya mengalami luka ringan. Sementara, Sadiah yang sebelumnya berada di dapur, sempat lari keluar rumah menyelamatkan diri. Dari keterangannya, Sadiah sempat terdengar suara retakan atau patahan kayu (bambu) yang akan jatuh.

”Alhamdulillah, waktu anginnya kenceng, saya sudah lari ke luar,” terang Sadiah menceritakan peristiwa itu kepada Manajer Kopsyah BMI Cabang Pagelaran Ahmad Bustomi yang menyambangi rumahnya, Senin 28 Maret 2022.

Rumah Nek Sadiah rata dengan tanah usai angin kencang disertai hujan deras mengguyur Kampung Pasir Tengah, Desa Bama, Kecamatan Pagelaran, Pandeglang, Selasa 11 Januari 2022 lalu.

Akibat rumahnya ambruk, Nek Sadiah bersama 2 anggota keluarga lainnya sementara harus mengungsi ke rumah kerabatnya. Dikatakannya, rumah tersebut adalah peninggalan suaminya. Karena keterbatasan biaya dan perawatan, rumah yang bangunannya sebagian besar ditopang oleh bambu itu rapuh.

Kejadian ini pun mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk Kopsyah BMI. Dalam kunjungannya ke Rumah Sadiah, Kopsyah BMI menyerahkan bantuan material senilai Rp1 juta berupa keramik, semen dan beberapa material yang dibutuhkan.

Bantuan material dari Kopsyah BMI mendapat sambutan hangat oleh Keluarga Nek Sadiah dan para tetangganya. Oleh warga, material bangunan dipindahkan dari truk ke rumah Nek Sadiah secara estafet. Bahan material itu berasal dari Koperasi Konsumen Benteng Muamalah Indonesia (Kopmen BMI).

”Alhamdulillah, banyak-banyak  terima kasih kepada Kopsyah BMI yang sudah membantu kami. Padahal kami ini bukan siapa-siapa buat BMI, bukan anggota, cuma sering lihat bapak-bapak petugas (staf lapang BMI) ngajak kumpul-kumpul warga di sini,” ujar Sadiah usai menerima bantuan.  

Dihubungi via telepon, Kades Bama Yana Muryana menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian  Kopsyah BMI kepada Nek Sadiah. ” Dari lembaga keuangan, baru BMI yang kirim bantuan. Saya kira hanya memberi bantuan untuk anggota saja, tapi ini non anggota pun dibantu. Alhamdulilah, Koperasi BMI benar-benar bukan hanya lembaga keuangan saja, tapi juga membuktikan koperasi yang peduli sesama, benar-benar luar biasa terima kasih Kopsyah BMI,” terang Yana.

Terpisah, Presiden Direktur Koperasi Sekunder Benteng Madani Indonesia Kamaruddin Batubara berharap, bantuan dari Kopsyah BMI bisa meringankan beban Nek Sadiah dan keluarga.”Kopsyah BMI berharap bantuan ini mampu meringankan beban Ibu Sadiah. Bantuan material merupakan bentuk kepedulian Kopsyah BMI yang tidak hanya diberikan kepada anggota, melainkan juga kepada masyarakat,” jelasnya.

Senyum melingkar di wajah Nek Sadiah (80) usai menerima bantuan material dari Kopsyah BMI.

Ia menjelaskan bahwa Koperasi BMI menekankan pada dua hal. Pertama sebagai koperasi, BMI ingin mewujudkan kesejahteraan  baik bagi anggota maupun masyarakat. Dan dengan prinisp syariah, Koperasi BMI mencari keberkahan.

 “Koperasi BMI mengajak masyarakat berkoperasi untuk sejahtera bersama. Semua orang bisa sejahtera dengan koperasi. Bantuan seperti yang diberikan kepada Ibu Sadiah adalah peran bahwa Koperasi tumbuh dengan semangat saling berbagi tidak hanya untuk anggota, namun juga masyarakat lainnya. Dan kami sangat menjunjung tinggi nilai syariah.  Pelaksanaan syariah ini adalah untuk mendapatkan keberkahan dunia akherat” ujar pria yang karib disapa Kambara itu.

(Togar Harahap/Klikbmi)

Share on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.